Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

PT TWC Borobudur Jadikan Gajah Sumatera Sebagai Aktualisasi Relief Jataka Agung

image-gnews
Gajah yang dipelihara di Candi Borobudur (Tempo.co/Arimbihp)
Gajah yang dipelihara di Candi Borobudur (Tempo.co/Arimbihp)
Iklan

TEMPO.CO, Magelang - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur melalui Lembaga Konservasi Borobudur menghadirkan satwa gajah Sumatera sebagai representasi dan aktualisasi relief Candi Borobudur. “Satwa Gajah di kawasan TWC Borobudur bukan sebagai objek atraksi semata," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Febrina Intan kepada Tempo, Rabu, 14 Juni 2023.

Gajah sebagai Interpretasi Jataka Gajah Agung

Menurut Febriana, gajah di Candi Borobudur adalah interpretasi dari relief Jataka Gajah Agung yang bercerita tentang tentang pengorbanan Bodhisatwa. "Relief tersebut menceritakan tentang Bodhisatwa yang selalu ingin memberi dan berbagi kepada makhluk lainnya bahkan rela mengorbankan nyawanya.  Bodhisatwa  kemudian mengalami reinkarnasi sebagai seekor gajah," kata dia.

Oleh karena itu, Febri menuturkan, sejak 2019, aktivitas gajah tunggang bagi wisatawan telah dinonaktifkan. Febriana menuturkan, hal itu merupakan bagian dari upaya konservasi yang berfokus pada kondisi kesejahteraan hewan atau animal welfare sebagai tujuan utama pemeliharaan satwa di lingkungan PT TWC secara keseluruhan.

Namun, aktivitas interaksi antara wisatawan dan satwa tetap dilakukan, dengan pendampingan intensif oleh para mahout. Selain dipelihara, gajah juga dilatih melukis sebagai suguhan atraksi alternatif di kawasan Candi Borobudur.

Satwa di Candi Borobudur Jadi Percontohan Perawatan

Dokter hewan Lembaga Konservasi Borobudur, Machmud Assvan memberikan apresiasi kepada PT TWC atas ketelatenannya merawat para satwa Gajah di Borobudur. Selama kurang lebih 32 tahun, PT TWC merawat satwa Gajah dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari kondisi satwa Gajah yang terlihat sehat dan makmur. "PT TWC juga memberikan fasilitas hidup yang baik, bahkan perawatan medis serta obat-obatan," kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karena baiknya pola perawatan Gajah yang baik, menurut Machmud,  PT TWC sering dijadikan sebagai objek pembelajaran bagi para mahasiswa, serta studi banding dari lembaga konservasi lain. "PT TWC selama ini selalu berkoordinasi dengan kami, BKSDA Jawa Tengah, dalam melaksanakan amanah memelihara dan merawat satwa Gajah”, kata Mahmud.

Perawatan tersebut diperlukan karena berdasarkan penelitian lembaga konservasi dunia, International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) pada 2011, status Gajah Sumatera termasuk kategori critically endangered atau kritis. Artinya, satwa ini berada diambang kepunahan. Satwa ini merupakan spesies payung bagi habitatnya dan mewakili keanekaragaman hayati di dalam ekosistem yang kompleks tempatnya hidup.

"Pemanfaatan gajah di lembaga konservasi harus memenuhi animal five freedom (5 kebebasan satwa),
di antaranya, bebas dari rasa lapar dan haus, sakit dan penyakit, tidak nyaman, dan bebas menampilkan perilaku alami," ujar Machmud.

Pilihan Editor: 7 Hewan Unik yang Ada di Thailand, Ada Monyet Keramat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Beli Tiket Candi Borobudur dan Harga Terbaru 2024

2 hari lalu

Candi Borobudur. Foto: Canva
Cara Beli Tiket Candi Borobudur dan Harga Terbaru 2024

Bagi Anda yang berencana berkunjung ke Candi Borobudur, berikut ini cara beli tiket Candi Borobudur dan harga terbarunya.


Dokter Memanfaatkan Teknologi Apple Watch untuk Mendeteksi Detak Jantung Singa dan Gajah

7 hari lalu

Dokter di Australia menggunakan Apple Watch untuk mengukur detak jantung singa (Instagram/@jungle_doctor)
Dokter Memanfaatkan Teknologi Apple Watch untuk Mendeteksi Detak Jantung Singa dan Gajah

Chloe Buiting menilai pemanfaatan Apple Watch untuk mendeteksi detak jantung hewan sebagai bentuk konservasi.


Pagar Kejut Ilegal Tewaskan Gajah Sumatera, Chicco Jerikho Minta Pemerintah Tangani Serius

12 hari lalu

Chicco Jerikho. Foto: Instagram.
Pagar Kejut Ilegal Tewaskan Gajah Sumatera, Chicco Jerikho Minta Pemerintah Tangani Serius

Chicco Jerikho meminta pemerintah untuk mengambil tindakan serius dalam menangani kasus pemasangan pagar kejut ilegal


Sandiaga Uno Resmikan Ruang Imersif di Stasiun MRT Bundaran HI, Ruang Apakah Itu?

18 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Menerima cendramata dari petugas stand pameran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kabupaten Wakatobi. di Jakarta Convention Center, Jakarta Sabtu, 1 Juni Mei 2024. Tempo/Firly Fajrian
Sandiaga Uno Resmikan Ruang Imersif di Stasiun MRT Bundaran HI, Ruang Apakah Itu?

Menparekraf Sandiaga Uno membuka ruang imersif untuk mengenalkan wisata Indonesia di Stasiun MRT Bundaran HI. Ini artinya.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

23 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Jokowi, Gibran dan Keluarga Habiskan Libur Akhir Pekan di Candi Borobudur

27 hari lalu

Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, serta keluarga mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 25 Mei 2024.  Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi, Gibran dan Keluarga Habiskan Libur Akhir Pekan di Candi Borobudur

Presiden Jokowi menghabiskan libur akhir pekan bersama keluarga dengan mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang


Ketahui yang Dilarang dan Diharuskan di Candi Borobudur

28 hari lalu

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Mohamad Nur Sodiq mengalungkan syal pada pengunjung pertama 2024. ANTARA/Heru Suyitno
Ketahui yang Dilarang dan Diharuskan di Candi Borobudur

Berkunjung ke Candi Borobudur ada aturannya, apa saja yang boleh dan dilarang? Saat ini tengah digelar Pasar Medang 23-26 Mei 2024


Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

28 hari lalu

Sejumlah Bhikkhu melakukan Pradaksina dengan berjalan mengelilingi candi saat prosesi penyematan Air Suci di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 22 Mei 2024. Air Suci diambil dari mata air umbul Jumprit Temanggung tersebut selanjutnya akan dibawa ke Candi Borobudur bersama Api Dharma pada puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024. ANTARA/Anis Efizudin
Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

Candi Mendut merupakan situs bersejarah yang sangat penting dalam konteks perayaan Waisak di Indonesia. Inilah beberapa keistimewaannya.


Festival Lampion jadi Penutup Rangkaian Perayaan Waisak di Candi Borobudur

29 hari lalu

Warga menerbangkan lampion harapan pada rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE/2022 di pelataran candi Borobudur, Magelang, Jateng, Senin, 16 Mei 2022. Sebanyak 2022 lampion harapan diterbangkan sebagai simbol harapan dan perdamaian untuk dunia. ANTARA/Anis Efizudin
Festival Lampion jadi Penutup Rangkaian Perayaan Waisak di Candi Borobudur

Pelepasan lampion Waisak merupakan acara yang ditunggu-tunggu setiap tahun oleh masyarakat.


Besok Waisak, Biksu Buddha Ambil Api Dharma Mrapen dan Sucikan di Candi Mendut

31 hari lalu

Sejumlah perwakilan umat Buddha membawa obor usai mengambil Api Dharma Waisak dari sumber Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (21/6/2024). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/Spt. (ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO)
Besok Waisak, Biksu Buddha Ambil Api Dharma Mrapen dan Sucikan di Candi Mendut

Biksu ambil Api Dharma Mrapen dan sakralkan di Candi Mendut merupakan rangkaian acara Perayaan Waisak yang bakal digelar di Kompleks Candi Borobudur.