Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bayi Naik Pesawat Seharusnya Tak Duduk di Pangkuan, Ini Penjelasannya

Reporter

image-gnews
Ilustrasi bayi dalam pesawat. nbcnews.com
Ilustrasi bayi dalam pesawat. nbcnews.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Saat bepergian naik pesawat bersama anak-anak di bawah usia 2 tahun, orang tua sering kali dibebaskan dari biaya (atau setidaknya hampir gratis). Sebab, mereka bisa didudukkan dalam pangkuan. Namun kelompok pekerja menyerukan agar praktik tersebut diakhiri karena masalah keamanan.

"Kami telah melihat pesawat melewati turbulensi baru-baru ini dan turun 4.000 kaki dalam sepersekian detik, ”kata Sara Nelson, presiden internasional Asosiasi Pramugari-CWA. “G-force (tekanan gaya gravitasi) bukanlah sesuatu yang bahkan ibu atau ayah yang paling pengasih pun dapat menjaga dan menahan anak mereka. Secara fisik tidak mungkin.”

Untuk itu, Nelson mengatakan serikat pekerja mendorong perubahan aturan yang akan mengharuskan semua penumpang memiliki kursi sendiri dengan pengaman tanpa memandang usia mereka. Poin yang diangkat oleh serikat pekerja pada KTT keselamatan Administrasi Penerbangan Federal di Virginia Utara pekan lalu.

Saat ini, anak-anak di bawah 2 tahun dapat terbang secara gratis di Amerika Serikat atau dengan sedikit biaya internasional (umumnya 10 persen dari tarif dewasa, ditambah pajak dan biaya). Selaras dengan Nelson, FAA (lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat) menyatakan perjalanan bagi anak-anak di atas pangkuan mungkin bukan pilihan teraman.

“Tempat teraman untuk anak Anda di bawah usia dua tahun di pesawat AS adalah di sistem atau perangkat pengaman anak (CRS/child restrain system) yang disetujui, bukan di pangkuan Anda,” tulis FAA di situs webnya. “Lengan Anda tidak mampu menahan anak di pangkuan Anda dengan aman, terutama selama turbulensi tak terduga, yang merupakan penyebab nomor satu cedera pediatrik di pesawat terbang.”

Nelson pun menceritakan bahwa ia masih diganggu oleh ingatan mengerikan tentang insiden pendaratan darurat tahun 1989 di Iowa, di mana tiga bayi menderita luka-luka selama kecelakaan itu dan satu meninggal. “Ini telah menjadi prioritas lebih dari 30 tahun untuk serikat kami,” kata Nelson. “Kita harus membuat anak-anak aman di pesawat dan di kursi mereka sendiri dengan alat penahan yang tepat untuk memastikan hal itu tidak pernah terjadi lagi.”

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk anak-anak yang lebih besar, Departemen Perhubungan telah mendorong maskapai penerbangan untuk mendudukkan keluarga bersama secara gratis, meluncurkan dasbor tempat duduk keluarga online yang merinci kebijakan 10 maskapai besar AS. Sejauh ini, hanya American Airlines, Frontier Airlines, dan Alaska Airlines yang berkomitmen pada DOT untuk menawarkan tempat duduk keluarga gratis dengan menyertakan jaminan sebagai bagian dari paket layanan pelanggan mereka.

TRAVEL AND LEISURE

Baca juga: Tips Mencegah Bagasi Hilang atau Tertukar Saat Naik Pesawat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gara-gara Ikut Trik Packing dengan Sarung Bantal yang Viral, Penumpang Ini Dilarang Naik Pesawat

12 jam lalu

Ilustrasi penumpang pesawat. Freepik.com/Standret
Gara-gara Ikut Trik Packing dengan Sarung Bantal yang Viral, Penumpang Ini Dilarang Naik Pesawat

Sebelumnya, viral trik packing di Internet, pelancong disarankan mengisi sarung bantal dengan pakaian agar tidak membayar biaya bagasi kabin.


Penumpang Garuda Indonesia dan Citilink Diprediksi Capai 335.819 hingga Akhir Libur Idul Adha

1 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Penumpang Garuda Indonesia dan Citilink Diprediksi Capai 335.819 hingga Akhir Libur Idul Adha

Garuda Indonesia Group memprediksi jumlah penumpang naik 5 hingga 8 persen selama periode libur Idul Adha 2024.


73 Tahun Komando Operasi TNI AU, Ini Asal Mulanya Berdiri

1 hari lalu

Ilustrasi pesawat Yokosuka K5Y alias Cureng, peninggalan Jepang yang digunakan oleh TNI AU di awal kemerdekaan. Wikipedia
73 Tahun Komando Operasi TNI AU, Ini Asal Mulanya Berdiri

Kilas balik pendirian Komando Operasi TNI AU, 73 tahun lalu.


Puncak Libur Idul Adha, Garuda Indonesia dan Citilink Angkut 73 Ribu Lebih Penumpang

1 hari lalu

Ilustrasi Garuda Indonesia. TEMPO/Tony Hartawa
Puncak Libur Idul Adha, Garuda Indonesia dan Citilink Angkut 73 Ribu Lebih Penumpang

Garuda Indonesia dan Citilink mencatatkan total angkutan 73.434 penumpang di seluruh rute penerbangan pada puncak libur Idul Adha, Jumat, 14 Juni 2024.


Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di 20 Bandara Diperkirakan Tembus 971.861 Orang

2 hari lalu

Sejumlah calon penumpang pesawat antre untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di 20 Bandara Diperkirakan Tembus 971.861 Orang

Pada long weekend Idul Adha 15-18 Juni, penumpang pesawat di 20 bandara AP II diproyeksikan mencapai 971.861 penumpang.


Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

4 hari lalu

Ilustrasi pramugari. Huffpost.com
Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

Saat akan terjadi turbulensi adalah pramugari akan berhenti menyajikan minuman panas dan tidak bisa meninggalkan tempat duduk.


Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

4 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat. Freepik.com/Standret
Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

Kemenparekraf mengungkapkan harga avtur dan berkurangnya jumlah armada pesawat udara memicu harga tiket pesawat domestik mahal.


Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

4 hari lalu

Ilustrasi wanita bepergian dengan pesawat terbang. Freepik.com/Jcomp
Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

Topik menukar kursi pesawat sering menjadi perdebatan di Internet. Sebenarnya ada alasan untuk membolehkan hal itu, ada juga yang tidak.


6 Langkah untuk Menghindari Bahaya Turbulensi ketika Naik Pesawat

5 hari lalu

Ilustrasi turbulensi pesawat. Shutterstock
6 Langkah untuk Menghindari Bahaya Turbulensi ketika Naik Pesawat

Lampu tanda sabuk pengaman tidak dinyalakan sepanjang perjalanan, lalu apa yang harus dilakukan penumpang untuk cegah bahaya turbulensi?


Garuda Indonesia Buka Peluang Tambah Frekuensi Penerbangan Jelang Libur Panjang Idul Adha

5 hari lalu

Ilustrasi Garuda Indonesia. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Garuda Indonesia Buka Peluang Tambah Frekuensi Penerbangan Jelang Libur Panjang Idul Adha

Garuda Indonesia membuka peluang penambahan frekuensi penerbangan menjelang Idul Adha 2024.