Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Festival di Jepang yang Selalu Menarik Wisatawan

Reporter

image-gnews
Pengunjung berkumpul di sekitar patung salju besar yang disebut salju
Pengunjung berkumpul di sekitar patung salju besar yang disebut salju "Star Wars" yang dibuat oleh Pasukan Bela Diri Jepang, kelompok kerja sama festival salju Sapporo selama Sapporo Snow Festival ke-66. Foto: Kazuhiro Nogi/Getty Images
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jepang merupakan negara yang penuh dengan hal-hal menarik, terutama tentang alam, budaya dan tradisi. Negeri sakura juga punya berbagai festival unik yang berlangsung sepanjang tahun.

Tidak heran negara ini menjadi tujuan wisata yang populer bagi wisatawan. Para turis menghabiskan waktu liburannya yang sibuk untuk mengenal dan melihat betapa indahnya negeri sakura ini. Berikut beberapa festival menarik di Jepang:

1. Sapporo Yuki Matsuri “Festival Salju Sapporo”

Festival Salju Sapporo berlangsung setiap tahun pada Februari selama sepekan. Selama festival, orang-orang dari seluruh Jepang datang ke Sapporo untuk melihatnya. Daya tarik utama Festival Salju Sapporo adalah pahatan es berukuran besar.

Pada festival ini pengunjung dapat menikmati keindahan pahatan es dalam berbagai bentuk, seperti replika bangunan-bangunan terkenal di dunia dan juga patung-patung bertema film atau kartun. Patung es berbentuk mug berisi ramen dan bir juga ada di sini.

Selain itu, yang tidak boleh dilewatkan di setiap festival adalah makanannya yang lezat. Hal yang sama berlaku untuk Festival Salju Sapporo. Hokkaido terkenal dengan makanan lautnya yang segar. Dengan mengunjungi festival ini wisatawan bisa merasakan kekayaan laut yang berbeda Hokkaido. Jadwal Festival Salju Sapporo ini dilaksanakan pada tanggal 31 Januari - 11 Februari.

2. Festival Gion Matsuri “Merasakan Warna Kyoto yang Berbeda”

Gion Matsuri adalah festival tahunan yang diadakan di Kyoto pada Juli. Perayaan dimulai pada 1 Juli, ditandai dengan ritual Kippu Envy dan diakhiri dengan ritual Nagoshinoharae pada 30 Juli. Sorotan perayaan Gion Matsuri meliputi: Yoiyoiyama Yoiyama Yamaboko Junko.

Untuk memperingati Festival Gion Matsuri, peserta pawai mempersembahkan 33 buah dashi yang disebut Yamaboko, dibuat dengan tema legenda Jepang dan sejenisnya. Demi suksesnya festival tersebut, pembuatan dashi membutuhkan waktu yang cukup lama. Banyak orang datang untuk melihat festival ini setiap hari, terutama pada malam hari.

Begitu lampion penghias Yamamboko dinyalakan, suasana langsung berubah. Pemandangan luar biasa dari lautan cahaya ini memancarkan aura misterius. Jika datang ke Jepang saat musim panas, cobalah untuk datang ke Gion Matsuri Festival. Jadwal Festival Gion berlangsung setiap tahun pada Juli selama 1 bulan.

3. Festival Tenjin Matsuri “Menjelajah Waktu di Osaka”

Tenjin Matsuri adalah festival Jepang yang menggunakan kapal. Festival ini telah ada selama 1.000 tahun dan masih terjadi setiap tahun. Salah satu festival di Jepang menampilkan lebih dari 3.000 penampil yang mengenakan pakaian tradisional dan berlayar dengan perahu kuil tradisional yang dihias. Ada lebih dari seratus perahu dalam pawai dengan kembang api yang membuat malam di Sungai Okawa semakin hidup.

Festival Tenjin Matsuri di Osaka berlangsung pada 24 dan 25 Juli setiap tahun. Festival ini merupakan salah satu dari tiga festival terbesar di Jepang.

Selama perayaan, orang-orang datang ke Kuil Tenmangu di Osaka untuk berdoa kepada dewa pendidikan. Mereka juga berdoa untuk kesuksesan bisnis dan kesehatan. Di penghujung festival, pengunjung juga bisa melihat pertunjukan kembang api yang sangat besar.

4. Festival Aomori Nebuta Matsuri “Melihat Lampion Indah”

Festival ini juga dikenal sebagai Parade Nebuta atau Festival Lentera Raksasa untuk menyambut Tanabata. Festival ini telah menarik perhatian 3 juta peserta dan wisatawan setiap tahun karena pemandangan Nebuta yang menakjubkan. Orang-orang menari diiringi lonceng, taiko dan terompet kulit, membuat festival ini sangat meriah.

Festival Aomori Nebuta Matsuri berasal dari tradisi kuno malam Tanabata (7 Juli). Dalam tradisi ini, masyarakat menurunkan lampion ke sungai dengan harapan kesehatan diri dan keluarganya. Nebuta yang terang benderang terlihat sangat hidup di malam hari.

Puncak festival ini adalah pelepasan perahu yang membawa Nebuta dari Pelabuhan Aomori. Perahu itu berlayar ke laut sementara kembang api yang meriah dinyalakan. Jika mengunjungi Aomori jangan lewatkan festival indah ini. Jadwal Festival Aomori Nebuta Matsuri pada 2-7 Agustus.

5. Festival Nagasaski Kunchi

Nagasaki Kunchi adalah festival musim gugur di kota Nagasaki, Jepang. Selama tiga hari pelaksanaan pada 7 hingga 9 Oktober, akan berlangsung atraksi seni berupa pawai dan tarian. Pengaruh budaya asing di Nagasaki tercermin dalam atraksi artistik festival tersebut. Tarian yang ditampilkan seperti Jaodori, Kokkodesho, Kujira no Shiofuki dan Oranda Manzai dipengaruhi oleh budaya Cina, Portugis dan Belanda.

Sejak 3 Februari 1979, matsuri yang diselenggarakan oleh Kuil Suwa ini dinyatakan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Jepang oleh pemerintah Jepang. Bersama dengan Karatsu Kunchi dan Hakata Okunchi, Nagasaki Kunchi adalah salah satu dari tiga festival Tionghoa.

Pertunjukan yang disajikan selama festival ini terus berubah dan merupakan usulan dari seluruh wilayah Nagasaki. Karena itu, mungkin wisatawan bisa menonton pertunjukan yang sama dalam 7 tahun. Gaya pesta ini berbeda setiap tahun adalah salah satu ciri khas Festival Nagasaski Kunchi. Jadwal Festival Kunchi Nagasaki pada 7-9 Oktober.

6. Festival Malam Chichibu “Menikmati Keindahan Kembang Api dan Lampion”

Festival Malam Chichibu adalah salah satu festival karnaval terbesar di Jepang. Festival ini disuguhi karnaval berbagai mobil hias, mulai dari mobil hias besar hingga mobil berbentuk yatai.

Diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, acara ini selalu dipadati pengunjung lokal maupun mancanegara. Puncaknya adalah pengangkutan mobil hias seberat 20 ton ke tujuannya.

 Festival Malam Chichibu yang berusia 300 tahun mengejutkan sepanjang acara. Meski namanya "festival malam", festival ini juga berlangsung pada siang hari. Namun, suasana malam hari jauh lebih hidup berkat lentera yang menyala di setiap dasbor. Di akhir festival, yatai yang bersinar dibawa ke seluruh kota dan kembang api dinyalakan untuk memenuhi langit malam. Jadwal Festival Malam Chichibu pada 1-6 Desember.

Saat berkunjung Jepang, salah satu hal yang perlu dituju adalah menghadiri festival yang diselenggarakan di sana. Festival apa pun selalu menarik bagi wisatawan mancanegara.

JENIATI ARTAULI TAMPUBOLON

Baca juga: Sebelum ke Jepang, Wisatawan Asing Wajib Kunjungi Situs Ini

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bantuan AI, Penyedia Video Tutorial Beragam Bahasa Pekerja Asing di Jepang

10 jam lalu

Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Yandex)
Bantuan AI, Penyedia Video Tutorial Beragam Bahasa Pekerja Asing di Jepang

Layanan AI ini menyediakan video tutorial multibahasa yang dianggap berguna untuk memudahkan para pekerja asing di Jepang


Gunung Fuji Buka Musim Pendakian, Tiga Pendaki Tewas dalam Dua Hari

19 jam lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Gunung Fuji Buka Musim Pendakian, Tiga Pendaki Tewas dalam Dua Hari

Cuaca buruk di dekat puncak Gunung Fuji menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap insiden ini.


Afrika Selatan Disebut Negara Paling Ramah di Dunia, Bikin Wisatawan Merasa Nyaman

1 hari lalu

Ikan paus sangat mudah ditemui di sekitar perairan laut Cape Town, Afrika Selatan. Bahkan dijadikan atraksi wisata di Afrika Selatan, kejadian penyerangan ikan paus terhadap manusia sempat beberapa kali terjadi, ikan paus sempat tercatat beberapa kali menabrak kapal wisatawan. JENNIFER BRUCE/Getty Images
Afrika Selatan Disebut Negara Paling Ramah di Dunia, Bikin Wisatawan Merasa Nyaman

Dinobatkan sebagai negara paling ramah, masyarakat Afrika Selatan senang bersosialisasi dan bercanda, membantu wisatawan merasa nyaman.


Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

2 hari lalu

Istana Gyeongbokgung di Korea Selatan. Unsplash.com/Yeojin Yun
Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

Korea selalu memiliki daya tarik untuk dijelajahi, dari keragaman budaya, lokasi syuting drama Korea dan musik K-pop hingga festival


Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

2 hari lalu

Komandan Shingo Nashinoki, dan prajurit Brigade Penyebaran Cepat Amfibi (ARDB) Pasukan Bela Diri Darat Jepang, unit marinir pertama Jepang sejak Perang Dunia Kedua, ikut serta dalam latihan militer seperti yang diamati oleh Marinir A.S., di dekat pulau Irisuna yang tidak berpenghuni ke Okinawa, Jepang, 15 November 2023. REUTERS/Issei Kato
Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

Jepang pada Jumat memecat dan menskors sejumlah pejabat pasukan pertahanan karena berbagai masalah termasuk kesalahan penanganan informasi sensitif


5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

2 hari lalu

Wisatawan mancanegara saat mengunjungi Ubud Food Festival di Taman Kuliner Ubud, Gianyar, Bali, Kamis, 30 Mei 2024 (ANTARA)
5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

Bali Belly sebetulnya adalah penyait biasa yang dapat dicegah dan mudah disembuhkan.


Gaet Wisatawan Indonesia, Hallyu Tourism Festival Perkenalkan Destinasi di Drakor

3 hari lalu

Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun, saat media gathering Hallyu Tourism Festival di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/Yunia Pratiwi
Gaet Wisatawan Indonesia, Hallyu Tourism Festival Perkenalkan Destinasi di Drakor

Korea Tourism Organization gencar mempromosikan destinasi hallyu untuk menggaet wisatawan terutama dari Indonesia


AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

3 hari lalu

Pesawat A330-900 AirAsia X
AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia menggelar AirAsia Travel Fair (AATF) 2024 Medan pada 12-14 Juli 2024 di Centre Point Medan, Sumatera Utara.


11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

3 hari lalu

Taiyaki, kue kering Jepang berbentuk ikan yang diisi dengan cokelat, custard, atau pasta kacang merah (Pixabay)
11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

Bukan hanya elektronik dan kosmetik, makanan kecil atau snack Jepang kuga terkenal dengan rasanya yang enak dan unik.


Viral Kuliner Mochi di Jembatan Ciheuleut Bogor, Ini Kue Beras Asal jepang

3 hari lalu

Ilustrasi mochi. Wiki-travel.com
Viral Kuliner Mochi di Jembatan Ciheuleut Bogor, Ini Kue Beras Asal jepang

Viral Kuliner Mochi di Jawa Barat, tepatnya di Jembatan Ciheuleut di atas Jalan Tol Jagorawi. Apa itu Mochi?