Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

Suasana lengang di sekitar Jalan Asia Afrika di kawasan pusat Kota Bandung, Ahad, 3 April 2022. Hari pertama Ramadan, kawasan ini sepi aktivitas dibanding akhir pekan biasanya yang ramai wisatawan melihat aksi cosplay berkostum unik. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung -Kota Bandung berulang tahun yang ke 212 pada 25 September 2022. Semenjak diresmikan oleh gubernur jenderal Daendels, kota Bandung mendapatkan sejumlah julukan, salah satunya Paris van Java. Bagaimana asal-usul julukan ini?

Nandang Rusnandar dalam karya ilmiahnya berjudul ‘Sejarah Kota Bandung Dari "Bergdessa" (Desa Udik) Menjadi Bandung "Heurin Ku Tangtung" (Metropolotan)’ yang dipublikasikan Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung, menyebut julukan Paris van Java mencuat ketika diselenggarakannya Congres Internationaux d`architecture Modern (CIAM) atau Kongres Internasional Arsitektur Modern yang digelar di Kota Chateau de la Sarraz, Swiss pada Juni 1928.

Julukan itu keluar dari mulut Hendrik Petrus Berlage, bapak arsitektur modern di Belanda ketika acara tersebut. Julukan Paris van Java sebenarnya bernada sindiran.

Hendrik menyebut pembangunan Kota Bandung berkiblat kebarat-baratan dan lebih mendekati kota Paris. Sementara, para arsitek yang menggagas tata letak Kota Bandung dianggap tidak menonjolkan ciri khas tropis dan tidak mencerminkan kepribadian yang mandiri. Para arsitek Belanda dikatakannya kurang memperhatikan sifat-sifat Hindische atau kedaerahan.

Meskipun bernada sindiran, namun julukan itu malah menjadi termashur ke seluruh dunia. Hal tersebut dikarenakan Bandung menjadi prototipe dari Kolonialle Stad atau ‘kota kolonial’ saat itu.

Julukan Kota Bandung sebagai Paris van Java juga beriringan dengan maraknya aktivitas perkebunan di sekitar Kota Bandung pada awal abad ke-20. Ketika itu, turut tumbuh juga bangunan-bangunan untuk kepentingan orang perkebunan seperti hotel, kantor, pertokoan dan tempat hiburan, hingga sekolah. Salah satu yang paling tersohor adalah tempat perbelanjaan khusus orang kulit putih yang dibangun di sepanjang Jalan Braga yang semula hanya berupa jalan pedati.

Suasana jalur pejalan kaki di Braga, Bandung, Ahad, 29 Agustus 2021, mulai diwarnai lalu lalang warga saat PPKM Bandung Raya turun ke level 3. Hingga saat ini, tempat wisata masih belum boleh buka. TEMPO/Prima mulia

Perkembangan Jalan Braga berperan banyak dalam menunjang perkembangan di wilayah sekitarnya. Konsentrasi aktivitas perdagangan, jasa, hiburan, hingga perkantoran berada pada kawasan ini.

Jalan Braga juga dikembangkan dengan nuansa tempat-tempat di Eropa secara fisik kala itu. Kondisi itu pun sekarang masih bisa ditemukan dari beberapa penampilan bangunan gedung yang cenderung tampil dengan berbau Eropa. Pendekatan arsitektur yang khas ini pun menjadikan kawasan Braga, Kota Bandung semakin berkembang sebagai kawasan ekonomi yang banyak diminati masyarakat saat itu.

HATTA MUARABAGJA
Baca juga : Bandung Uji Coba Rekayasa Lalu-lintas, Lihat Lokasinya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






3 Rekor Tercipta Usai Belanda Singkirkan AS di Piala Dunia 2022

4 jam lalu

3 Rekor Tercipta Usai Belanda Singkirkan AS di Piala Dunia 2022

Berikut redaksi Tempo.co merangkum 3 rekor di balik kemenangan Belanda atas Amerika Serikat pada babak 16 besar Piala Dunia 2022:


Hasil Pertandingan Piala Dunia 2022: Belanda vs AS: Tim Oranye Lolos

5 jam lalu

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2022: Belanda vs AS: Tim Oranye Lolos

Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 antara Belanda vs Amerika Serikat telah berakhir pada Sabtu malam WIB, 3 Desember 2022.


Berebut Gedung Sate: Episode Perang Kemerdekaan Lawan Sekutu di Bandung 3 Desember 1945

8 jam lalu

Berebut Gedung Sate: Episode Perang Kemerdekaan Lawan Sekutu di Bandung 3 Desember 1945

Gedung V & W, cikal bakal Gedung Sate ini dipertahankan mati-matian sampai titik darah penghabisan oleh para pemuda atau pegawai Departemen PU.


Gempa Garut dari Dalam Lempeng Indo-Australia, Ini Data BMKG Selengkapnya

10 jam lalu

Gempa Garut dari Dalam Lempeng Indo-Australia, Ini Data BMKG Selengkapnya

BMKG memastikan data-data gempa Garut yang terjadi pada Sabtu, 3 Desember 2022, pukul 16.49.41 WIB.


Sejarah Gunung Gede Pangrango

15 jam lalu

Sejarah Gunung Gede Pangrango

Kawasan Gunung Gede Pangrango adalah salah satu dari lima taman nasional pertama di Indonesia. Lalu, bagaimana sejarah awal asal-usulnya?


Prediksi Piala Dunia 2022 Belanda vs Amerika Serikat pada Babak 16 Besar Malam Ini

19 jam lalu

Prediksi Piala Dunia 2022 Belanda vs Amerika Serikat pada Babak 16 Besar Malam Ini

Duel Belanda vs Amerika Serikat pada Sabtu, 3 Desember 2022 pukul 22.00 WIB menjadi pertandingan pertama fase gugur Piala Dunia 2022.


Wali Kota Bandung Kirim Rekomendasi UMK 2023 Naik 9,65 Persen

2 hari lalu

Wali Kota Bandung Kirim Rekomendasi UMK 2023 Naik 9,65 Persen

Kenaikan UMK 2023 sebesar 9,65 persen diklaim paling moderat dan rasional.


BPTP Pastikan Stok Beras Wilayah Jawa Barat Aman

2 hari lalu

BPTP Pastikan Stok Beras Wilayah Jawa Barat Aman

Panen tertinggi dari data sementara berada di wilayah Purwakarta dengan rata-rata produktivitas sebesar 11,2 ton gabah kering panen (GKP).


4 Ekor Monyet Berkeliaran di Kota Bandung, BBKSDA Jabar Duga Satwa Peliharaan

3 hari lalu

4 Ekor Monyet Berkeliaran di Kota Bandung, BBKSDA Jabar Duga Satwa Peliharaan

Tim BBKSDA dan mitra instansi masih berupaya menangkap empat ekor monyet itu agar tidak berkeliaran di pemukiman warga.


Lawan Tuan Rumah Qatar, Belanda Hanya Perlu Tambahan 1 Poin untuk Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022

4 hari lalu

Lawan Tuan Rumah Qatar, Belanda Hanya Perlu Tambahan 1 Poin untuk Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022

Tim asuhan Louis Van Gaal hanya perlu tambahan satu poin dari Qatar untuk mengamankan tiket Belanda ke 16 besar Piala Dunia 2022.