Jumlah Kasus Covid-19 Naik, Satgas Yogyakarta Waspadai Temuan Varian Omicron

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wisatawan memadati kawasan Malioboro, Yogyakarta, Ahad, 5 September 2021. Saat akhir pekan, kawasan Malioboro ramai dikunjungi wisatawan meskipun saat ini Yogyakarta masih menjalankan PPKM Level 4. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Wisatawan memadati kawasan Malioboro, Yogyakarta, Ahad, 5 September 2021. Saat akhir pekan, kawasan Malioboro ramai dikunjungi wisatawan meskipun saat ini Yogyakarta masih menjalankan PPKM Level 4. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta menuturkan kenaikan perlahan kasus positif Covid-19 yang terjadi menjelang akhir Januari ini belum ada yang secara pasti terkonfirmasi sebagai varian Omicron. Setidaknya selang empat hari terakhir, ditemukan 16 kasus positif Covid-19 di Kota Yogyakarta.

    Pemerintah Kota Yogya mensinyalir peningkatan kasus beberapa hari terakhir lebih dipicu gelombang wisatawan dan kondisinya masih relatif terkendali. "Misalnya ada wisatawan datang ke Yogya dan saat mau pulang tes PCR, ternyata hasilnya positif. Jadi dari administrasi pemantauan dia masuk Yogya tapi KTP-nya bukan warga Yogya," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi, Senin, 24 Januari 2022.

    Pemerintah Kota Yogyakarta awal Januari ini telah mengirim tujuh sampel pasien positif Covid-19 ke laboratorium Universitas Gadjah Mada yang dicurigai Omicron karena cepatnya penularan yang dialami. Namun hasilnya belum keluar.

    "Tidak ada tambahan sample potensi Omicron yang kami kirim ke laboratorium untuk pemeriksaan WGS (Whole Genum Sequecing), hasilnya yang dikirim juga belum keluar," kata Heroe yang juga Wakil Wali Kota Yogya itu.

    Meski belum diumumkan temuan Omicron ini, Heroe menuturkan pihaknya lebih memperketat antisipasi pasca pemerintah pusat memprediksi penularan Omicron mencapai puncaknya Februari-Maret nanti. "Kami percepat upaya vaksinasi untuk anak-anak dan booster bagi lanjut usia, juga siagakan semua fasilitas dan sarana kesehatan," kata dia.

    Kepala Bagian Biro Umum Humas dan Protokol Sekretaris DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan hingga 24 Januari 2022, cakupan vaksinasi dosis pertama DIY sudah tembus 100,34 persen dari target sasaran awal 2.888.136 orang. "Untuk vaksin anak usia 6-11 tahun dosis pertama di DIY sudah tercapai 87,67 persen atau sudah tervaksin 264.401 anak," kata dia.

    Adapun Juru Bicara Penangan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih mengungkap pasca hampir sepanjang Januari kasus baru di DIY di bawah angka 10. Pada Senin, 24 Januari 2022 untuk kali pertama terjadi penambahan kasus baru di atas 10 kasus. "Hari ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 12 kasus," kata dia.

    Kasus Covid-19 baru itu disumbang
    Kabupaten Sleman 5 kasus, Kota Yogyakarta 4 kasus dan Kabupaten Bantul 3 kasus.

    Baca juga: PKL Malioboro Mulai Direlokasi Lusa, Ini Pesan Sultan Yogyakarta

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.