Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kampung Herbal di Gunungputri Bisa Jadi Destinasi Wisata Kesehatan

Reporter

image-gnews
Bupati Bogor, Ade Yasin saat meresmikan Kampung Herbal di Desa Bojong Nangka, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 24 November 2021. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Bupati Bogor, Ade Yasin saat meresmikan Kampung Herbal di Desa Bojong Nangka, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 24 November 2021. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Desa Bojong Nangka, Gunungputri Kabupaten Bogor Jawa Barat memiliki Kampung Herbal yang berpotensi menjadi tujuan wisata. Penduduk setempat membudidayakan tanaman-tanaman herbal yang bisa dikonsumsi untuk kesehatan.

Bupati Bogor Ade Yasin mengapresiasi hadirnya Kampung Herbal yang juga memiliki nilai estetika. “Kampung ini kan rapi, ada warna-warni pagarnya juga, terus ditanam tanaman yang bermanfaat, seperti sayuran dan herbal. Jadi saya kira kampung herbal ini bisa juga jadi destinasi wisata sehat bugar," kata dia, Rabu, 24 November 2021.

Selain bisa melihat beragam tanaman herbal, menurut Ade Yasin, pengunjung yang datang bisa mencicip beragam minuman khas yang terbuat dari tanaman herbal. "Karena selain ada tanaman itu, juga ada minuman-minuman khas di sini, dari hasil tanaman pekarangan,” kata dia.

Beberapa tanaman yang menghiasi lingkungan Kampung Herbal seperti jahe merah, sereh, lengkuas, sayuran hidroponik dan lain-lain. Kampung Herbal itu adalah kolaborasi antara Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) wilayah setempat dengan salah satu perusahaan swasta untuk penyediaan bibit tanaman masyarakat yang juga dimanfaatkan menjadi penggerak perekonomian.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Ini luar biasa, warga di kampung ini semuanya punya kesadaran yang tinggi dalam memelihara lingkungannya, dengan menanam tanaman yang bermanfaat untuk keluarga maupun bisa bernilai ekonomis," kata Ade Yasin.

Ia mengaku terkesan dengan Kampung Herbal karena masyarakat antusias mengolah tanaman-tanaman untuk dikonsumsi. “Artinya kita punya tambahan kampung produktif, sehingga ini bisa diduplikasi oleh kampung-kampung lainnya di seluruh Kabupaten Bogor, khususnya di Gunungputri," kata Ade Yasin.

Baca juga: Serunya Jelajah Bukit Turgo Sambil Belajar Tanaman Herbal Bersama Pakar

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kasus Pencabulan Anak oleh Ayah Tiri di Jasinga Bogor, Pelaku Diamuk Masyarakat

6 hari lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Kasus Pencabulan Anak oleh Ayah Tiri di Jasinga Bogor, Pelaku Diamuk Masyarakat

Kepada istrinya, MRS mengaku telah melakukan pencabulan anak korban sebanyak lima kali.


Mengintip Layanan Wisata Kesehatan dan Kebugaran Rumah Sakit UGM Yogyakarta

30 hari lalu

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) Yogyakarta. Dok.istimewa
Mengintip Layanan Wisata Kesehatan dan Kebugaran Rumah Sakit UGM Yogyakarta

Rumah sakit UGM pada akhir Mei ini mulai membuka layanan wisata kesehatan dan kebugaran atau health tourism and wellness.


7 Tempat Wisata Alam di Bogor yang Murah, Tiketnya Mulai 10 Ribu

33 hari lalu

Lembah Tepus. FOTO/Instagram/lembahtepus
7 Tempat Wisata Alam di Bogor yang Murah, Tiketnya Mulai 10 Ribu

Persiapan long weekend, tempat wisata alam di Bogor ini bisa jadi pilihan untuk berlibur. Harga tiketnya terjangkau, mulai dari Rp10 ribuan.


Pabrik Narkoba di Citeureup Bogor Sasar Surabaya dan Kalimantan

34 hari lalu

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menggelar konferensi pers pengungkapan industri rumahan narkotika jaringan internasional di Tajur, Citeureup, Bogor. Konferensi pers digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Mei 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Pabrik Narkoba di Citeureup Bogor Sasar Surabaya dan Kalimantan

Setiap bulan, pabrik narkoba skala rumahan di Citeureup Kabupaten Bogor ini disebut dapat memproduksi narkotika hingga ribuan tablet.


Polisi Gerebek Pabrik Narkoba di Kabupaten Bogor, Ketua RT Cerita Dikamuflase Sebagai Bengkel

34 hari lalu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers pengungkapan pabrik narkoba skala rumahan di Tajur, Citeureup, Bogor, Selasa, 21 Mei 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Polisi Gerebek Pabrik Narkoba di Kabupaten Bogor, Ketua RT Cerita Dikamuflase Sebagai Bengkel

Dari rumah yang dijadikan pabrik narkoba itu, polisi menyita barang bukti PCC 1.215.000 tablet, 1.024.000 hexymer, dan 210.000 tablet warna putih.


Mengenal Tanaman Herbal Suku Aborigin Bersama Dale Tilbrook di Perkebunan Anggur Tertua Australia Barat

52 hari lalu

Tanaman herbal yang tumbuh di sekitar Galeri Dale Tilbrook di Mandoon Estate-Swan Valley, Australia Barat. TEMPO/ JONIANSYAH HARDJONO
Mengenal Tanaman Herbal Suku Aborigin Bersama Dale Tilbrook di Perkebunan Anggur Tertua Australia Barat

Salah satu warisan budaya Aborigin adalah pengetahuan tentang tanaman herbal dan penggunaannya dalam pengobatan tradisional.


Alasan Gerindra Jajaki Koalisi dengan Golkar pada Pilkada 2024 di Kabupaten Bogor

52 hari lalu

Ketua DPC Partai Gerindra Iwan Setiawan dan Ketua DPD Partai Golkar Wawan Hikal Kurdi di Sekretariat DPC Partai Gerindra, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 3 Mei 2024. ANTARA/M Fikri Setiawan
Alasan Gerindra Jajaki Koalisi dengan Golkar pada Pilkada 2024 di Kabupaten Bogor

Dengan perolehan 12 kursi di Pileg, Gerindra bisa mengusung pasangan calon sendiri di Pilkada 2024 Kabupaten Bogor.


Tunggu Jawaban BRIN, Ratusan Warga Tangsel dan Kabupaten Bogor Kembali Gelar Unjuk Rasa

23 April 2024

Ratusan warga Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan unjuk rasa di depan kantor BRIN di Serpong, Selasa 23 April 2024. (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Tunggu Jawaban BRIN, Ratusan Warga Tangsel dan Kabupaten Bogor Kembali Gelar Unjuk Rasa

Warga berencana tetap menggelar unjuk rasa, bila BRIN tak memenuhi permintaan mereka.


Penutupan Jalan BRIN, Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Antisipasi Unjuk Rasa Warga

23 April 2024

Ratusan personel gabungan dikerahkan melakukan pengamanan demo tolak penutupan jalan Serpong-Parung di kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa 23 April 2024. (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Penutupan Jalan BRIN, Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Antisipasi Unjuk Rasa Warga

Perwakilan warga yang menolak penutupan jalan BRIN, Rojit mengatakan unjuk rasa ketiga kalinya ini akan digelar di depan kantor BRIN.


Pj Bupati Bogor: 31 Rumah Rusak Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI

31 Maret 2024

Warga terdampak ledakan gudang amunisi Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Kodam Jaya berada di posko pengungsian Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad, 31 Maret 2024. Pejabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan ada 135 kepala keluarga yang harus diungsikan akibat ledakan dan kebakaran di Gudmurah Kodam Jaya itu. Bey merinci sebanyak 85 kepala keluarga diungsikan di kantor desa, sementara 50 keluarga lain diungsikan di sarana ibadah masjid sekitar Perumahan Kota Wisata, Bogor. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Pj Bupati Bogor: 31 Rumah Rusak Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI

31 rumah mengalami kerusakan terdampak ledakan Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya, Desa Ciangsana,