Ayo Naik Kapal Aceh Hebat untuk Wisata ke Sabang, Ujung Barat Indonesia

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wisatawan berenang di Pantai Rubiah, Sabang, Aceh, Sabtu, 9 Oktober 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Wisatawan berenang di Pantai Rubiah, Sabang, Aceh, Sabtu, 9 Oktober 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Sabang di Provinsi Aceh adalah wilayah paling barat Indonesia. Untuk sampai ke sana, wisatawan bisa naik kapal Aceh Hebat. Untuk diketahui, ada tiga jenis kapal Aceh Hebat dengan rute yang berbeda.

    Kapal Aceh Hebat 1 berlayar dari Kabupaten Aceh Barat ke Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, dan sebaliknya. Kapal Aceh Hebat 2 berlayar dari Banda Aceh ke Kota Sabang, dan sebaliknya. Ada pula Kapal Aceh Hebat 3 yang melewati Aceh Singkil menuju Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

    Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin naik kapal Aceh Hebat 2 di Banda Aceh sebelum berangkat ke Sabang. Menurut dia, kapal ini sangat membantu wisatawan yang ingin berkunjung ke daerah paling ujung barat Indonesia itu. "Ini sangat mendukung kemajuan pariwisata di Sabang," kata Safaruddin pada Sabtu, 16 Oktober 2021.

    Dengan mudahnya akses transportasi ke Sabang, Safaruddin berharap, semakin banyak wisatawan dan investor yang datang ke sana. Dengan begitu, pariwisata bahari di Sabang kian berkembang.

    Sejumlah warga yang akan berlibur ke Pulau Wisata Sabang, Aceh, menumpang KMP BRR, di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, 23 Desember 2017. Menurut pihak ASDP setempat, volume penumpang yang berlibur pada hari Natal dan Tahun Baru 2018 ke Pulau Wisata Sabang mengalami lonjakan peningkatan. ANTARA

    Menurut dia, tiga kapal Aceh Hebat itu memiliki teknologi terbaru dan lebih cepat dari kapal sebelumnya. Perjalanan dari Banda Aceh ke Sabang juga lebih cepat 30 menit. Jadi, durasi perjalanan hanya 1,5 jam dan berangkat-pulang lima kali dalam sehari. Pemerintah Aceh membeli tiga kapal penumpang jenis roll on roll (ro-ro) -yang kemudian bernama Aceh Hebat, ini dengan anggaran sebesar Rp 178 miliar.

    Mengenai informasi yang viral di media sosial tentang kapal Aceh Hebat 2 yang kemasukan air saat hujan, Safaruddin mengatakan telah mengkonfirmasi peristiwa tersebut ke wakil kapten kapal. "Itu karena atap kapal ada yang bocor. Jadi, air hujan masuk. Sekarang sudah diperbaiki," uajrnya.

    Baca juga:
    Sabang Punya Bandara, Potensi Wisata di 4 Titik Bakal Terdongkrak

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.