Lahir dari Endapan Lumpur Lapindo, Pulau Sarinah Jadi Wisata Favorit di Sidoarjo

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang ibu bersama anaknya korban lumpur Lapindo menunjuk pusat semburan dari titik 25 tanggul penahan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, 29 Mei 2018. Walhi menggelar aksi untuk memperingati 12 tahun tragedi semburan lumpur Sidoarjo. ANTARA/Zabur Karuru

    Seorang ibu bersama anaknya korban lumpur Lapindo menunjuk pusat semburan dari titik 25 tanggul penahan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, 29 Mei 2018. Walhi menggelar aksi untuk memperingati 12 tahun tragedi semburan lumpur Sidoarjo. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda singgah di Sidoarjo, Jawa Timur, tak ada salahnya mengunjungi tempat wisata satu ini. Namanya Pulau Sarinah atau dikenal Pulau Lumpur Sidoarjo. Pulau ini terbentuk dari endapan semburan lumpur Lapindo yang terjadi sejak 2006 lalu. Pulai ini terletak di daerah Tlocor, Jabon.

    Hal pertama yang menarik dari pulau ini tentu saja adalah sejarahnya. Sebab pulau ini tercipta dari bencana dan kini menjadi salah satu objek wisata favorit Sidoarjo. Hal menarik lainnya, di kawasan ini pengunjung bisa menyalurkan hobi memancing, menyewa perahu yang disediakan oleh kelompok sadar wisata, dan menjelajah pulau.

    Selain itu Pulau Sarinah juga memiliki pemandangan yang indah saat pagi hari. Saat matahari terbit, keindahan pulau ini bisa disandingkan dengan Pantai Kuta dan Pantai Sanur di Bali. Pulau ini juga menyajikan lautan pasir hitam pekat dengan kilau matahari pagi. Pemandangan tersebut memanjakan mata para pengunjung.

    Satu hal yang menakjubkan lagi. Sebab Tuhan benar-benar memberikan karunianya pada pulau yang awalnya hanya berbentuk lahan gersang itu. Kini pulau tersebut telah hijau dengan tanaman bakau dan tanaman lainnya yang ditanam oleh warga setempat sehingga menjadikan kawasan tersebut terlihat lebih hidup dan subur.

    ADVERTISEMENT

    Untuk menuju ke Pulau Sarinah, wisatawan bisa berangkat menggunakan perahu dari Dermaga Tlocor. Sepanjang perjalanan menyusuri Kali Porong, yang jadi tempat buangan lumpur Lapindo, tersebut, wisatawan bisa menikmati suasana sungai dengan pemandangan pohon bakau dan sejenis kayu api api.

    TEGUH ARIF ROMADHON

    Baca: KKP Kelola Pulau Lumpur Lapindo Menjadi Destinasi Wisata


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...