Destinasi Wisata Religi di Gunung Raung dan Kisah Erupsi Dahsyatnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petani mencangkul di sawah dengan latar belakang Gunung Raung (kanan), dan Gunung Suket (kiri), terlihat dari Desa Pakisan, Tlogosari, Bondowoso, Jawa Timur, Ahad, 24 Januari 2021. Suara gemuruh di gunung ini sempat dikaitkan dengan dentuman misterius yang terdengar di Malang pada Selasa malam hingga Rabu dinihari. ANTARA/Seno

    Petani mencangkul di sawah dengan latar belakang Gunung Raung (kanan), dan Gunung Suket (kiri), terlihat dari Desa Pakisan, Tlogosari, Bondowoso, Jawa Timur, Ahad, 24 Januari 2021. Suara gemuruh di gunung ini sempat dikaitkan dengan dentuman misterius yang terdengar di Malang pada Selasa malam hingga Rabu dinihari. ANTARA/Seno

    TEMPO.CO, Jakarta - Gunung Raung tinggi menjulang dengan puncak tertinggi mencapai 3.344 mdpl. Gunung ini merupakan gunung berapi berupa kerucut yang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Secara administratif, kawasan Gunung Raung termasuk dalam tiga kabupaten seperti Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Sedangkan secara geografis, gunung ini berada dalam kawasan kompleks Pegunungan Ijen. Gunung Raung merupakan gunung tertinggi keempat di Pulau Jawa. 

    Gunung Raung menjadi salah satu destinasi wisata yang juga ramai didatangi para penikmat wisata alam. Gunung satu ini sudah terkenal karena keindahan yang dimilikinya. Keindahan kawasan gunung serta berbagai spot foto menarik pun ditawarkan.

    Fasilitas yang Ditawarkan
    Sebelum mendatangi suatu destinasi wisata, tentu harus mengetahui apa saja fasilitas yang terdapat di sana. Kawasan Gunung Raung memiliki area parkir yang sangat luas. Untuk itu, wisatawan tidak perlu khawatir jika datang berlibur ke sana. Selain itu, terdapat pula rumah makan untuk menawar rasa lapar wisatawan. Toilet umum pun juga disediakan jika wisatawan hendak membuang air kecil maupun besar.

    Selain itu di Gunung Raung ini juga memiliki pemandangan yang sangat indah, maka tak heran jika gunung yang satu ini selalu ramai dikunjungi pendaki dan pelancong saat liburan. Pokoknya tempat wisata yang satu ini sangat recommended banget deh buat kamu yang ingin berkumpul bersama keluarga & pemburu spot selfie kekinian, bagi kamu yang belum pernah kesini, coba deh pergi gunung yang satu ini.

    Spot Wisata
    Berbagai spot wisata menarik dapat dicoba oleh wisatawan di Kawasan Gunung Raung.

    1. Wisata Pinus Songgon

    Lokasi wisata dengan luas 7 hektare ini terletak di lereng Gunung Raung. Pemandangan yang indah serta udara nan sejuk sangat cocok untuk bersantai dan menyegarkan pikiran. Selain itu, wisata ini menawarkan beberapa kegiatan seperti flying fox, paintball, berkuda, dan rafting. Destinasi wisata ini bisa dijangkau dengan berkendara selama 40 menit dari Bandara Blimbingsari, dan 60 menit dari pusat Kota Banyuwangi.

    1. Air Terjun Telunjuk Raung

    Air Terjun Telunjuk Raung berada di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Warga sekitar percaya siapa pun yang mandi di Air Terjun Telunjuk Raung akan awet muda. Untuk sampai ke sini butuh waktu 90 menit berkendara dari Kota Banyuwangi. Selama perjalanan, wisatawan akan melewati pos pemantauan Gunung Raung dan perkebunan tebu.

    1. Wisata Religi

    Wisata ini terletak di dalam hutan di kaki Gunung Raung. Untuk sampai ke sana, wisatawan harus melalui Desa Sumber Gondo. Satu kilometer terakhir adalah ujian bagi wisatawan, sebab hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Wisata religi dimulai saat warga menemukan mata air di bawah pohon besar di tengah hutan. Warga sekitar meyakini air tersebut dapat menyembuhkan segala penyakit. Pada 2010 lalu, didirikan sebuah pura, Patung Dewi Kwan-Im, serta Patung Bunda Maria.

    Di luar dari keindahan alamnya, Gunung Raung sering mengalami erupsi. Berdasarkan Data Dasar Gunung Api Indonesia pada 2011, Gunung Raung mengalami erupsi pertama kali pada 1586. Letusan serupa Kembali terjadi terjadi pada 1597. Pada 1638, Gunung Raung kembali Meletus. Letusannya disertai banjir lahar, aliran laharnya melanda Kali Stail dan Kali Klatak. Kejadian ini menimbulkan korban jiwa mencapai ribuan orang.

    Baca: Gunung Raung Bergemuruh dan Pancarkan Cahaya Api, Mengkhawatirkan Tapi Aman

    Pada rentang tahun 1593 hingga 1903, Gunung Raung meletus sebanyak 20 kali. Pada 1903, terdengar suara gemuruh dan keluar bara api di bagian puncaknya. Letusan Gunung Raung terus terjadi. Satelit Landsat 8 NASA mendeteksi adanya dua lubang magma. Material pijar pun mulai menyembur pada 26 Juni 2015 dan rangkaian letusan terjadi sejak 4 Juli 2015. Daerah di sekitar Gunung Raung dihujani abu serta adanya gempa tremor. Rangkaian letusan ternyata terus berlanjut pada hari-hari berikutnya, sampai mengganggu perhubungan udara.

    Hingga 2021 pun, aktivitas Gunung Raung masih terlihat. Pada Januari 2021, Gunung Raung erupsi, mengeluarkan kolom asap setinggi 200 meter dari puncaknya. Tepat pada 21 Januari 2021, statusnya naik menjadi waspada. Usai penetapan status, gempa tremor dan hembusan semakin meningkat. Asap letusan berwarna kelabu juga membumbung tinggi, mencapai 700 meter.

    ANNISA FEBIOLA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.