Warga Pangkal Pinang Sumbang Pesawat Demi Menggerakkan Pariwisata

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pesawat parkir di bandara. REUTERS

    Ilustrasi pesawat parkir di bandara. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang warga Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyumbang satu unit pesawat demi menggerakkan aktivitas wisata di sana.

    Wali Kota Pangkal Pinang, Maulan Aklil mengatakan pesawat tanpa mesin ini akan menjadi destinasi wisata baru di kota tersebut. "Pesawat itu akan kami tempatkan di Alun-alun Taman Merdeka," kata Maulan Aklil di Pangkal Pinang, Jumat 7 Agustus 2020.

    Maulan Aklil mengatakan, awalnya Pemerintah Kota Pangkal Pinang akan membangun Tugu Dambus, alat musik tradisional dari Provinsi Bangka Belitung di Alun-alun Taman Merdeka. Kemudian datanglah tawaran sumbangan pesawat dari seorang warga Kota Pangkal Pinang, Alex Yohansyah. Maka rencana semula urung dilakukan.

    Wali Kota Pangkal Pinang, Maulan Aklil bersama Alex Yohansyah, warga Pangkal Pinang yang akan menyumbangkan satu unit pesawat tanpa mesin ke pemerintah. Foto: Antaranews

    "Penempatan satu unit pesawat merupakan sebuah ide besar. Kami sangat mendukungnya," kata Maulan Aklil. "Patung dambus kemungkinan akan ditempatkan di lokasi lain."

    Penyumbang pesawat, Alex Yohansyah mengatakan pemberian sumbangan pesawat tanpa mesin itu semata ingin membantu pembangunan di Kota Pangkal Pinang. "Pesawat yang akan disumbangkan adalah jenis Boeing 737, tapi kami usahakan jenis Airbus," kata dia seraya menyatakan target ini selesai Februari 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.