Citilink Tawarkan Rapid Test Gratis, Berikut Ketentuannya

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapid test. Shutterstock

    Ilustrasi rapid test. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Citilink menawarkan layanan tes cepat atau rapid test gratis. Penawaran itu berlaku untuk pembelian tiket periode 1 Juli hingga 7 Juli 2020. Menurut keterangan situs web Citilink, penawaran itu berlaku untuk 500 pembeli pertama setiap hari.

    Mengutip situs web Citilink, berikut ketentuan layanan gratis rapid test.

    • Layanan rapid test gratis diberikan untuk penumpang yang melakukan pembelian tiket pesawat (fresh booking) melalui situs web dan aplikasi Citilink.
    • Layanan rapid test gratis dengan ketentuan penerbangan. Pemesanan tiket pesawat tanggal penerbitan (DOI) 1 Juli hingga 7 Juli 2020. Jadwal penerbangan tanggal penerbitan 2 Juli hingga 31 Juli 2020.
    • Setelah melakukan pembayaran tiket, 500 orang pertama yang berhak mendapat layanan rapid test gratis akan menerima tiket elektronok (e-ticket) yang terdapat nomor (unique number) sebagai bukti klaim layanan.
    • Penumpang yang mendapat layanan rapid test secara gratis, namun tidak menggunakan atau tak melakukan klaim, maka otomatis hangus.
    • Layanan rapid test gratis itu tidak bisa ditukar uang. Tidak bisa pula dilakukan pengembalian dana (non refundable).
    • Untuk melakukan klaim layanan rapid test, penumpang langsung mendatangi klinik yang dipilih sesuai dengan daftar Mitra Klinik Citilink dan Klinik Pintar. Pendaftaran dilakukan terlebih dahulu sebelum mengunjungi mitra klinik terdekat mengecek melalui klinikpintar.id.
    • Penumpang harus mengunjungi mitra klinik maksimal 12 jam sebelum jadwal keberangkatan.
    • Surat hasil rapid test hanya berlaku maksimal 14 x 24 jam sebagaimana Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19.
    • Adapun yang diperlukan dalam klaim pelayanan rapid test itu adalah e-ticket dan kartu identitas.
    • Hasil rapid test bisa diketahui dalam 10 menit setelah pemeriksaan.
    • Jika menunjukan non-reaktif, maka penumpang akan menerima hasil pemeriksaan dan mendapat surat keterangan sehat yang diperlukan sebagai salah satu syarat untuk menggunakan moda transportasi udara.
    • Jika hasilnya menunjukan reaktif, maka penumpang diarahkan ke rumah sakit rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
    • Citilink berhak mengubah syarat dan ketentuan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
    • Citilink tidak bertanggung jawab atas habis masa berlaku hasil rapid test jika terjadi perubahan jadwal atau pembatalan penerbangan.
    • Pemeriksaan layanan rapid test saat ini belum tersedia di area bandara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.