Wisata Pantai di Spanyol Kemungkinan Dibuka Juni

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga di kota-kota sekitar Teluk Costa Brave menggunakan Pantai Platja de Pals sebagai tempat berwisata di musim panas. Foto: Quim Llenas/Cover/Getty Images

    Warga di kota-kota sekitar Teluk Costa Brave menggunakan Pantai Platja de Pals sebagai tempat berwisata di musim panas. Foto: Quim Llenas/Cover/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Seluruh pantai di Spanyol kemungkinan kembali dibuka untuk dikunjungi wisatawan pada pertengahan Juni tahun ini. Kemungkinan itu muncul, setelah adanya pertentangan terkait prediksi industri pariwisata tidak akan kembali normal hingga akhir tahun 2020.

    Menteri Tenaga Kerja Spanyol, Yolanda Dia menghadapi reaksi besar setelah menyarankan hotel dan perusahaan rekreasi mungkin tidak buka lagi tahun ini, sebagaimana dilaporkan The Sun.

    Berbagai resor di daratan Spanyol, serta di Kepulauan Canary dan Balearics, bertekad melawan pandangan suram itu. Meskipun mereka  hanya menerima wisatawan domestik saja, sampai perbatasan Eropa dibuka kembali.

    Sebuah langkah utama adalah arahan untuk kesadaran pengunjung saling menjaga jarak. Atau, cara lain, misalnya pantai diberi beberapa jenis pembatas antar pengunjung. Pembatas itu untuk menandai jarak antar orang.

    Conil de la Frontera adalah kota yang terkenal dengan wisata pantai di Andalusia. Wali Kota Conil de la Frontera, Juan Bermudez beranggapan langkah untuk mengontrol kapasitas pantai sangat pelik di beberapa tempat.

    "Seluruh pantai di Costa de la Luz lebih luas, mengendalikan kapasitas tidak diragukan lagi jauh lebih rumit," katanya.

    Penasihat Pemeliharaan Pantai Andalusia, Daniel Barbero mengupayakan agar wisata pesisir bisa segera menerima turis. "Kami berpikir bahwa pantai akan dibuka pada 15 Juni dan akan menjadi tujuan 'Covid Free'," ujarnya.

    Barbero menjelaskan destinasi maupun perusahaan wisata bekerja keras untuk kesiapan menerima turis saat pembatasan dicabut. "Kami sepenuhnya mengakui berbagi premis bahwa kesehatan harus didahulukan dalam setiap keputusan yang dibuat," ujarnya.

    Namun, menurut dia kondisi ekonomi tak bisa diabaikan. Karena, pariwisata memiliki sumbangan yang besar dari kegiatan ekonomi, "Saya optimistis bahwa mulai sekarang sampai musim panas situasinya akan berubah," kata Wali Kota Benalmadena, Víctor Navas.

    Suasana restoran "Celso" Yang terlihat sepi setelah meluasnya wabah virus corona di pantai La Caleta di Adeje, Spanyol 5 Maret 2020. REUTERS/Sergio Perez

    Adapun para pekerja di bidang manufaktur, konstruksi, dan beberapa layanan, sebagian kembali bekerja pada 13 April. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez berharap pandemi semakin surut hingga berkemungkinan menuju keadaan normal pada Juni.

    "Pada akhir Juni, akan memasuki normal baru jika epidemi tetap terkendali," katanya, sebagaimana dilaporkan BBC.

    THE SUN | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.