Anjuran Wisata di Kabupaten Raja Ampat Terkait Virus Corona

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kawasan wisata Piaynemo, di Desa Pam, Kecamatan Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 22 November 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    Suasana kawasan wisata Piaynemo, di Desa Pam, Kecamatan Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 22 November 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat dan seluruh operator wisata terkait antisipasi virus corona baru atau COVID-19.

    "Masyarakat dan operator pariwisata jangan tidak panik namun tetap mewaspadai persebaran virus corona dengan melakukan langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini," kata Yusuf Salim, Sekretaris Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

    Bagi operator wisata, semisal pemilik kapal, pengelola homestay dan resor, diharapkan memberikan sosialisasi kepada karyawan dan tamu untuk mengenali gejala infeksi virus corona. Gejalanya yakni demam, batuk, pilek, mengalami gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, lesu, dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit virus corona.

    Wisatawan menikmati keindahan kawasan wisata Piaynemo dari atas bukit di Desa Pam, Kecamatan Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 22 November 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    Untuk langkah pencegahan, Yusuf Salim mengatakan, dapat dilakukan dengan mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker apabila batuk atau pilek, menghindari kontak dengan hewan, serta orang yang batuk dan pilek. "Jika ada karyawan atau wisatawan yang sakit dengan gejala virus corona tadi, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya.

    Hingga kini, menurut Yusuf Salim, belum ditemukan kasus dengan gejala-gejala virus corona di Kabupaten Raja Ampat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.