Bertandang ke Go! Wet Waterpark, Temui 3 Kategori Wisata Ini

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wahana wisata air bertema serial animasi Nussa di Go! Wet Waterpark, Bekasi, Kamis, 20 Februari 2020. TEMPO/Bram Setiawan

    Wahana wisata air bertema serial animasi Nussa di Go! Wet Waterpark, Bekasi, Kamis, 20 Februari 2020. TEMPO/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekasi memiliki destinasi wisata taman air Go! Wet Waterpark, yang dikelola oleh Mahaka Attractions, jaringan bisnis Mahaka Media Group. Go! Wet Waterpark mengusung tema All Out dengan beragam wahana wisata air.

    Direktur Mahaka Attraction Herijanto Judarta mengatakan, beragam wisata air itu berhubungan dengan tiga kategori: entertainment, sportainment, dan edutainment.

    "Sportainment ini akan diluncurkan di semester dua. Nanti kalau main (sportainment) mini futsal atau basket sambil disemprot air," katanya saat jumpa media di Go! Wet Waterpark, kawasan Grand Wisata, Bekasi, Kamis, 20 Februari 2020.

    Kemudian, soal edutainment, Go! Wet Waterpark berkolaborasi dengan perusahaan animasi The Little Giantz. Karakter dalam serial animasi Nussa yang diproduksi The Little Giantz ditampilkan, karena dianggap terkenal untuk tontonan anak-anak dalam YouTube. Kategori edutainment, kata Herijanto, memang cenderung diminati para penggemar Nussa.

    Menurut dia, karakter Nussa dianggap tepat untuk mengembangkan konten edukasi. "Tema edukasi dengan Nussa, untuk aktivasi. Nanti ada satu klaster area untuk aktivasi, programnya akan bermacam-macam," katanya.

    Go! Wet Waterpark sebagai taman rekreasi terpadu destinasi wisata keluarga dianggap cocok untuk berbagi konten edukasi Nussa. "Maka kami ingin memberikan sesuatu yang spesial dan variatif untuk keluarga," kata Kepala Hubungan Masyarakat The Little Giantz, Sagita Ajeng Daniari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.