Abaikan Perang Iran-AS, Yuk Wisata Musim Dingin di Utara Iran

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain ski Iran Zahra Jabbari berdiri sebelum menuruni lereng di resor ski Shemshak di pegunungan Alborz, Teheran, Iran, 16 Januari 2015. (AP/Vahid Salemi)

    Pemain ski Iran Zahra Jabbari berdiri sebelum menuruni lereng di resor ski Shemshak di pegunungan Alborz, Teheran, Iran, 16 Januari 2015. (AP/Vahid Salemi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pegunungan Alborz juga dieja sebagai Alburz atau Elburz, merupakan pegunungan di Iran utara. Barisan pegunungan ini membentang dari perbatasan Armenia di barat laut sampai ujung selatan Laut Kaspia, dan berakhir di sebelah timur perbatasan Turkmenistan dan Afganistan.

    Puncak tertinggi pegunung Alborz terdapat di wilayah Iran. Sementara gunung tertinggi di Timur Tengah, Gunung Damavand, merupakan bagian dari pegunungan yang perkasa ini. Gunung Damavand menjadi berkah bagi pariwisata Iran: inilah Alpina ala Iran, yang jadi destinasi wisata musim dingin utama di negeri para mullah itu.

    Sebagaimana diberitakan CNN Travel, menuju Gunung Damavand, wisatawan haru melalui rute panoramik, dengan  jalan yang berangin dan terkadang sangat sempit, melewati lembah-lembah hijau dan melewati dinding-dinding batu yang curam. Mengingatkan latar film Lord of The Rings. Berikut destinasi wisata musim dingin di Iran, sebagaimana dinukil dari CNN Travel.

    Para pemain ski naik chairlifts di resor ski Shemshak di pegunungan Alborz, Teheran, Iran, 16 Januari 2015. (AP/Vahid Salemi)

    Resor Ski Darbandsar

    Resor ski Darbandsar berada di ketinggian 3.400 mdpl (sekitar 11.000 kaki), Darbandsar adalah salah satu kota tertinggi di seluruh Iran. Namun, untuk menikmati bermain ski di Darbandsar, wisatawan haru naik lagi di ketinggian 3.600 mdpl ke sebuah resor ski yang dikelola swasta.

    Bukan hanya warga Iran, yang bermain ski di resor tersebut. Namun juga wisatawan mancanegara, “Saya berlibur ke Iran, saya pikir tak ada yang berubah. Namun saya terkejut dengan peningkatan pariwisata Iran,” ujar seorang turis dari Kanada. Ia juga terkejut, mengapa Iran tak mempromosikan destinasi wisata musim dinginnya kepada dunia.

    Untuk menjangkau resor itu, wisatawan menaiki kereta gantung setinggi 4.000 dpl – atau berjarak sekitar 400 meter di atas kepala para wisatawan yang sedang bermain ski di bawahnya.

    Pemain ski menuruni lereng di resor ski Shemshak di pegunungan Alborz, Teheran, Iran, 23 Januari 2015. (AP/Vahid Salemi)

    Fasilitas Bergaya Barat

    Selain medan bermain ski yang epik, Darbandsar juga mencoba menawarkan fasilitas yang mirip dengan yang ditemukan di Amerika atau Eropa. Jadi, jangan kaget di republik Islam ini, wisatawan mendengarkan DJ memainkan lagu-lagu terbaru di restoran resor, sementara bartender mencampur koktail - non-alkohol, tentu saja – yang didinginkan dengan salju.

    Makanan yang ditawarkan adalah pizza, ayam goreng, burger, dan kentang goreng - membuat pengunjung bertanya-tanya apakah mereka ada di Alpina dan tidak dekat dengan Teheran.

    Satu pengingat bahwa wisatawan masih di Iran adalah para wanita warga lokal masih mengenakan hijab, meskipun mengenakan pakaian musim dingin atau baju olahraga ski. Jadi, meskipun penegakan hukum hijab di Iran jauh lebih santai di pegunungan daripada di banyak tempat lain di negara ini, kebanyakan mereka tetap mengenakan hijab.

    Pariwisata ke depan bakal jadi sektor unggulan Iran. Setelah perjanjian nuklir dan pencabutan banyak sanksi terhadap Teheran, negeri itu mulai mencari pemasukan besar-besaran dari kunjungan wisatawan.

    Pemain ski turun dari lereng di resor ski Shemshak di pegunungan Alborz, Teheran, Iran, 16 Januari 2015. Dengan lereng cukup curam 2550m-3050m di atas permukaan laut, Shemshak menarik banyak perhatian pemain ski lokal dan asing. (AP/Vahid Salemi)

    Wisata Alam

    Dalam sebuah wawancara Kepala Pariwisata Iran, Masoud Soltanifar, mengatakan olahraga musim dingin adalah area yang mereka harapkan untuk berkembang, "Kami punya beberapa jenis wisatawan yang datang ke sini," katanya. "Turis religius, turis kesehatan dan medis, turis budaya yang mengunjungi banyak situs kuno, dan wisatawan alam."

    Dari sekian daftar wisatawan, peminat wisata musim dingin berada pada posisi terakhir. Mereka berada dalam satu segmen wisata tracking di gunung, hutan, danau dan lautan di negeri yang luas dan beragam ini. Sejauh ini, jumlah pemain ski yang mengunjungi Iran dari luar negeri tidak terlalu besar – sebagaimana peminat wisata alam.

    Sementara manajemen di Resor Darbandsar tidak memiliki angka statistik, tingkat kunjungan wisatawan. Hanya saja mereka mengatakan wisatawan mancanegara jarang datang di Darbandsar.

    Para pemanjat dinding es di resor ski Darbandsar di pegunungan Alborz. Foto: Fred Pleitgen/CNN

    Panjat Es

    Selain bermain ski, panjat dinding es memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Sekolah panjat es tertua sangat dekat dengan resor ski Darbandsar, di sebuah desa bernama Meygoon.

    "Orang-orang sangat terkejut bahwa kami melakukan olahraga ini," kata Mehdi Panahi Pour, Kepala Sekolah Panjat Es Meygoon menggambarkan reaksi yang ia dapatkan dari orang asing, yang berhasil mencapai puncak dinding es yang mereka gunakan untuk pelatihan. "Ketika mereka datang ke sini [mereka] tertarik untuk melihat bagaimana kami  melakukannya."

    Pada akhir pekan, puluhan orang didapati memanjat dinding gunung yang beku, dengan kapak dan sepatu runcing. Ini adalah olahraga yang sulit dan menantang, tak mengenal gender, setidaknya di sekolah Meygoon, yang dipraktikkan oleh pria dan wanita. Bahkan, Iran memiliki pendaki gunung dan pemanjat es wanita yang tangguh.

    Sepideh Javan, salah satu pendaki es wanita terbaik Iran, dengan cepat naik ke dinding yang beku, "Panjat es jauh lebih berisiko daripada panjat tebing," katanya. "Es bisa turun kapan saja dan menimpamu, batu jauh lebih stabil. Tetapi jika kamu menyukai olahraga maka itu sangat bagus."

    Panjat es biasanya disediakan untuk generasi muda kalangan atas, karena perlengkapannya mahal, "Kami mulai 14 tahun yang lalu dan sekarang menjadi sangat populer," kata Mehdi Panahi Pour, salah seorang penggemar pemanjat tebing es. "Setiap hari kami memiliki antara 60 dan 70 orang yang datang ke sini untuk pelatihan dan kompetisi."

    Dia menambahkan bahwa mimpinya adalah untuk mengikuti kompetisi internasional yang akan diadakan di Meygoon.

    Tempat Parkir dan Kemacetan Lalu Lintas Jadi Tantangan

    Jalan Iran menjadi destinasi wisata musim dingin kelas dunia masih panjang. Iran memang belum mampu bersaing dengan resor dki di Eropa dan Amerika Utara. Namun itu hanya persoalan waktu dan perbaikan fasilitas.

    Jalanan menuju resor ski Darbandsar menyempit saat mendekati gerbang resor, yang menciptakan kesulitan parkir dan kemacetan. Foto: Fred Pleitgen/CNN

    Tantangan Resor ski Darbandsar berupa kurangnya tempat parkir bagi pemain ski. Mereka kadang-kadang harus berjalan lebih dari satu mil dari mobil mereka ke gerbang masuk fasilitas. Dan jalan kecil dan sempit menuju resor, kerap menyebabkan kemacetan lalu lintas, terutama pada akhir pekan.

    Namun, seperti di sebagian besar Iran, ada juga banyak optimisme di antara mereka yang menjalankan destinasi olahraga musim dingin di Pegunungan Alborz. Mereka berharap bahwa para wisatawan dunia berkunjung, untuk meningkatkan ekonomi di kota-kota utara Iran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbandingan Kebutuhan Pria dan Wanita akan Protein per Hari

    Penelitian DRI menyebutkan kebutuhan rata-rata pria akan protein sekitar 56 gram per hari. Mudahnya, dibutuhkan 0,8 gram protein per kg berat tubuh.