Mau Wisata Hantu? Ini Lokasi Paling Angker di AS dan Eropa

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Liburan mengunjungi wisata alam, budaya, dan sejarah ataupun kuliner, menjadi sangat biasa. Kini wisata hantu menjadi tren akibat film-film horor gemar menampilkan lokasi-lokasi nyata, yang lekat dengan ingatan publik.

    Faktor rasa takut, biasanya muncul dari paparan cerita-cerita kawan atau pramuwisata yang mengantar Anda, ke lokasi-lokasi yang diduga berhantu itu. Film-film semisal Harry Potter atau acara televisi "A Haunting," "Ghost Hunters" dan "Most Haunted" kian menambah daya tarik dengan aktivitas paranormal. Nah, berikut wisata hantu di Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang membuat Anda merinding.

    Venice, Italia

    Perusahaan Tours of Italy menawarkan The Venice Ghost Walking Tour, tur kota hantu. Tur ini menawarkan Anda kesempatan untuk mendengar beberapa legenda hantu dan melihat landmark kota Venice yang paling penting dan jalan-jalan tersembunyi yang berhantu.

    Tur dimulai di Jembatan Rialto, setelah itu Anda akan diajak berkeliling labirin kanal, dengan cerita mengenai penjara bawah tanah yang penuh tikus dan tergenang karena ombak pasang. Salah satu situs paling mengerikan dalam tur ini adalah daerah yang disebut Milione, dinamai sesuai dengan memoar Marco Polo. Milione adalah situs tempat Hao Dong putri Kublai Khan yang dinikahi Marco Polo bunuh diri.

    Ia memutuskan bunuh diri karena mendengar suaminya meninggal dalam tahanan Gereja Katolik Genoa -- karena menikahi bukan penganut Kristen. Ia melompat ke kanal dan tenggelam. Penduduk Venice kerap bercerita lokasi bunuh diri kerap terdengar nyanyian merdu dalam bahasa Mandarin dan api biru yang mengambang.

    Suasana kota Edinburgh yang padat. Foto: @savstravels_

    Edinburgh, Skotlandia

    Edinburgh adalah kota yang terkenal karena penampakan arwahnya. Bahkan, wisata hantu adalah cara populer untuk menikmati kota bersejarah yang terletak di Skotlandia tenggara ini. Cerita horor Edinburgh dibangun melalui sejarah selama berabad-abad, dengan warisan pembunuhan, wabah dan penyiksaan, yang menjadikannya lokasi utama kota berhantu. 

    Mercat Tours, salah satu operator wisata hantu pertama di kota ini, menawarkan "Ghosts and Ghouls Tour," yang menggabungkan cerita dramatis dengan akurasi sejarah. Pramuwisatanya adalah para sejarawan yang mengajak wisatawan Royal Mile of Old Town dan bunker berhantu di bawah South Bridge.

    Dibangun pada akhir abad ke-18, brankas bawah tanah ini ditinggalkan pada 1830-an dan tetap tidak berubah selama 200 tahun. Di dalam bunker itu, wisatawan bisa mendengar suara-suara aneh dan perubahan suhu.

    Pembunuh kejam Deacon Brodie beraksi di Edinburgh, yang menginspirasi novel Robert Louis Stevenson, "Dr. Jekyll dan Mr. Hyde". Deacon adalah tetangga yang ramah pada siang hari, lalu menjadi pembunuh berantai yang kejam pada malam hari

    Praha, Ceko

    Prague Experience Tours menawarkan “Tur Hantu dan Abad Pertengahan Praha.” Salah satu tempat wisata paling terkenal di Praha adalah Jembatan Charles yang indah. Berdiri di atas Sungai Vltava, sejak abad ke-14. Jembatan itu dipagari dengan patung-patung santo, termasuk patung Santo Yohanes.

    Santo Yohanes adalah pendeta yang dibunuh oleh Raja Wenceslas IV, karena menolak membuka rahasia pengakuan dosa permaisuri. Sebagai ganjaran menolak perintah raja, ia disiksa sampai mati, lalu mayatnya dibuang dari jembatan itu. Selama 300 tahun arwahnya gentayangan.

    Lalu, ketika patung-patung santo ditempatkan di jembatan itu pada abad 17, arwah Santo Yohanes menyatu dengan patungnya. Selain Santo Yohanes, ada 10 arwah para raja yang dihukum mati di jembatan itu. Legenda-legenda itu membuat Jembatan Charles jarang dilewati saat tengah malam.

    Di Little Quarter, terdapat hantu prajurit berkuda tanpa kepala. Sementara di Sinagog, terdapat kisah Rabi Loew dari abad 16 yang menciptakan Golem – monster dari tanah liat untuk menjaga orang-orang Yahudi di Praha. Bahkan ketika Nazi menguasai Ceko, mereka tak bisa menembus Sinagog yang menjadi makam Rabi Loew. 

    Di Jembatan Charles ini, arwah St Yohanes bergentayangan. Foto: @luda2.0

    Gettysburg, Amerika Serikat

    Pemakaman Gettysburg di Pennsylvania merupakan pemakaman nasional sekitar 51.000 lebih tentara pada saat Perang Sipil di Amerika Serikat. The Ghosts of Gettysburg Tours melayani tur hantu Gettysburg. Tur hantu ini didasarkan buku enam jilid “Gettysburg Ghost” dari Mark Nesbitt, seorang Battlefield Guide berlisensi dan National Park Service Ranger. Ia menulis buku itu berdasarkan penelitian terhadap ribuan cerita penampakan di kuburan itu. Tur berhantu itu pada 2007 dan 2008, tur ini terpilih sebagai "Best in America" oleh Haunted America Tours.

    Cerita yang populer dari pemakaman itu adalah battalion hantu yang berbaris lalu menghilang. Setidaknya ada enam penampakan yang terdokumentasikan. Lalu, adapula penampakan wanita berkulit putih, yang mungkin adalah roh seorang biarawati. Sementara di daerah sekitar Gettysburg College, wisatawan mengklaim melihat seorang tentara, kadang-kadang mengawal wanita, berjalan dalam kabut biru, serta mendengar suara hantu di asrama dan dormitori.

    Di sebuah gedung administrasi kampus, bekas rumah sakit Perang Saudara, orang-orang melaporkan penampakan seperti adegan rumah sakit berdarah, yang menampilkan tentara yang terluka dan diamputasi.

    Whitechapel, London

    Dengan jalanannya yang gelap dan berkabut, London tampaknya merupakan tempat yang sempurna bagi para hantu untuk tinggal. Wilayah yang kerap dijadikan desinasi wisata hantu adalah Whitechapel.

    Wisatawan dapat menikmati urban legend di London semisal Bloody Mary, penyihir jahat yang muncul dari cermin. Cerita itu ternyata merujuk kepada Mary Ratu Inggris yang naik tahta pada 18 Juli 1553. Ia sukses dalam mengatur birokrasi dalam masa yang bergolak, namun memiliki reputasi sebagai pembakar penjahat dan lawan politiknya, sehingga disebut Bloody Mary.

    Kisah horor lainnya di Whitechapel adalah Jack The Ripper, pembantai wanita penghibur. Untuk memburu arwah Jack The Ripper, penulis buku “Walking Haunted London” Richard Jones menjadi pramuwisatanya. Menurutnya ada 5-6 wanita dibunuh Jack the Ripper di Whitechapel sepanjang Agustus –November 1888. Jack hanya julukan karena polisi tak mampu menangkapnya. Ia diduga ahli kedokteran atau atau seorang pemotong daging andal, yang paham anatom tubuh wanita. Semua korbannya dimutilasi, kecuali satu sosok perempuan.

    Tur ini dimulai pukul 19.00 di dari stasiun bawah tanah Aldgate East, lalu berjalan-jalan di spot bersejarah Whitechapel. Dan terakhir ke Ten Bells Pub, lokasi beberapa wanita yang mati dibunuh Jack the Ripper. 

    Dinding bawah tanah Catacombs tersusun dari tulang dan tengkorak. Foto: @ancientexploration

    The Catacombs, Paris

    The Catacombs of Paris adalah jaringan terowongan bawah tanah terluas, tempat menyimpan tulang belulang 6 juta warga Paris. Terowongan gelap yang pernah difungsikan sebagai bunker pada Perang Dunia II itu menjadi sumber inspirasi bagi para penulis dari Victor Hugo hingga Umberto Eco. Sekaligus destinasi wisata hantu utama di Paris.

    Catacombs dibentuk ketika pemakaman pada akhir abad ke-18, ketika pemakaman Cimetière des Saints-Innocents, yang telah digunakan selama lebih dari 10 abad, menjadi sumber penyakit bagi kota. Pada 1785, hingga 100 tahun kemudian proses pemindahan rangka terus dilakukan. Tulang-tulang jutaan orang akhirnya dipindahkan ke Catacombs, tempat mereka dikumpulkan dan dibuat menjadi dinding-dinding rumit dan pilar-pilar dari adonan semen, tengkorak dan tulang.

    Karena perlakuan tidak hormat terhadap jenazah, penduduk meyakini pemindahan tulang-tulang tanpa ritual membuat Catacombs sebagai salah satu tempat paling berhantu di Bumi. Pengunjung Catacombs melaporkan perasaan disentuh oleh tangan tak terlihat, diikuti, dan beberapa bahkan merasakan sensasi dicekik. Dan beberapa wisatawan lari ketakutan.

    Ingin mencari tahu sendiri apakah ada roh berkeliaran di terowongan bawah tanah Catacombs Paris? Ikuti tur berpemandu mengunjungi Museum Catacombs of Paris. Anda diajak turun lebih dari 60 kaki (18,29 meter) di bawah tanah untuk melihat tumpukan tulang dari lantai hingga ke langit-langit terowongan. Tur sejauh 1,6 km ini menyusuri terowongan yang seluruh dindingnya adalah tulang belulang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?