Minggu, 22 September 2019

Tips Sehat Touring dengan Moge ala Indro Warkop

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indro Warkop Pendiri Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), yang juga Dewan Penasehat HDCI Pusat, berpose saat acara pelantikan Pengurus Daerah HDCI Makassar (23/1).  TEMPO/Fahmi Ali

    Indro Warkop Pendiri Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), yang juga Dewan Penasehat HDCI Pusat, berpose saat acara pelantikan Pengurus Daerah HDCI Makassar (23/1). TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedian Indro Warkop bisa disebut “kepala suku” di komunitas motor gede alias moge Harley Davidson. Personel Warkop Prambors itu meski sudah berusia di atas 60 tahun, masih didaulat sebagai chief of convoy ketika touring. Padahal, touring jarak jauh cukup menguras tenaga. Meskipun para biker punya aturan khusus, setiap dua jam harus rehat dan mengonsumsi air agar terhidrasi.

    Apalagi Harley umumnya,memiliki berat hingga lebih 400 meter. Tentu butuh tenaga dan stamina prima. Lalu apa kiat pria bernama lengkap Indrojojo Kusumonegoro, tetap prima di usia kepala enam bila bermotor? Ia mengaku bukannya tak lelah, namun bisa tetap fit dengan tiga cara.

    Pertama, jangan terlalu banyak makan saat di perjalanan. Alasannya, untuk mengurangi risiko mengantuk yang terjadi saat perut telah terisi. Hembusan angin yang kencang dan kelelahan mengakibatkan masuk angin. Indro menanggulanginya dengan minuman bersoda. Minuman anti masuk angina juga ia siapkan.

    Sesampai di tujuan, terutama di hotel, jangan terlarut dengan pesta atau ngobrol semalaman. Sebaiknya setelah beramah tamah, segera tidur agar saat bangun tubuh sudah fit. Selanjutnya Indro kerap membawa moksa.

    Moksa merupakan rempah-rempah yang biasanya dibungkus kain atau dibentuk cerutu, Biasanya dihangatkan atau dibakar, lalu diletakkan atau didekatkkan ke titik-titik akupuntur. Dengan begitu tubuh menjadi cepat fit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe