5 Destinasi Wisata Unggulan di Nepal, Ada Kuil yang Dikunjungi Lebih 1 Juta Pelancong Tiap Tahun

Rabu, 18 Januari 2023 11:05 WIB

Para penyembah berjalan membawa Chirags, lampu tradisional, ketika seorang anak laki-laki digendong oleh seorang penyembah sambil merayakan festival bubuk vermillion "Sindoor Jatra" di Thimi, di Bhaktapur, Nepal, 15 April 2019. Festival ini dirayakan dengan bernyanyi, menari, memainkan alat-alat tradisional , membawa kereta kuda berbagai dewa di sekitar kota, menawarkan doa dan saling melempar bubuk vermilion untuk menandai Tahun Baru Nepal dan awal musim semi di negara itu. REUTERS/Navesh Chitrakar

TEMPO.CO, Jakarta - Baru-baru ini dikabarkan pesawat maskapai Yeti Airlines jatuh di wilayah Pokhara, Nepal pada Ahad 15 Januari 2023. Pesawat itu dikabarkan membawa 72 orang yang berisi 68 penumpang dan 4 kru pada saat jatuh dari ibu kota Kathmandu pada Minggu.

Tetapi dibalik kabar menyedihkan tersebut, negara yang terletak di kawasan Asia Selatan ini memiliki beragam tempat wisata yang indah yang harus dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup, berikut 5 rekomendasi destinasi wisata saat berkunjung ke Nepal

Destinasi Wisata Nepal

1. Kuil Pashupati Nath

Pashupati adalah salah satu kuil paling terkenal di Nepal dan lokasinya berada di pinggiran ibu kota Nepal, Kathmandu. tidak jauh dari kuil ini juga terdapat Sungai Bagmati. Kuil Pashupati Nath termasuk kuil tertua dan suci di Nepal. Dibangunnya Kuil ini juga didedikasikan untuk dewa Pashupatinath, salah satu dewa kehormatan di Nepal yang juga dikenal sebagai Dewa Siwa.

Umumnya yang berwisata ke sini adalah umat agaka Hindu dengan harapan bisa mendapatkan berkah dari para dewa. kuil ini berhasil masuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1979. Umumnya dalam satu tahun ada lebih dari satu juta wisatawan yang berkunjung ke sini.

Advertising
Advertising

Baca: Kuil pashupatinath di Nepal Kembali Dibuka Setelah Ditutup Selama 8 Bulan

2. Danau Phewa

Tempat selanjutnya yang menarik untuk dikunjungi wisatawan saat ke Nepal adalah Danau Phewa yang beraea di pinggir Danau Pokhara yang merupakan sebuah kota di Nepal tengah. Kota ini merupakan asal kerajaan-kerjaan yang terkenal di Nepal. Daya tarik yang dimiliki Danau Phewa adalah Puncak Annapurna yang menyejukkan mata.

Di pinggir selatan danau juga terletak istana kerajaan dan dari seluruh wilayah pemandangan di tempat wisata ini berpusat di tepi tengah danau dan juga area berkemahnya. Selain itu, jalan utama di pinggir danau pun dilengkapi hotel, restoran dan juga pusat perbelanjaan. dan saat berkunjung kesini wisatawan dapat menyewa perahu kecil warna-warni untuk menikmati keindahan danau ini.

3. Taman Nasional Chitwan

Selain berkunjung ke tempat-tempat penuh sejarah, wisatawan bisa berkunjung ke alam saat berada di Nepal, tepatnya ke Taman Nasional Chitwan. Taman ini merupakan taman nasional yang dibuat khusus untuk wisatawan menyaksikan satwa liar dan merasakan suasana safari.

Iklim di Chitwan yaitu iklim muson tropis yang mana berbeda sekali dengan mayoritas iklim di Nepal. di taman ini hidup banyak binatang liar seperti badak, macan tutul, harimau, kerbau, rusa, beruang dan masih banyak lainnya.

Selain itu lumba-lumba air tawar serta buaya juga hidup di sungai sekitaran taman nasional ini tetapi mereka jarang menampakkan diri. saat mengunjungi tempat ini wisatawan bisa melakukan tur keliling taman ini berjalan kaki maupun naik gajah. Chitwan juga masuk dalam daftar situs warisan budaya UNESCO.

4. Museum Patan

Museum ini terletak di istana kerajaan tua di daerah Patan Dubar Square. museum ini sempat terpilih sebagai salah satu museum terbaik di Asia Selatan. Austria menyumbang dana untuk mempercantik interior museum ini sehingga menjadi sangat indah. Selain itu, hal yang menarik di museum ini adalah adanya ornamen Hindu dan Buddha di Lembah Kathmandu.

5. Bhaktapur Dubar Square

Terletak di pusat Bhaktapur di tenggara Kathmandu, Bakhtapur sering disebut sebagai Bhadgaon yang dalam bahasa Nepal berarti “Kota Beras” atau juga “Kota Orang Saleh”. Saat berkunjung ke sini wisatawan dapat merasakan bagaimana kehidupan di Nepal pada abad pertengahan.

Pada masa kejayaannya, terdapat 172 kuil di Bhaktapur dan dikelilingi oleh beragam pagoda sehingga dikenal sebagai “museum terbuka”. Namun pada 2015, terjadi gempa dan bangunan-bangunan di situ banyak yang rusak parah.

RECHA TIARA DERMAWAN

Baca juga: Yeti dan Kontroversinya Saat Jadi Maskot Pariwisata Nepal 2020

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Berita terkait

Akhir Pekan ini Bandung Arts Festival ke-10 Digelar di Hutan Babakan Siliwangi

22 menit lalu

Akhir Pekan ini Bandung Arts Festival ke-10 Digelar di Hutan Babakan Siliwangi

Sanggar Olah Seni (SOS) menggelar Bandung Arts Festival yang ke-10 pada akhir pekan ini, 19-21 Juli 2024 di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Baca Selengkapnya

5 Destinasi Wisata di Bekasi yang Wajib Dikunjungi, Termasuk Situ Rawa Gede dan Hutan Kota Bekasi

3 jam lalu

5 Destinasi Wisata di Bekasi yang Wajib Dikunjungi, Termasuk Situ Rawa Gede dan Hutan Kota Bekasi

Memiliki jarak yang dekat dengan Jakarta, Bekasi punya beragam destinasi wisata. Berikut rekomendasi 5 di antaranya.

Baca Selengkapnya

Gempa Lagi dari Laut Sebelah Barat Laut Enggano, Malam Ini M5,7

1 hari lalu

Gempa Lagi dari Laut Sebelah Barat Laut Enggano, Malam Ini M5,7

BMKG mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 5,7 terjadi dari laut, 114 kilometer barat laut Enggano, Bengkulu, pada Kamis malam ini, 18 Juli 2024.

Baca Selengkapnya

3 Alasan Singapura Destinasi Wisata Ramah Muslim untuk Keluarga

3 hari lalu

3 Alasan Singapura Destinasi Wisata Ramah Muslim untuk Keluarga

Menurut sebuah laporan, menempatkan Singapura dalam peringkat teratas destinasi ramah muslim di antara negara non OKI

Baca Selengkapnya

Gempa Tektonik M5,6 di Laut Maluku Utara, BMKG: Terasa Hingga Manado dan Minahasa

3 hari lalu

Gempa Tektonik M5,6 di Laut Maluku Utara, BMKG: Terasa Hingga Manado dan Minahasa

BMKG menyatakan, gemp tektonik terjadi Rabu 17 Juli 2024 pukul 06.39.32 WIB di wilayah Pantai Utara Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Jawa Timur, dari Pantai Hingga Gunung

3 hari lalu

Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Jawa Timur, dari Pantai Hingga Gunung

Dari Malang hingga Madura, hampir semuanya memiliki karakteristik yang berbeda. Berikut rekomendasi destinasi wisata alam di Jawa Timur.

Baca Selengkapnya

Tim Penyelamat Temukan 11 Jenazah Korban Tanah Longsor di Nepal

3 hari lalu

Tim Penyelamat Temukan 11 Jenazah Korban Tanah Longsor di Nepal

Temuan 11 mayat itu berasal dari dua bus yang hanyut akibat tanah longsor pada Jumat pekan lalu.

Baca Selengkapnya

Top 3 Tekno: Mengenal Hash Password, Gempa Batang, dan Viral #PrayforGorontalo

6 hari lalu

Top 3 Tekno: Mengenal Hash Password, Gempa Batang, dan Viral #PrayforGorontalo

Topik tentang hash password, yaitu mengamankan password dengan mengubahnya jadi serangkaian karakter unik menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno.

Baca Selengkapnya

5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

6 hari lalu

5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

Destinasi hutan pinus terdapat di berbagai daerah di Indonesia, antara lain di Bogor hingga Malang. Termasuk Hutan Pinus Mangunan di Yogyakarta.

Baca Selengkapnya

Gempa Datang Bikin Resah Warga Batang, Sesar Mana yang Aktif?

6 hari lalu

Gempa Datang Bikin Resah Warga Batang, Sesar Mana yang Aktif?

Meski tak merusak seperti yang terjadi pada Ahad, 7 Juli, lalu, getaran gempa terkini membuat warga Batang dicekam kekhawatiran.

Baca Selengkapnya