3 Pilihan Tempat Wisata Tak Biasa Merayakan Imlek di Macau

Kamis, 15 Februari 2018 07:38 WIB

Macau. Bookajourney.com

TEMPO.CO, Jakarta - Hampir setiap tahun, Macau selalu menjadi kota tujuan para wisatawan dari berbagai negara untuk merayakan Imlek. Sebab, wilayah di pesisir selatan Cina ini selalu punya pertunjukan spektakuler untuk merayakan pergantian tahun.

Pertunjukan dalam rangka imlek itu, antara lain, pawai, pentas seni, hingga sirkus. Hampir semua pegelaran berpusat di Macau Tower. Namun, bila Anda ingin merencanakan destinasi yang berbeda, tiga tempat wisata yang dikutip dari planetware.com dan china-macau.com ini patut dicoba.

  1. Matsu Temple

Dikenal dengan nama A-Ma, Matsu Temple merupakan kuil tertua di kota bekas jajahan Portugis itu. Saat era Dinasti Ming, tepatnya pada 1.488, tempat ibadah ini dibangun untuk memperingati Matsu, sang dewi nelayan.

Di sana ukiran berbau kehidupan bahari dan benda-benda pelayaran tradisional akrab menjamu mata di tiap sudut. Hingga kini, kuil masih aktif digunakan penduduk setempat untuk beribadah.

Bahkan, tiap April-Mei (dalam penanggalan Cina setiap tanggal 23 bulan ketiga), digelar Festival A-Ma yang menampilkan beragam tari tradisional dan kuliner khas daerah itu.

  1. Nam Van Lake Cybernetic Fountain
Advertising
Advertising

Macau tak hanya indah karena sarat akan nilai-nilai tradisional, tapi juga teknologi yang dikeas dalam obyek-obyek wisatanya. Di danau ini, misalnya, dibangun air mancur yang fenomenal oleh perusahaan gabungan Spanyol dan Portugis.

Air mancur itu menampilkan 86 semburan sekali atraksi dibarengi ratusan pencaran berbagai warna cahaya. Ada 288 lampu sorot yang menjadi sumber penerangan. Atraksi paling ditunggu-tunggu adalah semburan air setinggi 80 meter.

Tak hanya menampilkan pertunjukan visual, kemeriahan wisata malam hari itu makin megah karena adanya iringan penampilan para musikus lokal. Pertunjukan bisa disaksikan secara gratis.

  1. Senado Square

Disebut juga Largo do Senado. Senado Square merupakan alun-alun tempat banyak orang berkumpul. Areanya cukup luas, yakni mencapai 3.700 meter persegi. Bangunan di sekitarnya bernuansa fusi Cina-Portugis.

Di tempat ini, beragam pertunjukan budaya ditampilkan setiap hari, bahkan setiap jam. Banyak orang berjualan makanan atau pernak-pernik khas Macau.

Lokasi tersebut kerap dibidik fotografer untuk memotret interaksi turis dengan penduduk setempat. Pada 2005, UNESCO menetapkannya sebagai salah satu warisan dunia.

Artikel lain: Pertunjukan Wayang Potehi Sambut Perayaan Imlek di Temanggung

Berita terkait

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Dimulai, Tetap Meriah meski Pindah Lokasi

6 Maret 2024

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Dimulai, Tetap Meriah meski Pindah Lokasi

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2024 mengedepankan edukasi budaya Tionghoa Mataram yang belum banyak dikenal masyarakat.

Baca Selengkapnya

Menikmati Bebek Peking, Nasi Hainan, dan Ayam Char Siu di Festival Pecinan Banyuwangi

26 Februari 2024

Menikmati Bebek Peking, Nasi Hainan, dan Ayam Char Siu di Festival Pecinan Banyuwangi

Selain bebek peking, di sepanjang puluhan deretan stan tersebut juga tersedia berbagai kuliner khas Tionghoa lainnya di Festival Pecinan Banyuwangi.

Baca Selengkapnya

Detik-detik Tradisi Cap Go Meh 2024 yang Dirayakan Hari Ini

24 Februari 2024

Detik-detik Tradisi Cap Go Meh 2024 yang Dirayakan Hari Ini

Di Indonesia Cap Go Meh salah satu festival terbesar yang digelar di beberapa daerah. Masing-masing memiliki cara khas dalam memeriahkan Cap Go Meh.

Baca Selengkapnya

Asal Usul Tradisi Menyantap Ronde saat Cap Go Meh, Terinspirasi Koki Istana Zaman Dinasti Han

23 Februari 2024

Asal Usul Tradisi Menyantap Ronde saat Cap Go Meh, Terinspirasi Koki Istana Zaman Dinasti Han

Di zaman Dinasti Han, seorang koki istana diberi libur untuk bertemu keluarganya saat Cap Go Meh setelah menyajikan ronde kepada kaisar

Baca Selengkapnya

4 Larangan Saat Perayaan Cap Go Meh, Termasuk Potong Rambut dan Cuci Pakaian

20 Februari 2024

4 Larangan Saat Perayaan Cap Go Meh, Termasuk Potong Rambut dan Cuci Pakaian

Ada sejumlah larangan saat Cap Go Meh. Sebaiknya tidak dilakukan.

Baca Selengkapnya

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Rp 15.623 per Dolar AS, Bagaimana dengan Esok?

19 Februari 2024

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Rp 15.623 per Dolar AS, Bagaimana dengan Esok?

Pelemahan nilai rupiah di perdagangan sore ini disebabkan oleh dua faktor, yakni internal dan eksternal.

Baca Selengkapnya

Penumpang LRT Jabodebek Capai 122.671 Orang Selama Libur Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek

16 Februari 2024

Penumpang LRT Jabodebek Capai 122.671 Orang Selama Libur Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek

LRT Jabodebek mulai menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian terutama pada moment libur panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek.

Baca Selengkapnya

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2024, Ini Sederet Perubahannya

15 Februari 2024

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2024, Ini Sederet Perubahannya

Perubahan pada waktu dan tempat pelaksanaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta ke-19 kali ini dikarenakan bertepatan dengan penyelenggaraan Pemilu.

Baca Selengkapnya

Kue Keranjang Sajian Khas Imlek hingga Cap Go Meh, Simak Asal-Usul dan Maknanya

15 Februari 2024

Kue Keranjang Sajian Khas Imlek hingga Cap Go Meh, Simak Asal-Usul dan Maknanya

Tahun Baru Imlek merupakan hari raya yang paling penting dalam budaya masyarakat Tionghoa. Kue keranjang menjadi kue terlaris.

Baca Selengkapnya

Mobil Otonom Waymo Diamuk Massa di San Fransisco, Ini yang Terjadi

14 Februari 2024

Mobil Otonom Waymo Diamuk Massa di San Fransisco, Ini yang Terjadi

Sebuah mobil otonom atau tanpa pengemudi dibakar massa saat perayaan Tahun Baru Imlek di San Fransisco, Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya