Kamis, 21 September 2017

Trik Menghindari Keramaian Saat Liburan di Bali

Rabu, 13 September 2017 | 17:37 WIB
Warga berbusana adat Bali berlari sembari mengusung keranjang berisi dua kilogram pasir pantai saat mengikuti lomba kemerdekaan di Pantai Kuta, Bali, 17 AGustus 2017. ANTARA FOTO

Warga berbusana adat Bali berlari sembari mengusung keranjang berisi dua kilogram pasir pantai saat mengikuti lomba kemerdekaan di Pantai Kuta, Bali, 17 AGustus 2017. ANTARA FOTO.

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai destinasi wisata yang demikian kondang di dunia, Pulau Bali tak pernah sepi turis. Kadang keadaan ini bikin tak nyaman mereka yang ingin suasana lebih tenang,

Nah ini ada panduan agar bisa menikmati libur di Bali tanpa berbenturan dengan wisatawan lain :

1. Pilih bulan yang tepat untuk berlibur
Meski tidak ada waktu yang buruk berlibur ke Bali, tapi tentunya memilih waktu yang tepat adaah salah satu alasan Bali bisa dijadikan tempat untuk rehat sejenak. Sudah jadi rahasia umum jika libur akhir tahun (Desembe-Januari) merupakan titik puncak kunjungan ke Bali. Selain itu bulan Juni-Agustus juga ramai, karena libur anak sekolah. Ini berbarengan pula dengan hari libur musim panas untuk negara-negara Barat.

Waktu yang tepat ke Bali adalah bulan September-Desember, yakni waktunya musim hujan. Bali tidak sepadat bulan-bulan yang disebutkan tadi.

2. Piih waktu yang tepat
Tanah Lot dikenal luas karena keindahan matahari terbenam. Sedangkan Pantai Kuta diketahui banyak dikunjungi pada malam hari. Untuk pergi ke kedua tempat itu dan bisa menikmatinya, datanglah ke Tanah Lot pada siang hari. Keindahannya tak kalah dahsyat karena kemegahan budaya Tanah lot sebagai pura laut. Sedangkan pantai Kuta bisa dinikmati pada pagi hari sambil menunggang kuda


3. Bangunlah pagi hari
Ketika para wisatawan lain masih dalam keadaan mabuk karena banyaknya menenggak bir di malah hari, itu waktunya untuk menikmati Bali. Bangunlah pagi hari, pergi ke pantai untuk menyaksikan matahari terbit, berselancar, berbelanja di pasar tradisional dan bisa mengamati cara sembahyang masyarakat Bali. Pagi hari juga bisa untuk melakukan perjalanan lain demi menghindari lalu lintas serta jam sibuk.

4. Perjalanan anti mainstream
Jika Anda ingin menikati pulau Bali secara eklusif, carilah tempat atau pantai yang tersembunyi. Pilih aternatif wisata yang kurang populer, Bali tidak kekurangan pantai untuk berjemur dan banyaknya hamparan sawah yang indah.

5. Pakai kendaraan sendiri
Di Bali banyak tempat penyewaan sepeda motor. Ini pilihan baik jika Anda punya keinginan untuk menjelajahi pulau Bali daripada hanya tinggal di satu tempat saja. Lakukan ini untuk memberikan kebebasan Anda berkeliaran dan menikmati Bali. Sepeda motor juga membuat Anda berkeliling lebih cepat daripada mobil.

6. Hindari agen perjalanan.
Setiap orang yang memilih agen perjalanan yang sama akan berakhr di tempat yang sama bukan? Jika memungkinkan, pilih agen perjalanan lokal dan cobalah melakukan perjalanan sendiri. 

Atau, jika Anda memiliki transportasi sendiri dan tahu persis ke mana harus pergi, segera pekerjakan pemandu lokal. Kelebihannya adalah, panduan tersebut lebih mengenal tujuan spesifik dan Anda masih bebas menentukan ke mana harus pergi.

7. Berteman dengan penduduk lokal
Tidak sulit berteman dengan orang Bali, hanya tersenyum dan memulai percakapan. Orang Bali bangga dengan tanah mereka yang indah. Jika Anda bertanya dengan baik, mereka akan menberikan rahasia  tempat terbaik dan tersembunyi untuk dinikmati.

8, Pergi ke Utara Bagian di Bali
Bali paling berkembang dan ramai di daerah selatan. Di situlah semuanya: Kuta, Bukit Peninsula, Nusa Dua, Seminyak, dan banyak lagi. Perjalanan lebih jauh ke Utara dan temukan cagar alam yang dahsyat di Taman Nasional Bali Barat, tempat menyelam yang indah di Menjangan, dan banyak lagi

The Culture Trip| ALIA F


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.