Indonesia akan Bawa Arca Ganesha ke Festival Europalia 2017

Rabu, 12 Juli 2017 | 17:08 WIB
Indonesia akan Bawa Arca Ganesha ke Festival Europalia 2017
Petugas melakukan upaya konservasi pada arca Ganesha hasil evakuasi di Balai Penyelamatan Benda Purbakala Mpu Purwo, Malang, (31/03). Arca Ganesha menunggang tikus yang diklaim merupakan satu-satunya di Indonesia tersebut diperkirakan dibuat pada aba

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia akan membawa arca Ganesha dari Candi Banon, Magelang, Jawa Tengah ke festival seni budaya bergengsi di Eropa, Europalia 2017. Festival ini berlangsung pada 10 Oktober 2017 hingga 21 Januari 2018.

Arca Ganesha akan ditampilkan pada pameran Archipel yang memperlihatkan budaya maritim Indonesia. "Arca Ganesha ini salah satu benda yang sangat diinginkan oleh Europalia Internasional untuk dipamerkan di sana. (maka) Kita akan membawa arca aslinya ," kata anggota tim ahli maritim untuk Europalia, Singgih Trisulistiono, Jakarta, Selasa, 11/7.

Singgih Trilustiono mengatakan arca Ganesha tersebut adalah bentuk interaksi Indonesia dengan negara lain yaitu India. Menurut dia, banyak seni budaya Indonesia yang merupakan pertukaran dengan budaya lain. "Arca ini menggabarkan bahwa orang Indonesia sudah terbuka dengan dunia luar sejak dulu," kata dia.

Pameran Archipel menjadi salah satu tajuk utama dalam pameran yang akan digelar di Belgia dan beberapa negara Eropa.

Singgih mengatakan pameran Archipel ini penting untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa budaya maritim Indonesia telah tebentuk beribu tahun sebelum Masehi.

Benda-benda yang dipamerkan juga dibagi dalam empat periode, seperti periode kuno, periode pramodern, periode awal modern dan periode modern.

Selain memamerkan arca, Indonesia juga akan memamerkan replika perahu nusantara, peralatan perunggu, patung dan lainnya.

Pada perhelatan itu Indonesia sebagai negara tamu akan membawa 400 seniman terbaik mulai dari seni lukis, musik, instalasi, film, tari dan lainnya untuk mengangkat keberagaman seni dan budaya Indonesia.



ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan