Senin, 17 Desember 2018

Tips Berlibur Seru ke Yogyakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berada di kawasan wisata Pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta, 27 Juni 2017. Saat libur lebaran 2017 sejumlah destinasi wisata pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta dipadati oleh pengunjung. ANTARA FOTO

    Pengunjung berada di kawasan wisata Pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta, 27 Juni 2017. Saat libur lebaran 2017 sejumlah destinasi wisata pantai di Daerah Istimewa Yogyakarta dipadati oleh pengunjung. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada beragam tempat wisata baru yang seru di Yogyakarta dan sekitarnya. Agar tidak menyesal karena tidak tepat memilih lokasi, Anda harus berhitung dengan cermat sebelum berangkat ke sana. Setidaknya, ada empat hal yang harus Anda perhatikan sebelum merapat ke Yogyakarta.

    Pertama, cari Informasi lengkap tentang Yogyakarta. Referensi objek wisata seperti Pantai Krakal atau Kebun Buah Mangunan, bisa menjadi pilihan menarik.            

    Kedua, siapkan sarana transportasi dari kotamu.  Cari tiket kereta api atau pesawat yang masih tersedia. Menggunakan transportasi umum, seperti kereta api dapat menghemat biaya dan lebih mudah.

    Ketiga, soal akomodasi atau penginapan. Tentukan hotel yang akan Anda singgahi selama liburan. Untuk penginapan, wisatawan bisa memilih sesuai dengan kondisi keuangannya.

    Dan keempat, pilih kendaraan lokal di Yogyakarta. Biasanya, hotel tempat wisatawan menginap memberikan referensi penyewaan kendaraan. Untuk sewa mobil termasuk dengan supir mulai dari Rp. 500.000 – Rp. 700.000. Sedangkan motor lebih murah, sekitar Rp. Rp. 60.000 – Rp. 150.000.               

    Apabila keempat hal di atas telah disiapkan, liburan Anda  di Yogyakarta sudah pasti bisa dilaksanakan. Untuk lebih jelasnya, simak video tips dari Tempo Channel berikit ini.

    INDRA SETIAWAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.