Minggu, 25 Februari 2018

Badung Festival Bahari di Bali Sedot Ribuan Peserta

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 20 Mei 2017 15:28 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Badung Festival Bahari di Bali Sedot Ribuan Peserta

    Seniman membawakan Tari Barong Ket saat Barong Festival Regeneration di Pura Taman Ayun, Kabupaten Badung, Bali, 14 Juli 2016. Festival Tari Barong juga sekaligus berguna untuk mengenalkan kebudayaan khas Bali kepada wisatawan mancanegara. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 3.000 peserta dari kalangan masyarakat lokal di Pulau Dewata dan wisatawan mancanegara berpartisipasi memeriahkan hari pertama Badung Festival Bahari 2017 di Tanjung Benoa, Bali. Festival berlangsung pada  19-21 Mei.

    "Para peserta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan dan atraksi yang ditampilkan panitiai," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Badra di Tanjung Benoa, Bali, Jumat, 19/5.

    Ia mengatakan terdapat berbagai macam kegiatan dalam festival, seperti kompetisi surfing, kompetisi renang yang diikuti Balwisata di Bali, Dragon Boat, turnamen memancing di laut dan parade jukung tradisional.

    Selain itu, dalam kegiatan ini juga diisi kegiatan parade marching band Universitas Udayana dan pagelaran senderatari Baruna Murti yang juga melibatkan ribuan orang.

    "Hari ini ada ribuan peserta berpartisipasi dalam tarian nelayan secara massal," kata Made Badra.Tari yang ditampilkan, antara lain, tarian sekar jepun, gong kebyar. Lalu ada parade jegeg bagus Badung 2017. "Dan parade raja dan ratu yang diikuti tamu hotel di Kawsan Nusa Dua," kata Made Badra.

    Lokais Festival Bahari Tahun 2017 ini kian banyak sehingga mampu menggaet peserta hingga 20 ribu orang. "Kami menargetkan untuk kunjungan wisatawan di acara Festival kali ini mampu menggaet 4.000 wisatawan," kata Made Badra.

    Badra menambahkan, kegiatan ini akan disempurnakan ditahun berikutnya.

    ANTARA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.