Ritual Pujawali Menambah Daya Tarik Wisata Tanah Lot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan berfoto dengan latar batu-batu karang di kawasan wisata Pura Tanah Lot, Tabanan, Bali, 8 Juli 2016. Kawasan tersebut menyajikan batu-batu karang dan pura yang berada diatasnya dengan berlatar pemandangan matahari terbenam di laut lepas. TEMPO/Johannes P. Christo

    Sejumlah wisatawan berfoto dengan latar batu-batu karang di kawasan wisata Pura Tanah Lot, Tabanan, Bali, 8 Juli 2016. Kawasan tersebut menyajikan batu-batu karang dan pura yang berada diatasnya dengan berlatar pemandangan matahari terbenam di laut lepas. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Tabanan  - Kegiatan ritual Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot, Kediri, Kabupaten Tabanan, kian menambah daya tarik objek wisata tersebut. Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah di Bali menghadiri kegiatan, selama empat hari, tanggal 19-22 April 2017, tersebut,

    "Ribuan umat yang melakukan persembahyangan secara bergantian di pura kuno peninggalan abad XVI yang lokasinya menjorok ke laut itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara," kata Manajer Operasional Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot, Toya Adnyana, diTabanan, Kamis, 20/4.

    Ia mengatakan, antrean umat untuk melaksanakan persembahyangan itu terjadi sejak pagi hingga malam hari. Akibatnya iring-iringan umat itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang guna menikmati keindahan wisata Tanah Lot.

    "Tidak jarang, wisatawan juga mengabadikan momentum, terutama menjelang sore hari, karena kunjungan wisatawan semakin bertambah. Mereka ikut berbaur di bibir pantai bersama umat," ujar Toya Adnyana.

    Ia menjelaskan tak jarang bahkan para pelancong rela menunggu seharian untuk mengabadikan kegiatan yang tidak bisa ditemukan di negaranya itu.

    Puncak kegiatan ritual tersebut dilaksanakan pada Rabu,19 April 2017, sejak 01.00 Wita dinihari sampai 23.00 dengan dipimpin Pemangku Gede Pura tersebut Mangku Semudra.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.