Menikmati Blue Fire di Kawah Ijen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati matahari terbit di balik lereng perbukitan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jatim, 6 September 2014. TEMPO/Subekti

    Wisatawan menikmati matahari terbit di balik lereng perbukitan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jatim, 6 September 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bondowoso - Lebih-kurang 3.000 wisatawan membanjiri kawasan wisata kawah Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Jumat, 6 Mei 2016. Pemandangan alam sekitar kawah Ijen serta blue fire menjadi daya pikat wisatawan domestik maupun mancanegara. Mereka berbondong-bondong ke kawah Ijen.

    Kepala Resor Konservasi Wilayah Kawah Ijen Sigit Haribowo mengatakan libur panjang akhir pekan ini, kawasan wisata kawah Ijen diserbu wisatawan. Sekitar 3.000 wisatawan datang ke kawasan kawah Ijen. Obyek wisata ini dibuka mulai pukul 01.00 WIB hingga 12.00 WIB. Sigit mengatakan pemandangan blue fire di kawah Ijen menjadi daya tarik utama wisatawan.

    "Puncak-puncaknya kunjungan wisatawan ke Ijen ini diperkirakan pada Sabtu besok, 7 Mei 2016," tuturnya, Jumat, 6 Mei 2016.

    Wisata kawah Ijen baru dibuka pada 01.00 WIB. Jadi pemandangan blue fire di kawah Ijen hanya bisa dilihat sejak buka hingga menjelang matahari terbit. Namun tidak semua wisatawan yang menuju ke kawasan Ijen kemudian naik dan melihat api biru di kawah Ijen.

    Ada wisatawan yang hanya masak-memasak dan melihat pemandangan alam di sekitar kawah Ijen kemudian pulang. Sejuknya hawa pegunungan membuat wisatawan betah untuk berlama-lama di obyek wisata yang kawasannya mencakup dua kabupaten, yakni Bondowoso dan Banyuwangi.

    Camat Sempol Tjagar Alam mengatakan wisatawan yang berkunjung ke kawah Ijen sudah mulai terlihat sejak Kamis, 5 Mei 2016. "Pengendara roda dua yang mendominasi," kata Tjagar dihubungi Tempo, Jumat siang, 6 Mei 2016. Lonjakan kunjungan wisatawan ke kawah Ijen pada libur panjang akhir pekan ini berpengaruh pada hunian kamar hotel di kawasan Ijen, Kecamatan Sempol. "Hotel dan homestay di kawasan Perkebunan kopi di Kalisat Jampit penuh dengan wisatawan," katanya.

    Dia mencontohkan, kamar di Hotel Arabica, Kebun Kalisat Jampit, ada 28 kamar (VIP 4 kamar, standar 7 kamar, dan ekonomi 17 kamar) dengan daya tampung 60 orang. Ada juga rumah dinas kebun yang ditempati karyawan PTPN XII Kebun Kalisat Jampit juga dimanfaatkan untuk hunian tamu yang datang ke Sempol. Ada 20 rumah dinas dengan daya tampung 40 orang. Di samping itu ada juga Guest House Jampit dan homestay dengan daya tampung 30 orang.

    Sementara itu, kunjungan wisatawan kawah Ijen berdasarkan data pihak Resor Konservasi Sumber Daya Alam di Bondowoso menyebutkan, jumlah pengunjung wisata yang melalui Pos Malabar pada Januari sebanyak 9.252 orang, Februari 5.644 orang, dan Maret 5.437 orang. Sedangkan pada April hingga 14 April 2016, sebanyak 3.173.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.