Pelesir ke Padang, Wisatawan Kunjungi Pulau-pulau Kecil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung pantai berfoto selfie di sebuah pantai di Padang, Sumatera Barat, 3 Maret 2016. Menurut BMKG, gempa ini terjadi pada Rabu Malam pukul 19.49 WIB. REUTERS/Darren Whiteside

    Pengunjung pantai berfoto selfie di sebuah pantai di Padang, Sumatera Barat, 3 Maret 2016. Menurut BMKG, gempa ini terjadi pada Rabu Malam pukul 19.49 WIB. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Padang - Wisatawan yang datang ke Padang, Sumatera Barat, selama long weekend Kamis-Minggu, 5-8 Mei 2016, memadati pantai-pantai di Padang serta pulau-pulau kecil, seperti Pantai Padang, Sungai Pinang, Pulau Swarnadwipa, Pulau Pagang, dan Pulau Pasumpahan. Sebagian besar wisatawan berasal dari Provinsi Jambi, Riau, dan Bengkulu.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi mengatakan tingkat hunian hotel di Padang selama libur panjang ini juga penuh. “Kami sudah cek ke 29 hotel di Padang, hampir semua penuh 100 persen, hanya tinggal 1 kamar president suite di Hotel Grand Zuri, 2 kamar di Hotel D’Dhave, dan 4 kamar di Hotel An-Nabawi di lantai atas yang tidak pakai lift,” ucap Medi, Jumat, 6 Mei 2016.

    Membeludaknya wisatawan ke Padang selama libur panjang akhir pekan ini, ujar Medi, karena ada beberapa acara reuni di Padang. Untuk menjaga keselamatan wisatawan di pantai, telah disiapkan Padang Bay Watch dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Padang.

    Selain ke pulau-pulau kecil di Padang, wisatawan yang bermalam di Padang mengunjungi kawasan Mandeh di Pesisir Selatan yang hanya berjarak 54 kilometer dari Padang melalui jalur darat. Selain lewat darat, perjalanan ke Mandeh sudah bisa ditempuh menggunakan kapal dari Padang. Hari ini kapal Bintang Mandeh yang melayani wisatawan dari Padang ke Mandeh mulai dioperasikan.

    Kapal yang dikelola Koperasi Pesona Wisata Sumatera Barat berkapasitas 70 orang itu hari ini berangkat membawa wisatawan dari Pelabuhan Muaro Padang ke Mandeh dalam waktu dua jam. Sepanjang perjalanan, wisatawan dapat menikmati pemandangan Teluk Bayur, Teluk Bungus, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, seperti Pulau Pisang, Pulau Pagang, Pulau Pasumpahan, Pulau Sikuai, serta pulau-pulau kecil di kawasan Mandeh.

    Kawasan Mandeh memiliki banyak pulau-pulau kecil, seperti Pulau Marak, Traju, Sironjong Gadang, Sironjong Ketek, Setan Gadang, Setan Ketek, dan yang paling besar adalah Pulau Cubadak.

    Pegiat wisata Sumatera Barat yang juga pengurus Koperasi Pesona Wisata Sumatera Barat, Zuhrizul Chaniago, menuturkan wisatawan yang naik kapal Bintang Mandeh dihibur dengan atraksi kesenian Mandeh di salah satu pulau. Selain itu, wisatawan jbisa snorkeling dan diving di kawasan Mandeh.

    “Masyarakat Mandeh sudah banyak kami latih untuk menyambut wisatawan, mulai pembuatan homestay, guide, kemampuan bahasa Inggris, kuliner, hingga penyewaan perahu, agar masyarakat siap menyambut wisatawan,” katanya.

    FEBRIANTI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.