Petugas Temukan Jejak Harimau di Jalur Pendakian Semeru

Reporter

Anggota tim Ekspedisi Eksplorasi Ranu Tompe saat bergerak ke dalam hutan di sekitar Ranu Tompe (7/10). Dari kegiatan ekspedisi ini ditemukan bekas tapak kaki, cakaran, dan kotoran macan tutul dan juga jejak yang diduga Harimau Jawa yang dikira sudah punah. TEMPO/Abdi Purmono

TEMPO.CO, Lumajang - Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menemukan jejak harimau bertebaran di kawasan Savana Oro-oro Ombo. Kepala Seksi Pengelolaan Wilayah III Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Budi Mulyanto mengatakan jejak tersebut terlihat saat petugas melakukan survei jalur pendakian  Gunung Semeru belum lama ini.

Survei dilakukan sebelum petugas membuka secara resmi jalur pendakian yang sempat ditutup. "Ada jejak binatang mamalia besar bertebaran di Oro-oro Ombo. Belum tahu itu jejak harimau tutul atau harimau besar," kata Budi ketika dihubungi, Kamis, 21 April 2016.

Penemuan jejak harimau menandakan bahwa satwa liar Taman Nasional  leluasa bergerak di jalur pendakian. Ketika pendakian ditutup untuk pemulihan ekosistem, kata dia, satwa liar ini seolah bebas bepergian kemana-mana tanpa harus berpapasan dengan manusia. "Jejaknya masih baru," katanya.

Sebelumnya, pada musim pendakian tahun lalu sekelompok pendaki juga sempat menjumpai harimau di jalur pendakian. Kejadian ini sempat menggegerkan pendakian Semeru. Para pendaki bersembunyi karena takut diserang.

Budi menuturkan petugas juga menjumpai  jalur pendakian yang tertimbun longsor serta terhalang pohon tumbang. Namun secara umum jalur tersebut sudah layak untuk dilewati para pendaki. "Jalur yang terkena longsor sudah kami benahi dan pohon tumbang sebagian sudah dibersihkan," katanya.

Terhadap pohon tumbang yang merintangi jalan, petugas sengaja tidak menyingkirkan seluruhnya. Hal itu dilakukan agar tantangan para pendaki kian bertambah. Keberadaan pohon yang merintangi jalur dinilai menjadi warna tersendiri. "Jalur pendakian dari Ranupane hingga Kalimati sudah layak dilewati," katanya.

Namun, sebelum resmi membuka jalur pendakian, petugas Taman Nasional lebih dulu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi. "Perlu pertimbangan dari vulkanologi serta pihak-pihak terkait. Bila tidak ada aral melintang, jalur pendakian bisa dibuka awal Mei," katanya.

DAVID PRIYASIDHARTA






Di Gunung Muria, Habitat Macan Tutul Berubah Jadi Kebun dan Ladang

27 September 2022

Di Gunung Muria, Habitat Macan Tutul Berubah Jadi Kebun dan Ladang

Macan tutul adalah jenis kucing besar yang masih tersisa di Pulau Jawa. Belakangan kerap ke luar hutan.


Yuk, Mengenal 3 Jenis harimau Asli Indonesia

8 Juli 2022

Yuk, Mengenal 3 Jenis harimau Asli Indonesia

Pada 1800-an terdapat pembukaan lahan hutan di Jawa untuk perkebunan sehingga mengusik habitat harimau.


Wapres Ma'ruf Amin Mengaku Betah di Huntap dan Huntara Penyintas Erupsi Semeru

2 Juni 2022

Wapres Ma'ruf Amin Mengaku Betah di Huntap dan Huntara Penyintas Erupsi Semeru

Wapres Ma'ruf Amin mengunjungi para penyintas erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.


Terdakwa Penendang Sesajen Gunung Semeru Dituntut 7 Bulan Penjara

25 Mei 2022

Terdakwa Penendang Sesajen Gunung Semeru Dituntut 7 Bulan Penjara

Kasus penendangan sesajen di Gunung Semeru kini telah memasuki persidangan dengan agenda penuntutan. Terdakwa dituntut 7 bulan penjara.


Kawasan Wisata Gunung Bromo Aman dari Erupsi Gunung Semeru

5 Desember 2021

Kawasan Wisata Gunung Bromo Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Kendati kawasan Gunung Bromo berada dalam satu wilayah taman nasional dengan Gunung Semeru, tidak ada implikasi dari erupsi kemarin.


Begini Kondisi Dua Kecamatan Terdampak Erupsi Semeru di Lumajang

5 Desember 2021

Begini Kondisi Dua Kecamatan Terdampak Erupsi Semeru di Lumajang

Kepulan asap terlihat di sejumlah titik lokasi bencana yang menandakan material vulkanik erupsi Semeru masih panas.


Jalur Penghubung Lumajang dan Malang via Piket Nol Ditutup Total

4 Desember 2021

Jalur Penghubung Lumajang dan Malang via Piket Nol Ditutup Total

Semua kendaraan dari arah Malang menuju Kabupaten Lumajang dialihkan untuk kembali melewati Probolinggo.


Hampir Semua Rumah di Satu Dusun Lumajang Hancur Akibat Erupsi Gunung Semeru

4 Desember 2021

Hampir Semua Rumah di Satu Dusun Lumajang Hancur Akibat Erupsi Gunung Semeru

Kerusakan jembatan juga terjadi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, akibat letusan Gunung Semeru.


Gunung Semeru Meletus, Puluhan Warga Mengungsi

4 Desember 2021

Gunung Semeru Meletus, Puluhan Warga Mengungsi

Puluhan warga di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan mengungsi akibat Gunung Semeru meletus yang disertai hujan abu vulkanik


Mirah, Elang Jawa Betina dari Yogya, Dilepas Liar di TNBTS

30 Oktober 2021

Mirah, Elang Jawa Betina dari Yogya, Dilepas Liar di TNBTS

Diduga, elang jawa juga ada di Pulau Bali.