Makanan Indonesia adalah...?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah bumbu makanan Jenang suro, sajian hidangan untuk kirab malam satu sura di Istana Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, 24 Oktober 2014. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Sejumlah bumbu makanan Jenang suro, sajian hidangan untuk kirab malam satu sura di Istana Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, 24 Oktober 2014. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta: Italia punya pasta dan pizza, India punya kari, Cina punya mi, dan Thailand ada tom yam; apa kuliner yang bisa mewakili Indonesia?

    “Tak ada yang bernama makanan Indonesia,” kata pakar kuliner William Wongso. “Yang ada hanyalah masakan atau makanan daerah."  

    Perbedaan antara masakan di satu daerah dan daerah lain begitu jauh. "Njomplang," begitu istilah William. 

    Makanan di Jawa, misalnya, bersemu manis, sedangkan di Minahasa pedas menyengat. Sementara di Indonesia bagian timur, orangnya irit bumbu, di Sumatera hampir setiap masakan memakai banyak bumbu—bisa belasan hingga puluhan. Sementara di Solo pengaruh Belanda begitu kuat, pedalaman Kalimantan justru tak terpengaruh oleh budaya luar sama sekali.

    Masakan Indonesia seperti bahasa di Indonesia, sangat beragam. Contoh kecilnya, di seluruh Indonesia ada tak kurang 100 jenis soto. Seperti bahasa, masakan itu juga punya sejarah.

    Tempo menelusuri “peradaban rasa” Nusantara itu dari tumpukan manuskrip kuno hingga ke jantung belantara di pulau-pulau yang jauh. Semua tersuguh untuk Anda dalam versi cetak dan digital majalah Tempo edisi 1-7 Desember 2014. Selamat makan!

    TOPIK: #Kuliner 

    TIM EDSUS KULINER

    Berita lainnya:
    Ketika Kopi Memicu Perang
    Lempah Kuning Belitung Diusulkan Menu Nusantara
    Chef Indonesia Tidak Menguasai Resep Tradisional
    Sajian Kuliner Warisan Orang Rawa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.