Pengunjung Dieng Gagal Nonton Jazz di Atas Awan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertunjukkan Jazz Atas Awan di Kompleks Candi Arjuna Dieng, Banjarnegara, di ketinggian 2.350 meter di atas permukaan laut dengan suhu 7 derajat celcius (30/6). TEMPO/Aris Andrianto

    Pertunjukkan Jazz Atas Awan di Kompleks Candi Arjuna Dieng, Banjarnegara, di ketinggian 2.350 meter di atas permukaan laut dengan suhu 7 derajat celcius (30/6). TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Dieng - Pertunjukan Jazz di Atas Awan yang merupakan rangkaian Dieng Culture Festival 2014 tak berjalan mulus. Ribuan pengunjung gagal sampai ke Dieng karena terjadi kemacetan parah di jalur wisata Wonosobo-Dieng. Kemacetan itu disebabkan oleh karnaval di Kecamatan Kejajar, Wonosobo.

    Antrean panjang kendaraan roda empat yang hendak menuju acara Jazz di Atas Awan tertahan di sekitar gardu Kejajar, Wonosobo. Jaraknya sekitar 6 kilometer dari Dieng. "Untung saya naik sepeda motor, jadi masih bisa menerobos kemacetan," ujar Anang Firmansyah, 27 tahun, wisatawan dari Purwokerto, pada Sabtu, 30 Agustus 2014.

    Wisatawan lain, Hanif, 26 tahun, menuturkan, selain karnaval, kemacetan diperparah oleh sebuah truk yang mogok di tanjakan. Pengunjung yang gagal sampai ke obyek wisata Dieng kecewa. "Tiket VVIP saya sia-sia," ujar Dharmawan, 45 tahun, dari Kecamatan Cawas, Klaten.

    Chandra Iswinarno, wisatawan lainnya, mengatakan seharusnya panitia mengantisipasi rute alternatif melalui jalur Banjarnegara. Pemerintah sudah saatnya memperhatikan jalur wisata ke Dieng, apalagi saat ini ada gelaran Dieng Culture Festival yang menjadi magnet wisata.

    ARIS ANDRIANTO

    Topik terhangat:

    Koalisi Jokowi-JK | Siapa Ketua DPR | Sengketa Pilpres | ISIS | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Tak Kooperatif, Florence 'Ratu SPBU' Masuk Sel 
    Jokowi-JK Naikkan Harga BBM, Buruh Siap Unjuk Rasa 
    Dian Sastro: Ahok Mungkin Suntuk dengan Kerjaannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?