Beragam Hiburan dan Kuliner di Fatahillah Fiesta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak menyaksikan tarian boneka di halaman Kota Tua, Jakarta, Selasa (23/04). (TEMPO/Yosep Arkian)

    Seorang anak menyaksikan tarian boneka di halaman Kota Tua, Jakarta, Selasa (23/04). (TEMPO/Yosep Arkian)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman mengatakan akan ada banyak hiburan bagi masyarakat untuk perayaan malam peresmian revitalisasi Kota Tua, Jakarta Barat, yang bertajuk Fatahillah Fiesta, sore nanti, Kamis, 13 Maret 2014.

    Salah satu hiburan yang disiapkan adalah video mapping. Video mapping bukan sembarang pertunjukan video, tetapi gambaran masa depan kawasan wisata Kota Tua. Video mapping ini rencananya akan ditunjukkan setelah peresmian Jakarta Contemporary Art Space dan juga visitor center oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

    Hiburan berikutnya adalah pentas kesenian Jakarta. Kesenian yang ditunjukkan seperti wayang betawi, tanjidor, ondel-ondel, dan lainnya. Sejumlah musikus juga akan ikut menghibur di dua panggung besar yang disiapkan di depan Museum Fatahillah dan depan Kafe Batavia.

    Tak ketinggalan, ada pameran seni dan food festival. Di lantai dua Kantor Pos Kota Tua digelar pameran seni rupa kontemporer yang diikuti 47 seniman ternama Indonesia, di antaranya Agus Suwage, Arin Dwihartanto, Davy Linggar, Dolorosa Sinaga, Entang Wiharso, FX Harsono, Made Wianta, Nasirun, Nyoman Nuarta, dan Tisna Sanjaya.

    Lokasi pameran sudah bisa diakses saat ini. Sejumlah karya seni sudah ditempel di sana. Salah satu yang menarik perhatian adalah sebuah lukisan mozaik karya Dipo Andy berjudul "Mencari Indonesia".

    Lukisan itu berwujud peta besar Indonesia yang perlahan hilang tertutup fragmen-fragmen bendera negara lain, yaitu Amerika, Arab Saudi, dan Cina. Lukisan ini, kata Dipo Andy, menggambarkan Indonesia yang masih mencari jati diri di tengah derasnya "produk" luar negeri yang celakanya dianggap sebagai contoh utama untuk perubahan di Indonesia.

    Untuk food festival, yang tendanya terletak di samping kantor Pos Kota Tua, dijanjikan akan ada 55 jenis makanan di sana. Namun, berdasarkan pantauan Tempo, baru ada sekitar 30 kedai berdiri di sana yang menawarkan makanan seperti gado-gado, soto betawi, ketoprak, dan sebagainya.

    Acara Fiesta Fatahillah yang berlangsung pada pukul 17.00-22.00 pada 13-16 Maret 2014 ini diselenggarakan oleh PT Pembangunan Kota Tua Jakarta (Jakarta Old Town Revitalization Corporation/JOTRC) dan Kelompok Pelestarian Budaya Kota Tua Jakarta (Jakarta Endowment For Art dan Heritage/JEFORAH). Kedua lembaga tersebut merupakan inisiasi dari Pemprov DKI Jakarta, dua BUMN, sembilan pengusaha swasta, budayawan, aktivis, serta komunitas di Jakarta.

    ISTMAN MP


    Berita Terpopuler:
    Ini Kata-kata Terakhir Pilot Malaysia Airlines
    Twitter: Foto dan Video Lebih Banyak Dapat Retweet
    Michael Schumacher Tunjukkan Tanda Membaik
    Bodi Pesawat Malaysia Airlines Diduga Retak
    Di Pelukan Ibu Ade Sara, Dua Wanita ini Menangis Minta Maaf



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.