Balikpapan Siapkan Desa Khusus Wisata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimatan Timur. TEMPO/Adi Prasetya

    Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimatan Timur. TEMPO/Adi Prasetya

    TEMPO.CO, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tengah menyiapkan desa khusus wisata di Kelurahan Teritip, wilayah timur kota tersebut. "Kita nanti akan jual konsep desa wisata ini pada wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Balikpapan Syaiful Bahri, Rabu, 6 November 2011. Balikpapan bertekat menjadi kota tujuan wisata yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

    Syaiful mengaku sedang mendata potensi obyek wisata dan keragaman masyarakat Kelurahan Teritip. Berbagai potensi wisata itu kemudian akan dikemas menjadi wisata unggulan dan disinergikan  dengan agenda kegiatan wisata di Balikpapan. "Nanti akan dijual teman-teman ASITA dan PHRI," ujarnya. 

    Sejauh ini, Syaiful menjelaskan, ada beberapa potensi wisata yang dimiliki masyarakat dan bisa dikembangkan menjadi obyek wisata. Hanya saja masyarakat tidak paham bagaimana mengembangkan potensi tersebut. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pihaknya sengaja mengundang Ketua Desa Wisata Seluruh Indonesia yang sukses mengembangkan desa wisata di Yogyakarta.

    Pemerintah Balikpapan bertekad memperbaiki sarana dan prasarana yang masih kurang, khususnya homestay atau penginapan bagi wisatawan yang berkunjung. Syaiful berharap, seperti Desa Wisata di Jogjakarta,  Desa Wisata Teritip juga bisa menghasilkan pendapatan yang cukup besar bagi masyarakat.

    SG WIBISONO

    Berita Terpopuler:
    SBY Lempar Kemacetan ke Gubernur, Ini Kata Jokowi
    Ibas Disebut Punya Tato, Ani SBY: Itu Fitnah Keji 
    Insiden Es Tebu Rombongan Golkar Riuh di Twitter
    Gadis Virtual Sukses Deteksi Ribuan Pedofil
    Ical: Saya Tidak Minum Es Tebu
    Cara Ratu Atut Habiskan Rp 1 Miliar untuk Dandan

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.