6 Tip Wisata Seorang Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan membaringkan tubuhnya di atas pasir putih sambil menikmati keindahan Pantai Kuta Lombok, NTB, (20/06). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Seorang wisatawan membaringkan tubuhnya di atas pasir putih sambil menikmati keindahan Pantai Kuta Lombok, NTB, (20/06). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Melakukan perjalanan wisata akan terasa menyenangkan jika dilakukan bersama-sama, dengan keluarga atau para sahabat. Meskipun demikian, perjalanan wisata seorang diri juga tidak kalah mengasyikkan. Kita dapat menentukan sesuka hati ke mana akan pergi tanpa perlu banyak kompromi.

    Untuk mendapatkan liburan seorang diri yang tetap penuh arti, Mariellen Ward, pengelola blog perjalanan Breathedreamgo.com dan pendiri komunitas online WeGoSolo, menyarankan enam hal berikut, seperti dikutip dalam laman Women’s Health Magazine, Jumat, 26 juli 2013.

    1. Mudahkan diri
    Bepergian seorang diri memang bisa membuat seseorang menentukan destinasi sesuka hati. Namun, ini bukan berarti kita bisa menjelajah ke pedalaman Papua tanpa pernah ke sana sebelumnya, atau pergi ke benua yang jauh di sana. Ada baiknya untuk mengunjungi destinasi yang pernah didatangi sebelumnya. Atau, jika memang ingin ke tempat baru, bergabunglah dengan grup lain yang juga menuju ke sana.

    2. Matangkan rencana
    Buat rencana perjalanan sebaik dan sematang mungkin. Manfaatkan fasilitas Internet untuk mencari titik-titik wisata terbaik. Pergi sendiri memang bisa mengikuti mau sendiri. Namun, bukan berarti kita tidak tahu tempat apa yang akan dituju. Selain itu, cari tahu mengenai perbedaan zona waktu. Akan jadi membingungkan jika mendarat di tempat tujuan ketika tengah malam.

    3. Jadilah egois sesekali
    Duduk di taman selama berjam-jam atau mengunjungi lima restoran dalam satu hari. Lewatkan museum atau destinasi yang biasa dikunjungi. Salah satu hal paling menyenangkan dari bepergian sendirian adalah kita dapat melakukan apa pun yang kita mau. Jadi, biarkan diri menjadi sedikit serakah dan egois.

    4. Waspada dan pahami lingkungan tujuan wisata
    Hindari mengenakan pakaian yang terlalu mengumbar aurat di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya muslim. Lalu, tinggalkan pula aksesori yang mahal dan terlalu mencolok. Gunakan aksesori sewajarnya. Selain itu, jangan bawa serta gadget mahal. Dengan begitu, kita akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian.

    5. Wisata sendiri bukan berarti menjadi penyendiri
    Ada kalanya kita bingung dan tersesat di tengah perjalanan. Pergi sendirian bukan berarti kita tidak menanyakan arah yang benar untuk bisa kembali ke jalan yang benar. Bicaralah dengan orang-orang sekitar. Bahkan, dengan wisata sendiri, kesempatan berbicara dengan penduduk setempat menjadi lebih besar. Dengan begitu, informasi tentang keunikan tempat wisata juga banyak didapat atau bahkan bisa mendapatkan teman baru.

    6. Tetap berhubungan
    Tetap jaga hubungan dengan keluarga atau sahabat selama dalam perjalanan wisata. Jika terjadi sesuatu dengan kita, keluarga dan sahabat akan selalu ada.

    WOMEN’S HEALTH MAGAZINE | ANINGTIAS JATMIKA

    Topik Terhangat
    Gempuran Buku Porno|
    Anggita Sari | Bisnis Yusuf Mansur | Kursi Panas Kapolri | Bursa Capres 2014

    Berita lain:
    Dugaan Keterlibatan Hakim Diusut dalam Kasus Mario

    KPK Akui Kubu Hotma Ngga Sreg Ada Penggeledahan
    Sidang MA Terbuka, DPR: Bohong!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.