Jumat, 16 November 2018

Musyawarah Besar Asosiasi Pematung di Yogya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Patung berjudul

    Patung berjudul "Pengaba Senyap" dan seri sketsa berjudul "Koor Bungkam" yang dipamerkan di pameran tunggal "Ambang" oleh Dyan Anggraini di Sangkring Art Space, Bantul, Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Yogyakarta--Komunitas seniman patung yang tergabung dalam Asosiasi Pematung Indonesia (API) menggelar perhelatan akbar Musyawarah Besar API di Yogyakarta 26-27 Januari 2013.

    Panitia kegiatan Lenny Ratnasari Weichert menuturkan agenda utama pertemuan ketiga kali ini adalah pemilihan Ketua Umum dan Kepengurusan API pusat periode 2013-2016. "Para pematung juga dikumpulkan untuk melakukan evaluasi terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga," katanya Kamis 24 Januari 2013.

    Dalam pertemuan itu para pematung yang tersebar di Indonesia diajak merumuskan kembali sejumlah keputusan penting untuk melanjutkan usaha memajukan seni patung tanah air. "Yang dibahas khususnya jejaring di tingkat internasional," katanya.

    Anggota API yang dikumpulkan sendiri dari berbagai daerah. Mulai dari Yogyakarta, Jakarta, Surabaya,Solo, Denpasar, Bandung, dan Padang.

    Lenny menuturkan API merupakan wadah yang diinisiasi para pematung di Yogyakarta sejak 7 Juli 2000. Oragnisasi ini dibuat untuk menyatukan para pematung tanah air dan menguatkan jejaring kerjasama.

    Para pendirinya yakni G. Sidharta Soegijo, Toni Tarigan, Kasman KS, Anusapati, Komroden Haro, dan Soewardi. Selain para pematung itu, Heri Kris seorang pelukis dan kurator seni rupa yang pada waktu itu mengelola Dirix Gallery, ikut serta dan memfasilitasi lahirnya organisasi tersebut.

    Tujuan asosiasi untuk menanggapi aspirasi dari para pematung. "Khususnya Yogyakarta yang menginginkan suatu terobosan dalam pengembangan seni patung di Indonesia khususnya Yogyakarta yang dinilai masih lamban dan kurang mendapatkan perhatian," kata dia.

    Terobosan yang ingin dicapai berupa pembentukan asosiasi untuk menyatukan kekuatan para pematung agar secara bersama bisa mencari solusi dari kendala kekaryaan dan ekonomi yang menghambat kerja kreatif. "Melalui asosiasi para pematung dapat saling mengasah, saling mengasuh dan saling memberikan dorongan terhadap motivasi dan profesionalisme," katanya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kalender Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019

    Pemerintah telah merilis jadwal soal hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019. Sudah siap merancang kegiatan untuk mengisi libur?