Cara Mudah Mencapai Puncak Menara Eiffel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • travelsitescatalog.com

    travelsitescatalog.com

    TEMPO.CO, Paris --Berlibur ke Eropa tidak lengkap jika tak mengunjungi Menara Eiffel di Paris, Prancis. Ikon kota Paris yang terletak di Champ de Mars, di tepi Sungai Seine, ini tetap menjadi tempat tujuan wisata utama yang dikunjungi turis lokal maupun manca negara.

    Biasanya turis banyak berpose dengan latar belakang Menara Eiffel yang memukau. Ini menjadi salah satu "ritual" wajib bagi mereka yang datang ke sana. Tempat paling gampang dan menarik untuk mengabadikan foto seperti ini, di taman rumput hijau yang luas atau boulevard. Tak hanya berfoto, turis juga bisa duduk dan bersantai di sana.

    Namun ada satu hal yang tak boleh dilewatkan jika sudah berada di tempat ini, yaitu naik ke puncak menara yang ketinggiannya 325 meter itu. Tawarannya jelas, menyajikan pemandangan indah kota Paris.

    Sayangnya, untuk mencapai puncak menara yang merupakan susunan rangka besi baja ini tak mudah. Apalagi jika kita datang di hari libur Sabtu atau Minggu. Jika tak siap dari awal, saya pastikan Anda akan bergabung dengan ribuan turis dari seluruh dunia yang mengantri di depan empat loket penjualan tiket. Dengan antrian panjang, waktu Anda akan terbuang percuma sekitar 2-3 jam.

    Berikut ini tip bagi para turis yang akan berkunjung ke Menara Eiffel dan berniat naik ke puncak menara tanpa harus membuang waktu percuma.

    1. Beli tiket via online

    Anda bisa langsung mengunjungi situs resmi toureiffel.fr. Sebenarnya, ada dua cara mencapai puncak yaitu naik dengan tangga atau dengan lift. Tapi situs ini hanya menawarkan tiket naik lift yang dibagi menjadi dua. Pertama, tiket yang langsung menuju ke puncak menara. Tiket ini mencakup tiga lantai, satu, dua, dan tiga. Harganya bervariasi, untuk dewasa seharga 14 Euro, remaja 12,5 euro, dan anak-anak 9,5 euro.

    Kedua, tiket untuk naik ke lantai satu dan dua. Tentu saja harganya lebih murah. untuk dewasa seharga 8,5 Euro, remaja 7 Euro, dan anak-anak 4 Euro. Biasanya tiket tanggung ini dibeli oleh turis yang enggan bersesakan di puncak menara dan memiliki waktu yang sedikit. Untungnya, pemandangan dari lantai satu dan dua ini tak kalah menarik dibandingkan di puncak menara.

    Dengan tiket reservasi di tangan, Anda bisa langsung masuk melalui pintu khusus yang telah disediakan.

    2. Datang sejak pagi

    Sayangnya, tiket online juga terkadang penuh jika kita tak memesan dari jauh-jauh hari. Jadi alternatif lainnya adalah membeli langsung tiket di loket yang disediakan. Langkah inilah yang saya terapkan saat saya ke tempat ini di awal bulan Agustus lalu.

    Tapi sekali lagi Anda harus ingat. Karena ramainya luar biasa, sebaiknya datang lebih pagi sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Jadi ketika loket di buka pukul 09.00, Anda sudah berada di urutan depan dan bisa menjadi rombongan pertama yang naik ke puncak menara. Lagipula, langit cerah di pagi menjelang siang itu akan menjadi pemandangan luar biasa di sekitar Menara Eiffel.

    3. Antri di loket bagian timur

    Ada empat loket untuk naik ke atas menara Eiffel. Keempatnya terletak di masing-masing kaki menara. Dua loket menjual tiket naik menggunakan tangga ke lantai satu dan dua. Dua loket lainnya menjual tiket naik dengan lift. Di dua loket yang menjual tiket naik dengan lift inilah antrian selalu panjang mengular.

    Jika jeli, antrian di loket Timur ke arah boulevard terkadang lebih sepi dibanding loket yang mengarah ke Istana Trocadero. Karena, sebagian besar turis yang datang dengan bus atau turun di stasiun lebih banyak masuk melalui jalan ini dan langsung mengantri di loket tersebut tanpa mengecek loket Timur.

    Memanfaatkan waktu dengan maksimal saat berlibur ke Paris sangat penting. Dengan waktu yang masih banyak tersisa, Anda masih bisa menyusuri Sungai Seine dan menikmati Istana Trocadero yang berada tak jauh dari Menara Eiffel. Di Istana Trocadero ini ada banyak museum yang bisa dijelajahi misalnya Museum Cinema, Museum Monumen Nasional Perancis, Museum Matériaux du C.R.M.H,, Museum Manusia, Museum Kelautan Nasional dan Teater Nasional Chaillot.

    MUNAWWAROH

    Berita Lainnya:
    Restoran Campur-campur ala Shanghai  
    Merayakan Nagashi Soumen di Musim Panas 
    Ayam Palummara Ala Makassar
    Menikmati Rasa Magis Candi Ratu Boko 
    Cara Hidup Sehat Saat Bepergian 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.