Takbiran Pontianak Dimeriahkan Meriam Karbit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melukis perisai perang di arena Pekan Gawai Dayak ke-XXIV di Rumah Betang, Pontianak, Kalbar, Kamis (21/5). Gawai Dayak digelar sebagai tradisi menyambut pesta panen padi sebagai rasa syukur kepada Tuhan YME. ANTARA/Jessica Wuysang

    Melukis perisai perang di arena Pekan Gawai Dayak ke-XXIV di Rumah Betang, Pontianak, Kalbar, Kamis (21/5). Gawai Dayak digelar sebagai tradisi menyambut pesta panen padi sebagai rasa syukur kepada Tuhan YME. ANTARA/Jessica Wuysang

    TEMPO.CO, Pontianak – Malam takbiran di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 18 Agustus 2012, dimeriahkan oleh dentuman 269 Meriam Karbit. Tak hanya itu, ada 1433 Keriang Bandong yang memendarkan cahaya indahnya di Bundaran Tugu Digulis, pusat kota Pontianak.

    Keriang Bandong adalah bahasa lokal untuk menyebut pelita. Keriang ini dibuat dari wadah kaca yang diisi minyak dan air serta sumbu. Gusti Hendra Lamudin, Ketua Komunitas Anak Muda Budaya Melayu, yang mempersiapkan ribuan pelita ini mengaku pemasangan keriang adalah tradisi perayaan Takbiran di Pontianak.

    Sedangkan Meriam Karbit juga adalah pernik khas Pontianak. Sejak dua hari lalu,  269 batang meriam telah berjejer rapi di sepanjang sempadan sungai Kapuas. Meriam-meriam tersebut dipasang berhadap-hadapan di dua sisi sungai.

    Meriam Karbit ini tidak terbuat dari besi, melainkan batang kelapa yang bagian tengahnya dikeruk. Diameternya sekitar 50 cm hingga 60 cm, dengan panjang sekitar 5 meter hingga 7 meter.

    Pembuatan Meriam Karbit perlu teknik khusus. Batang kelapa dikeruk dan dibelah dua, lalu disatukan kembali dengan ikatan tali rumbia. Dulu, saat kayu-kayu dengan diameter besar masih banyak dijumpai di Pontianak, meriam dibuat dari batangan kayu. Untuk ledakannya, warga mengisi batang kelapa dengan karbit.

    Menurut hikayat, pendiri Kota Pontianak Syarif Abdurahman Alkadri, menggunakan meriam karbit ini untuk mengusir hantu kuntilanak, yang konon mengganggu proses pembuatan masjid dan Keraton Kadriyah.

    ASEANTY PAHLEVI

    Berita Terpopuler:
    "Tidur" dengan Lima Muridnya, Wanita Ini Dipenjara
    Pegawai Taman Safari Tewas Diterkam Harimau

    Dimana Jokowi Selama Idul Fitri?

    Pemerintah Pastikan 1 Syawal Sore Ini

    Pegawai Diterkam Harimau, Taman Safari Teledor

    Hakim Kartini Pernah Dinyatakan Melanggar Kode Etik

    Iran Sebut Eksistensi Israel sebagai ''Penghinaan'' 

    Menteri Agama Sesalkan Ketidakhadiran Muhammadiyah

    Shah Rukh Khan Rindu Mudik

    Lion Air Ditegur di Batam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.