Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pramuwisata Yogyakarta Bakal Diberi Penghargaan Berbasis Rating

image-gnews
Pramuwisata sedang menjelaskan koleksi Museum History of Java. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Pramuwisata sedang menjelaskan koleksi Museum History of Java. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta akan memberlakukan sistem baru untuk kalangan pramuwisata atau pemandu wisata di wilayahnya yang menunjukkan kinerja optimal dalam pelayanan wisata. "Kami akan memberikan reward bagi pemandu wisata berbasis rating," kata Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo, Jumat, 26 Mei 2023.

Sistem penilaian pelayanan pramuwisata saat ini tengah dipersiapkan. Persiapannya melibatkan kelompok kelompok pramuwisata di berbagai destinasi Kota Yogyakarta.

Pramuwisata Ujung Tombak Promosi Wisata

Singgih mengatakan penghargaan bagi pramuwisata itu dinilai penting karena merekalah  ujung tombak pelayanan dalam promosi wisata. "Destinasi di Yogyakarta punya karakter kaya akan story telling yang menjadi daya tarik wisatawan, di sini peran pramuwisata sangat krusial," kata dia.

Kekayaan story telling di Yogya tersebut tidak akan berguna jika tidak diangkat oleh pramuwisata saat bekerja. "Kalau aspek story telling ini tidak diangkat, tidak akan ada pengalaman yang wisawatan rasakan, wisatawan perlu mendapatkan insight yang berkesan sehingga syarat pemandu memang harus banyak berbicara," kata dia. "Reward untuk kinerja pramuwisata dan sektor pariwisata itu sejalan," Singgih menambahkan.

Pemandu Wisata Berkontribusi Jaga Kunjungan Wisatawa di Yogyakarta

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan, pemandu wisata berkontribusi menjaga kunjungan wisata di Kota Yogyakarta. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya Length of Stay (LoS) atau lama tinggal pada bulan April 2023 mencapai 1,7 hari. Sedangkan pada pada saat lebaran mencapai 1,8 hari. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, pada Indikator yang lain jumlah belanja ditargetkan Rp 2,1 juta per wisatawan tapi pada bulan April 2023 jumlah belanja sudah mencapai target yang diharapkan. Tak hanya itu, capaian lainnya juga terdapat pada jumlah kunjungan wisata. Dimana target sebelumnya berjumlah 1,8 juta orang hingga April 2023 sudah mencapai 1,2 juta orang.

Pilihan Editor: Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram 'https://tempo.co/'.Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menikmati Keroncong Sembari Plesiran di Hutan Pinus Mangunan Yogyakarta

21 jam lalu

Gelaran Keroncong Plesiran Di Kawasan Hutan Pinus Asri Mangunan Bantul Yogyakarta Sabtu, 20 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Menikmati Keroncong Sembari Plesiran di Hutan Pinus Mangunan Yogyakarta

Suasana malam di kawasan Hutan Pinus Asri Mangunan semarak dengan sejumlah musisi lintas genre menyemarakkan gelaran Keroncong Plesiran 2024


Saat Pesawat UFO Nyangkut di Atap Warga Kampung Mantrijeron Yogyakarta

1 hari lalu

Suasana Kampung UFO di Gedongkiwo Mantrijeron Kota Yogyakarta hasil kolaborasi warga dan seniman. Tempo/Pribadi Wicaksono
Saat Pesawat UFO Nyangkut di Atap Warga Kampung Mantrijeron Yogyakarta

Sebuah pesawat yang biasa dikendarai alien atau unidentified flying object atau UFO berwarna silver tampak menyangkut di atap rumah warga di RT 46 RW 10 Kampung Gedongkiwo Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta, Minggu 21 Juli 2024.


Sandiaga Minta Program Pelaku Industri Kreatif Bisa Diakses Merata Tanpa Monopoli Kaum 4L

1 hari lalu

Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia di Yogyakarta, Sabtu 20 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Sandiaga Minta Program Pelaku Industri Kreatif Bisa Diakses Merata Tanpa Monopoli Kaum 4L

Sandiaga menegaskan, jika program yang dibuat Kemenparekraf untuk membantu memfasilitasi pelaku industri kreatif sepenuhnya bisa diakses merata


Sandiaga Uno Dorong Yogyakarta Bisa Segera Masuk Jaring Kota Kreatif UNESCO

1 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi II Sleman Yogyakarta Jumat 19 Juli 2024.  Tempo/Pribadi Wicaksono
Sandiaga Uno Dorong Yogyakarta Bisa Segera Masuk Jaring Kota Kreatif UNESCO

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar Kota Yogyakarta bisa segera masuk jaringan Kota Kreatif UNESCO.


Gunung Merapi Erupsi Muntahkan Awan Panas Malam Ini, Ketiga Sejak 1 Juli

1 hari lalu

Guguran awan panas Gunung Merapi, Sabtu malam 20 Juli 2024. Foto : X
Gunung Merapi Erupsi Muntahkan Awan Panas Malam Ini, Ketiga Sejak 1 Juli

Gunung Merapi kembali erupsi memuntahkan awan panas pada Sabtu malam, 20 Juli 2024.


Wayang Jogja Night Carnival 2024 Angkat Kisah Kepahlawanan Gatotkaca

2 hari lalu

Keriuhan perhelatan Wayang Jogja Night Carnival 2023. Dok. Istimewa
Wayang Jogja Night Carnival 2024 Angkat Kisah Kepahlawanan Gatotkaca

Tema Gatotkaca Wirajaya dalam Wayang Jogja Night Carnival merupakan wujud kepahlawanan tokoh wayang Gatotkaca untuk membela kebenaran dan keadilan


Yogyakarta Kian Padat Wisatawan, Ribuan Ojol Dilatih Bantuan Hidup Dasar Tolong Korban Kecelakaan

2 hari lalu

Kendaraan antre memasuki kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta, Jumat 12 April 2024. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Yogyakarta Kian Padat Wisatawan, Ribuan Ojol Dilatih Bantuan Hidup Dasar Tolong Korban Kecelakaan

Jalanan Yogyakarta kian padat mobilitas wisatawan dan pelajar-mahasiswa. Kepadatan ini meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.


PKL Malioboro Bakal Direlokasi Lagi, Ini Harapan Terakhir Pedagang

2 hari lalu

Pedagang di Teras Malioboro 2 Yogyakarta menggelar aksi demonstrasi mendesak rencana relokasi ditunda Rabu (17/7). Tempo/Pribadi Wicaksono
PKL Malioboro Bakal Direlokasi Lagi, Ini Harapan Terakhir Pedagang

Saat relokasi pertama dari trotoar ke Teras Malioboro 2, pendapatan pedagang dinilai turun drastis.


Ritual Labuhan Puro Pakualaman Digelar dengan Prosesi Lengkap di Pantai Glagah Kulon Progo

3 hari lalu

Tradisi Labuhan Puro Pakualaman di Pantai Glagah Kulon Progo, Yogyakarta, Rabu, 17 Juli 2024. Dok. Istimewa
Ritual Labuhan Puro Pakualaman Digelar dengan Prosesi Lengkap di Pantai Glagah Kulon Progo

Dalam ritual Labuhan Puro Pakualaman, sejumlah ubarampe atau sejenis sesaji hasil bumi akan diperebutkan dan dilarung ke laut.


Yogyakarta Mulai Susun Indikator Hotel Ramah Anak

3 hari lalu

Ilustrasi Hotel (pixabay.com)
Yogyakarta Mulai Susun Indikator Hotel Ramah Anak

Hotel yang menjamur di Yogyakarta dinilai masih perlu dikuatkan agar memiliki unsur ramah anak seperti yang telah diterapkan di mancanegara.