Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jepang Kini Anggap Covid-19 Setara Flu Musiman, Ini yang Perlu Diketahui Pelancong

Reporter

image-gnews
Pengunjung yang mengenakan masker pelindung berdoa pada hari kerja pertama Tahun Baru 2023 di kuil Kanda Myojin, yang sering dikunjungi oleh para pemuja yang mencari keberuntungan dan bisnis yang makmur, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Tokyo, Jepang, 4 Januari , 2023. REUTERS/Issei Kato
Pengunjung yang mengenakan masker pelindung berdoa pada hari kerja pertama Tahun Baru 2023 di kuil Kanda Myojin, yang sering dikunjungi oleh para pemuja yang mencari keberuntungan dan bisnis yang makmur, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Tokyo, Jepang, 4 Januari , 2023. REUTERS/Issei Kato
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari sepekan setelah menghentikan langkah-langkah pengendalian perbatasan Covid-19, Jepang kini secara resmi menurunkan status virus Corona. Di Jepang, Covid-19 kini diklasifikasikan pada level yang sama dengan flu musiman mulai 8 Mei 2023.

Sebelumnya, Covid-19 terdaftar sebagai Kelas 2 di bawah Undang-Undang Pengendalian Penyakit Menular, menempatkannya pada tingkat yang sama dengan penyakit serius seperti tuberkulosis dan Sars. Tetapi Covid-19 kini telah diturunkan ke Kelas 5, seperti penyakit influenza dan campak.

Perubahan kebijakan ini adalah langkah terbaru dalam pemulihan pasca-pandemi Jepang ke keadaan normal, dengan Covid-19 tidak lagi dianggap sebagai darurat kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Perubahan kebijakan Jepang

Di bawah klasifikasi baru, pemerintah tidak dapat lagi memerintahkan rawat inap dan karantina wajib untuk kasus Covid-19. Selain itu, pemerintah tidak dapat mengumumkan keadaan darurat atau semi-darurat untuk membatasi acara dan operasi bisnis.

Tindakan anti-infeksi akan diserahkan kepada individu dan bisnis. Namun, pemerintah telah mengimbau agar orang dengan gejala tetap tidak keluar rumah selama lima hari. Jika masih merasa tidak enak badan setelah lima hari, sarannya adalah menunggu hingga gejala mereda.

Mengenai penggunaan masker, Jepang mencabut aturan pemakaian masker pada 13 Maret 2023. Penggunaan masker menjadi pilihan individu.

Selain itu, Jepang membatalkan langkah-langkah pengendalian pembatasan Covid-19 pada 29 April 2023. Artinya, pelancong yang memasuki Jepang tidak lagi diharuskan menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 atau tes negatif yang dilakukan 72 jam sebelum keberangkatan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selama pandemi, sebagian besar perawatan Covid-19 ditanggung oleh pemerintah. Namun, klasifikasi ulang virus berarti pasien harus membayar antara 10 hingga 30 persen dari biaya perawatan di bawah sistem asuransi kesehatan nasional. Untuk membantu meringankan negara dalam perubahan ini, pemerintah masih akan menanggung biaya obat Covid-19 dan mensubsidi rawat inap hingga akhir September 2023.

Mengenai vaksinasi, Jepang akan terus menawarkan vaksinasi gratis hingga akhir Maret 2024. Peluncuran booster baru telah dimulai pada Senin, 8 Mei dan akan diikuti oleh musim gugur mendatang.

Dalam pelaporan jumlah infeksi Covid-19 harian baru, pemerintah Jepang akan meminta penghitungan mingguan kasus baru dari sekitar 5.000 rumah sakit dan klinik di seluruh negeri.

TIMEOUT

Pilihan Editor: Berencana Pergi ke Jepang? Siap-siap Harga JR Pass Akan Naik

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Restoran Italia di Tokyo Dikritik karena Tolak Pelanggan Korea dan Cina

35 menit lalu

Deretan restoran di kawasan Shinjuku, Tokyo, Jepang (Pixabay)
Restoran Italia di Tokyo Dikritik karena Tolak Pelanggan Korea dan Cina

Shinjuku Okubo di Tokyo, lokasi restoran Italia tersebut berada, merupakan rumah bagi komunitas Korea dan banyak dikunjungi wisatawan asing.


Jepang Bantu Renovasi Madrasah Ibtidaiyah Darul Huda di Cianjur Jawa Barat

20 jam lalu

Acara serah terima renovasi SD Darul Huda, Desa Gadog, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada 23 Juli 2024 oleh Pemerintah Jepang kepada Yayasan Darul Huda. Sumber: dokumen kedutaan besar Jepang di Jakarta
Jepang Bantu Renovasi Madrasah Ibtidaiyah Darul Huda di Cianjur Jawa Barat

Madrasah Ibtidaiyah Darul Huda memberikan pendidikan gratis sejak 1973, namun bangunan sekolah terancam runtuh.


Lima Bahaya yang Sering Kali Diabaikan saat Traveling

21 jam lalu

Perempuan solo traveling. Freepik
Lima Bahaya yang Sering Kali Diabaikan saat Traveling

Meski persiapan sudah matang, bahaya bisa saja mengintai selama traveling mulai dari penipuan hingga bencana alam.


Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

22 jam lalu

Haneen, saudara perempuan Mohammad Shehada yang tewas dalam serangan udara Israel, mencium senapannya saat pemakaman empat warga Palestina di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

Ini adalah pertama kalinya Jepang memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap pemukim Israel.


Yen Terpuruk, Jepang Cetak Rekor Tertinggi Kunjungan Wisatawan Asing

1 hari lalu

Pendaki berjalan melalui gerbang jalur yang baru dibangun dalam serangkaian uji coba pembatasan wisatawan pada hari pertama musim pendakian di Jalur Fujiyoshidaguchi (Rute Yoshida) di Fujiyoshida, Prefektur Yamanashi, Jepang 1 Juli 2024. REUTERS/Issei Kato
Yen Terpuruk, Jepang Cetak Rekor Tertinggi Kunjungan Wisatawan Asing

Jepang menarik 3,14 juta pengunjung internasional pada Juni 2024, jadi sektor ekspor terbesar kedua setelah mobil dan komponen elektronik.


Ingin Tambah Motivasi Siswa Baru, SMK Ini Gelar MPLS Pakai Budaya Jepang

2 hari lalu

Sejumlah siswa baru di SMK Citra Medika Sragen, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan MPLS di sekolah itu, Senin, 22 Juli 2024. Kegiatan itu mengusung tema Care Giver Jepang. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Ingin Tambah Motivasi Siswa Baru, SMK Ini Gelar MPLS Pakai Budaya Jepang

Wali Kota Solo berkeliling ke sejumlah SMPN pesankan MPLS untuk pembangunan karakter diri, bukan kekerasan.


Covid-19 Varian Baru Mewabah di Australia, Lebih Mudah Menular

3 hari lalu

Pelanggan mengantre di luar apotek Western Sydney untuk membeli alat Tes Antigen Cepat setelah pandemi penyakit coronavirus (COVID-19) di Sydney, Australia, 5 Januari 2022. REUTERS/Jaimi Joy/File Photo
Covid-19 Varian Baru Mewabah di Australia, Lebih Mudah Menular

Covid-19 varian baru melanda Australia. Disebut lebih menular dibandingkan varian sebelumnya.


BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

4 hari lalu

Ilustrasi minyak kelapa untuk  Bioavtur. antaranews.com
BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

BRIN menggandeng perusahaan asal Jepang untuk pemanfaatan minyak kelapa menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau bioavtur.


Kronologi WNI di Jepang Rampok dan Siksa Wanita di Fukuoka

5 hari lalu

Ilustrasi copet. protothema.gr
Kronologi WNI di Jepang Rampok dan Siksa Wanita di Fukuoka

Kronologi WNI ditangkap polisi Jepang setelah merampok dan menyiksa seorang wanita di Fukuoka.


Motif WNI Merampok Wanita di Jepang: Butuh Uang

5 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam pisau / klitih / perampokan. Shutterstock
Motif WNI Merampok Wanita di Jepang: Butuh Uang

WNI di Jepang merampok dan memukul wanita di Jepang. Tersangka mengambil uang korban sebesar 600 Yen atau sekitar Rp 62.000.