Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perkuat Wisata Halal, MUI Yogyakarta Dorong Pembenahan Fasilitas Ramah Muslim di Hotel Hingga Ruang Publik

image-gnews
Ilustrasi wisata halal. Dok. Freepik
Ilustrasi wisata halal. Dok. Freepik
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong adanya pembenahan fasilitas yang bisa memperkuat Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata halal di tanah air.

“Fasilitas yang ramah muslim maksudnya akses-akses untuk beribadah untuk wisatawan itu dibuat agar tersedia dan jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat wisatawan berada,” kata Ketua Umum MUI DIY Machasin, Jumat, 10 Maret 2023.

Machasin mencontohkan, meski sebagian besar hotel-hotel di Yogyakarta sudah menyediakan musala, namun belum seluruhnya memasang pemandu arah kiblat di setiap kamarnya sehingga kadang wisatawan kebingungan mencari arah kiblat. "Saya pun pernah salah salat menghadap ke timur saat menginap di salah satu hotel karena tidak ada petunjuk kiblatnya,” kata dia. 

Begitu pula di area publik seperti bandara. Machasin mencontohkan fasilitas musala di dekat tempat pengambilan bagasi di Bandara Yoyakarta International Airport. 

“Adanya musala di dekat tempat (pengambilan bagasi di bandara YIA) tersebut sudah tepat, karena itu membantu wisatawan mengejar waktu salat saat antre mengambil barang dari bagasi pesawat,” kata Machasin.

Machasin mengatakan tren wisatawan yang makin gemar menggunakan transportasi publik harus juga memperhatikan fasilitas-fasilitas ramah untuk ibadah ini. Tak hanya di bandara, tapi terminal dan stasiun.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Yogya secara umum fasilitas untuk pendukung wisatawan muslim sudah layak, namun belum bisa dikatakan ramah, karena faktor lokasinya mungkin terlalu jauh dari wisatawan berada atau pun kelengkapan penunjangnya,” kata Machasin. 

Untuk memperkuat wisata halal itu, kata Machasin, juga perlu melihat kondisi fasilitas di destinasi-destinasinya juga. "Yogya tiap tahun didatangi jutaan orang, namun untuk fasilitas di destinasi ini kami melihat masih belum moslem friendly, kalau layak mungkin sudah layak, tapi belum tentu ramah,” ujarnya. 

Kemudahan ibadah bagi wisatawan terutama muslim, menurut Machasin, bisa menambah daya tarik bagi Yogyakarta. "Industri wisata menarik banyak orang salah satunya ketika orang merasa praktis, tidak kesulitan saat melakukan banyak hal, termasuk ibadahnya,” ujarnya.

Pilihan Editor: Ma'ruf Amin Ungkap Cara untuk Menarik Minat Wisatawan Muslim

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Aksi Doa Bersama Pedagang Teras Malioboro setelah Ricuh

7 jam lalu

Para PKL Malioboro Yogyakarta menggelar doa bersama pasca kericuhan, Minggu (14/7). Tempo/Pribadi Wicaksono
Aksi Doa Bersama Pedagang Teras Malioboro setelah Ricuh

Sejak kawasan Malioboro mulai direvitalisasi pada medio 2020, sejumlah kebijakan dibuat termasuk pendataan pedagang kaki lima.


Siapkan Baju Hangat, Yogyakarta Mulai Masa Bediding Pertengahan Juli Ini

8 jam lalu

Prajurit Bregada berjaga saat Nyepi di Candi Prambanan Yogyakarta Senin, 11 Maret 2023. Tempo/Pribadi Wicaksono
Siapkan Baju Hangat, Yogyakarta Mulai Masa Bediding Pertengahan Juli Ini

Saat masa bediding, suhu minimum di wilayah Yogyakarta sebesar 17 derajat Celcius seperti yang terjadi pada Agustus 2018


Penjual Bakpia di Yogyakarta Bisa Jual Ribuan Dus Sehari selama Musim Libur Sekolah

15 jam lalu

Tumpukan bakpia siap jual usai diproduksi di Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Penjual Bakpia di Yogyakarta Bisa Jual Ribuan Dus Sehari selama Musim Libur Sekolah

Salah satu gerai oleh-oleh yang laris manis adalah Bakpia Jogja Kembali, rasanya yang tak terlalu manis disukai wisatawan dari luar Yogyakarta.


Ricuh Demo PKL Malioboro, LBH Yogyakarta: Akumulasi Kekecewaan Relokasi Sepihak

1 hari lalu

Aksi demo PKL Malioboro dan petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta diwarnai kericuhan pasca penutupan pagar Teras Malioboro Sabtu petang, 13 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Ricuh Demo PKL Malioboro, LBH Yogyakarta: Akumulasi Kekecewaan Relokasi Sepihak

PKL Teras Malioboro 2 Kota Yogyakarta terlibat kericuhan dengan petugas pecah pada Sabtu petang, 13 Juli 2024.


7 Kampus Swasta di Yogyakarta dengan Akreditasi A

1 hari lalu

Ilustrasi mahasiswa. Freepik.com
7 Kampus Swasta di Yogyakarta dengan Akreditasi A

Deretan kampus swasta di Yogyakarta dengan akreditasi A.


Aksi Demo PKL yang Ricuh di Malioboro Yogyakarta Terjadi di Tengah Keramaian Wisatawan

1 hari lalu

Para PKL Malioboro menggelar aksi sembari berjualan di balik pagar Teras Malioboro 2 akibat penutupan pagar area itu oleh petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta Sabtu petang (13/7). Penutupan itu dilakukan untuk mencegah para PKL kembali berjualan di selasar pedestrian Malioboro. Tempo/Pribadi Wicaksono
Aksi Demo PKL yang Ricuh di Malioboro Yogyakarta Terjadi di Tengah Keramaian Wisatawan

Pedagang kaki lima mengaku penghasilan mereka turun drastis jika terus berjualan di Teras Malioboro yang areanya menjorok terlalu ke dalam.


5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

1 hari lalu

Wisatawan berfoto di kawasan Hutan Pinus Mangunan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, pada Minggu, 16 Januari 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono
5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

Destinasi hutan pinus terdapat di berbagai daerah di Indonesia, antara lain di Bogor hingga Malang. Termasuk Hutan Pinus Mangunan di Yogyakarta.


Libur Sekolah Usai, KAI Daop 6 Yogyakarta Jual Tiket Juleha

1 hari lalu

Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images
Libur Sekolah Usai, KAI Daop 6 Yogyakarta Jual Tiket Juleha

Dengan promo tiket KAI Juleha, masyarakat dapat membeli tiket kereta api dengan diskon hingga 20 persen dari tarif normal


Geger Teras Malioboro Ditutup Saat Akhir Pekan, PKL Demo Sambil Jualan Dari Balik Pagar

2 hari lalu

Para PKL Malioboro menggelar aksi sembari berjualan di balik pagar Teras Malioboro 2 akibat penutupan pagar area itu oleh petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta Sabtu petang (13/7). Penutupan itu dilakukan untuk mencegah para PKL kembali berjualan di selasar pedestrian Malioboro. Tempo/Pribadi Wicaksono
Geger Teras Malioboro Ditutup Saat Akhir Pekan, PKL Demo Sambil Jualan Dari Balik Pagar

Aksi demonstrasi digelar para pedagang kaki lima (PKL) yang menempati area Teras Malioboro 2 Jalan Malioboro pada Sabtu petang 13 Juli 2024.


Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

2 hari lalu

Istana Gyeongbokgung di Korea Selatan. Unsplash.com/Yeojin Yun
Baru Pertama Kali Traveling ke Korea, Ini Hal yang Paling Penting Dilakukan

Korea selalu memiliki daya tarik untuk dijelajahi, dari keragaman budaya, lokasi syuting drama Korea dan musik K-pop hingga festival