"

Odessa, Kota Bersejarah di Ukraina Masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO Saat Perang

Reporter

Seorang pria melukis di jalanan Kota Odessa di tengah invasi Rusia, di Ukraina, 26 Maret 2022. Para warga juga ikut memasang blokade
Seorang pria melukis di jalanan Kota Odessa di tengah invasi Rusia, di Ukraina, 26 Maret 2022. Para warga juga ikut memasang blokade "landak logam" untuk menghalau tank-tank Rusia. REUTERS/Igor Tkachenko

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO telah memutuskan untuk menambahkan Kota Odessa di Ukraina ke dalam daftar Situs Warisan Dunia. Pusat bersejarah kota pelabuhan itu dinilai memiliki nilai universal luar biasa yang wajib dilindungi.

Terlebih, saat ini kota tersebut juga dalam ancaman di tengah invasi Rusia ke Ukraina sejak Februari tahun lalu.

Keputusan itu diambil dalam Komite warisan dunia UNESCO. Forum itu menyetujui keputusan dengan enam suara setuju, satu menentang dan 14 abstain. Dilaporkan, Rusia telah berulang kali mencoba untuk menunda langkah tersebut.

Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay menyatakan bahwa sementara perang berlanjut, situs bersejarah itu mewujudkan tekad bersama untuk memastikan bahwa kota yang selalu mengatasi pergolakan global dapat terpelihara dari kehancuran lebih lanjut.

Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji keputusan tersebut. Ia telah meminta klasifikasi itu sejak Oktober tahun lalu untuk melindungi kota dari pemboman Rusia.

Zelensky mengatakan Odessa sekarang telah mendapatkan perlindungan UNESCO. Dia berterima kasih kepada mitra yang membantu melindungi permata itu dari serangan Rusia.

UNESCO juga memasukkan Kota Odessa ke dalam situs warisan dunia yang terancam. Klasifikasi itu membuat UNESCO bisa memberikan akses untuk bantuan teknis dan keuangan internasional untuk melindungi atau, jika perlu, merehabilitasinya.

Odessa sering disebut sebagai permata di Laut Hitam. Kota itu menjadi pusat sejarah, termasuk saat Kekaisaran Rusia berdiri. Kota itu didirikan oleh Catherine the Great atau Ratu Ekaterininskaya dari Kekaisaran Rusia mendirikan Kota Odessa pada akhir abad ke 18. UNESCO menganggapnya sebagai contoh unik sebuah kota di Ukraina yang menggabungkan tradisi budaya yang berbeda dan polifoni arsitektur yang harmonis.

TIMES OF INDIA | WASHINGTON POST

Baca juga: Dampak Krisis Politik Peru, Machu Picchu Tak Bisa Dikunjungi Wisatawan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu








Mau Wisata ke Luar Negeri Saat Ramadan? Dua Negara ini Bisa Jadi Pilihan

5 jam lalu

Bulan muncul di langit selama Festival Pertengahan Musim Gugur di Gardens by the Bay di Singapura pada 1 Oktober 2020. (Xinhua/Then Chih Wey)
Mau Wisata ke Luar Negeri Saat Ramadan? Dua Negara ini Bisa Jadi Pilihan

Ada beberapa rekomendasi destinasi liburan saat Ramadan di dua negara tetangga, yakni Malaysia dan Singapura.


PBB: Rusia dan Ukraina Sama-sama Siksa Tawanan Perang dengan Kejam

6 jam lalu

Puluhan tawanan perang Ukraina (POWs) berjalan bersama setelah Rusia-Ukraina melakukan pertukaran tahanan perang di Zaporizhzhia, Ukraina 17 Oktober 2022. Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS
PBB: Rusia dan Ukraina Sama-sama Siksa Tawanan Perang dengan Kejam

Rusia dan Ukraina sama-sama menyiksa tawanan perang dengan kejam sebelum tewas.


Bekas Penulis Pidato Putin Jadi Buron Rusia Setelah Komentari Ukraina

7 jam lalu

Tim penyelamat bekerja di lokasi bangunan yang rusak berat akibat serangan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di kota Rzhyshchiv, di wilayah Kyiv, Ukraina 22 Maret 2023. Layanan pers Layanan Darurat Negara Ukraina/Handout via REUTERS
Bekas Penulis Pidato Putin Jadi Buron Rusia Setelah Komentari Ukraina

Rusia memburu bekas penulis pidato Putin karena mengkritik perang dengan Ukraina.


Finlandia Tawarkan Perjalanan Gratis untuk Belajar tentang Kebahagiaan

10 jam lalu

Pemandangan Aurora disebabkan oleh lontaran massa koronal pada Matahari yang menerangi langit di atas Lapland di Rovaniemi, Finlandia 15 Maret 2023. Courtesy of All About Lapland/Alexander Kuznetsov/Handout via REUTERS
Finlandia Tawarkan Perjalanan Gratis untuk Belajar tentang Kebahagiaan

Finlandia menduduki puncak United Nation World Happiness Report atau Laporan Kebahagiaan Dunia 2023 PBB


Taman Nasional Gunung Api Hawaii Buka Lebih Banyak Jalur Setelah Letusan Mauna Loa

11 jam lalu

Orang-orang berkumpul untuk mengamati letusan Gunung Api Mauna Loa di Hawaii, AS, 1 Desember 2022. REUTERS/Go Nakamura
Taman Nasional Gunung Api Hawaii Buka Lebih Banyak Jalur Setelah Letusan Mauna Loa

Gunung berapi Mauna Loa meletus pada November untuk pertama kalinya setelah hampir 40 tahun pada November lalu.


Perangi Agresi Rusia, 17 Jet Tempur MiG-29 Dikirim ke Ukraina

15 jam lalu

Pesawat Tempur MiG-29. REUTERS/Kacper Pempel
Perangi Agresi Rusia, 17 Jet Tempur MiG-29 Dikirim ke Ukraina

Polandia memberi Ukraina 4 jet tempur MiG-29 peninggalan Soviet miliknya untuk perangi Rusia. Ada juga sumbangan Su-25 yang sudah tidak bisa terbang.


Ukraina Bersiap Lancarkan Serangan Balik ke Rusia

15 jam lalu

Tentara Ukraina menembakkan howitzer M119 ke garis depan, di tengah serangan Rusia di Ukraina, dekat kota Bakhmut, Ukraina 10 Maret 2023. REUTERS/Oleksandr Ratushniak
Ukraina Bersiap Lancarkan Serangan Balik ke Rusia

Panglima angkatan darat Ukraina Kolonel Jendral Oleksandr Syrskyi menyatakan pasukannya segera melancarkan serangan balik ke Rusia


Atasi Learning Loss, Kemendikbud Rilis Buku Panduan Literasi

1 hari lalu

Iwan Syahril, Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek, menjelaskan urgensi buku panduan yang diluncurkan untuk mengatasi learning loss.
Atasi Learning Loss, Kemendikbud Rilis Buku Panduan Literasi

Yayasan Guru Belajar, UNICEF, dan Kemdikbudristek meluncurkan buku panduan literasi untuk mengatasi learning loss.


Ukraina Minta IOC Pastikan Tidak Ada Tentara Rusia yang Berpartisipasi di Olimpiade Paris 2024

1 hari lalu

Olimpiade Paris 2024. (nbcsports)
Ukraina Minta IOC Pastikan Tidak Ada Tentara Rusia yang Berpartisipasi di Olimpiade Paris 2024

Ukraina mencela partisipasi Rusia dan Belarusia di Olimpiade Paris 2024 sebagai "netral".


Rusia Deklarasikan Perang Jika ICC Nekat Tangkap Putin

1 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Perdana Menteri Dmitry Medvedev, saat menghadiri rapat di Moskow, 15 Januari 2020. Sputnik/Dmitry Astakhov/Pool via REUTERS
Rusia Deklarasikan Perang Jika ICC Nekat Tangkap Putin

Bekas Presiden Rusia mengecam putusan ICC. Dmitry Medvedev mengatakan perang jika ICC tetap menangkap Putin.