Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Buntut Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Manggarai Barat Akan Buat SOP untuk Pelaku Wisata

Reporter

image-gnews
Tangkapan layar video yang memperlihatkan Kapal wisata Tiana terbalik di Perairan Batu Tiga, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu, 21 Januari 2023. Foto ANTARA/HO-Tangkapan Layar
Tangkapan layar video yang memperlihatkan Kapal wisata Tiana terbalik di Perairan Batu Tiga, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu, 21 Januari 2023. Foto ANTARA/HO-Tangkapan Layar
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus tenggalamnya kapal wisata di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Barat mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Sejumlah langkah akan diambil agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat Pius Baut mengatakan pihaknya akan menjalin kolaborasi dan koordinasi untuk membenahi standar operasional prosedur (SOP) bagi agen perjalanan wisata yang ada di Labuan Bajo agar meminimalisasi kejadian kecelakaan kapal. "Kami sudah melakukan rapat koordinasi untuk membahas SOP," kata dia, Jumat, 27 Januari 2023.

Salah satunya adalah agen perjalanan atau travel agent yang menyediakan kapal wisata wajib membuka kantor di Labuan Bajo.  "Supaya kalau ada masalah bisa dengan mudah koordinasi dan bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas wisatawan," kata Pius.

Kapal Tiana yang merupakan salah satu kapal wisata di Labuan Bajo mengalami kecelakaan sehingga membuat dua wisatawan luka berat. Sebelumnya, pada 2022 kapal itu juga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dua orang wisatawan meninggal.

Pius menjelaskan kejadian kapal tenggelam yang terbaru itu terjadi pada agen perjalanan wisata yang tidak memiliki kantor di Labuan Bajo, melainkan Bali. Meski agen perjalanan wisata itu memiliki dokumen yang lengkap dan legal, namun koordinasi untuk pengawasan menjadi sulit karena kantornya tidak berada di Labuan Bajo.

"Padahal, semua aktivitas wisatawan menjadi tanggung jawab mereka sebagai penjual paket wisata," kata Pius.

Selain tidak berkantor di Labuan Bajo, menurut Pius, pemandu wisata tidak melakukan briefing sebelum berangkat di dermaga, tidak melakukan pengecekan life jacket serta tidak mengarahkan wisatawan untuk menggunakan life jacket. Ia menyebut hal-hal itu merupakan pelanggaran.

"Itu pelanggaran SOP. Wajib beri sanksi," kata Pius.

Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat pun telah membahas hal tersebut bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo serta asosiasi jasa pariwisata yang ada di Labuan Bajo. Setelah melakukan koordinasi dan kolaborasi tersebut, dinas menyusun SOP yang akan dikeluarkan dalam bentuk surat edaran dalam waktu dekat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pius mengatakan SOP itu akan menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan kepariwisataan yang ada di Manggarai Barat. "Dengan demikian kejadian kecelakaan kapal bisa diminimalisasi dan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas wisata di Labuan Bajo bisa berjalan dengan lebih optimal," kata dia.

Coreng wajah wisata Labuan Bajo

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyayangkan peristiwa kecelakaan kapal wisata itu. Terlebih, kapal wisata itu ternyata sudah pernah bermasalah.

Menurut Endi, kejadian kapal tenggelam dua kali ini mencoreng nama baik pariwisata Labuan Bajo yang telah dikenal oleh dunia. Apalagi kejadian itu bermula dari penjualan paket wisata yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Kapal yang dijual ke wisatawan itu kapal lain, namun dalam kenyataannya justru kapal lain pernah tenggelam dan berstatus sebagai barang bukti," kata Endi.

Saat ini, menurut Endi, pihaknya sedang berkoordinasi untuk mencabut izin operasional kapal wisata itu. "Ini bukan peristiwa pertama dan sangat merugikan iklim pariwisata Labuan Bajo," kata dia.

Baca juga: Kapal Tiana yang Tenggelam di Labuan Bajo Berstatus Barang Bukti di Polisi, Mengapa Bisa Kembali Berlayar?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Alasan di Balik Wacana Penutupan Sementara Taman Nasional Komodo pada 2025

1 hari lalu

Taman Nasional Komodo. Shutterstock
Alasan di Balik Wacana Penutupan Sementara Taman Nasional Komodo pada 2025

Penutupan sementara itu juga dinilai akan berdampak positif pada penyebaran wisatawan ke destinasi di luar kawasan Taman Nasional Komodo.


Terkini: Hippindo Minta Pembatasan Impor Ditujukan ke Impor Ilegal, Margono Djojohadikusumo Pendiri BNI dan Hubungannya dengan Prabowo

13 hari lalu

Pedagang tengah menata gulungan kain dalam toko di kawasan Cipadu, Tangerang, Banten, Kamis, 11 Januari 2024. Sementara Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta mengatakan, industri industri TPT mengalami perlambatan sejak kuartal ketiga 2022 hingga mencatat penurunan di tahun 2023 sertakondisi ekonomi global menjadi hambatan ekspor dan tingginya stok Cina menyebabkan barang impor legal dan ilegal membanjiri pasar domestik. Tempo/Tony Hartawan
Terkini: Hippindo Minta Pembatasan Impor Ditujukan ke Impor Ilegal, Margono Djojohadikusumo Pendiri BNI dan Hubungannya dengan Prabowo

Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) meminta kebijakan pembatasan impor oleh pemerintah ditujukan kepada impor ilegal.


Menikmati Senja Memukau Kota Kuching di Atas Sungai Sarawak dengan Kapal Pesiar

18 hari lalu

uasana senja di Kota Kuching, Sarawak, Malaysia, dari atas Kapal pesiar, Jumat 28 Juni 2024. TEMPO/ JONIANSYAH HARDJONO
Menikmati Senja Memukau Kota Kuching di Atas Sungai Sarawak dengan Kapal Pesiar

Sambil menikmati minuman dingin dan camilan ringan, selama perjalanan dengan kapal wisata, wisatawan dapat melihat pemandangan Kuching, Sarawak.


Atraksi Wisata Baru di Labuan Bajo, Wisatawan Bisa Kayaking Menyusuri Hutan Mangrove

32 hari lalu

Plt Direktur Utama BPOLBF Frans Teguh saat mencoba olahraga kayaking di wisata mangrove di Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. (ANTARA/HO-Divisi Komunikasi Publik BPOLBF)
Atraksi Wisata Baru di Labuan Bajo, Wisatawan Bisa Kayaking Menyusuri Hutan Mangrove

Atraksi ini menawarkan wisatawan aktivitas menyusuri hutan mangrove yang asri di antara terpaan sinar matahari yang hangat Labuan Bajo.


Promosi Wisata Labuan Bajo, Komodo Travel Mart 2024 Digelar di The Golo Mori

40 hari lalu

Komodo Travel Mart 2024 digelar di The Golo Mori, Manggarai Barat, 7-9 Juni 2024 (Dok. ITDC)
Promosi Wisata Labuan Bajo, Komodo Travel Mart 2024 Digelar di The Golo Mori

Komodo Travel Mart mempertemukan sellers dan buyers di bidang pariwisata, untuk Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo.


Sandiaga Uno Resmikan Ruang Imersif di Stasiun MRT Bundaran HI, Ruang Apakah Itu?

46 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Menerima cendramata dari petugas stand pameran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kabupaten Wakatobi. di Jakarta Convention Center, Jakarta Sabtu, 1 Juni Mei 2024. Tempo/Firly Fajrian
Sandiaga Uno Resmikan Ruang Imersif di Stasiun MRT Bundaran HI, Ruang Apakah Itu?

Menparekraf Sandiaga Uno membuka ruang imersif untuk mengenalkan wisata Indonesia di Stasiun MRT Bundaran HI. Ini artinya.


Mengintip Resor Bintang lima di Labuan Bajo yang Raih Travel + Leisure Awards

49 hari lalu

AYANA Komodo Waecicu Beach. (dok. AYANA Komodo Waecicu Beach)
Mengintip Resor Bintang lima di Labuan Bajo yang Raih Travel + Leisure Awards

AYANA Komodo Waecicu Beach, Labuan Bajo, dinobatkan sebagai Hotel Luar Negeri Paling Populer menurut Travel + Leisure China Travel Awards 2023


Menengok Keindahan Pulau Padar

10 Mei 2024

Surga kecil di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur.
Menengok Keindahan Pulau Padar

Pulau Padar di Nusa Tenggara Timur memiliki pesona keindahan alam. Kayak menjadi destinasi wisata.


Pasar Kuliner Labuan Bajo Menjadi Zona Halal

9 Mei 2024

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dan Badan Penyelenggara Jaminan Halal (BPJH) Kementerian Agama melakukan pemasangan plang sertifikasi halal dan stiker zona khas di ruko pedagang makanan laut di Pasar Kuliner Ujung, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 8 Mei 2024 malam. TEMPO/Desty Luthfiani
Pasar Kuliner Labuan Bajo Menjadi Zona Halal

LPPOM MUI memasang plang sertifikasi halal di kawasan Pasar Kuliner Labuan Bajo.


International Golo Mori Jazz 2024 Padukan Musik dengan Keindahan Laut dan Bukit

30 April 2024

Foto udara kawasan Mice di Jalan Bajo-Golo Mori, Desa Golo Mori, Manggarai Barat, NTT, Kamis, 4 Mei 2023. Kawasan tersebut menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan salah satu venue KTT ASEAN yang sebelumnya merupakan daerah terisolasi dan tertinggal. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
International Golo Mori Jazz 2024 Padukan Musik dengan Keindahan Laut dan Bukit

Penonton International Golo Mori Jazz 2024 bisa menikmati musik jazz di antara keindahan pantai dan bukit di Golo Mori, Manggarai Barat.