Produk Pasar Tradisional Jadi Buruan Wisatawan, Yogyakarta Percepat Digitalisasi

Wisatawan berkunjung ke Pasar Beringharjo di Malioboro Yogyakarta pada pertengahan Juli 2020. TEMPO | Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta membidik momentum untuk menggeliatkan puluhan pasar tradisionalnya yang belakangan turut menjadi destinasi alternatif wisatawan yang gemar berbelanja. Seiring tren kunjungan wisatawan ke pasar-pasar tradisional itu, produk yang dijual mulai dari makanan sampai cinderamata perlahan mulai diperbaiki pengemasannya dan dimasukkan ke etalase-etalase pasar digital atau e-commerce.

"Salah satu pasar yang mulai gencar kami digitalisasi produknya agar bisa jadi referensi wisatawan yang datang adalah Pasar Beringharjo," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta Kadri Renggono dalam forum diskusi di Hotel Harper Yogyakarta, Rabu, 25 Januari 2023.

Kadri mengatakan memang bukan perkara mudah mendorong digitalisasi kepada para pedagang pasar tradisional yang rata-rata bukan kalangan anak muda yang familiar dengan e-commerce itu. Maka langkah yang kini dilakukan agar digitalisasi cepat berjalan adalah salah satunya dengan melibatkan langsung anak-anak muda terjun langsung.

Mereka digerakkan membantu para pedagang pasar tradisional di Yogya secapatnya memiliki etalase digital. Tak jarang, kata Kadri, anak-anak muda ini juga yang terlibat menjadi reseller produk pasar tradisional itu sendiri.

"Saat ini minat anak muda pada pasar tradisional ternyata kembali tinggi, sebagian dari mereka telah bergerak, memasarkan produk pasar tradisional di Yogya sehingga makin dikenal wisatawan," kata Kadri.

Slamet Kurniawan, pengelola Space Roastery, coffee shop langganan wisatawan yang juga tempat sangrai kopi kenamaan di Yogya mengatakan untuk bersaing melalui pasar digital, ada sejumlah hal yang tak bisa diabaikan. "Yang utama jelas visual, lalu packaging dan judul produk yang menarik, karena waktu lihat pengunjung di pasar digital itu hitungan detik," kata Slamet yang mengungkapkan kini dalam sebulan order produk biji kopinya melalui e-commerce bisa stabil 3.000 pesanan.

Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Daerah Tokopedia Emmiryzan dalam forum itu mengatakan Yogyakarta saat ini menjadi daerah dengan indeks penjualan dan indeks omzet penjualan tertinggi disusul Surabaya dan Bandung. Indeks itu diperoleh ketika pihaknya menginisiasi program hyperlocal yang memperluas pasar serta mempermudah masyarakat menemukan toko terdekat.

"Peningkatan indeks penjualan dan index omzet penjualan di Yogyakarta mencapai sebesar 148 persen dan 64 persen, Surabaya 194 persen dan 85 persen, Bandung 27 persen dan 100 persen," kata Emmiryzan.

Baca juga: Jamin Kulineran Aman, Pasar Tradisional Yogyakarta Dilengkapi Laboratorium Mini

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu






Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

8 menit lalu

Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

Sekretaris DI Yogyakarta Baskara Aji pun menilai aksi kekerasan jalanan di Titik Nol itu tergolong nekat.


Masih di Yogyakarta, Delegasi ASEAN Tourism Forum Belajar Bikin Kerajinan

45 menit lalu

Masih di Yogyakarta, Delegasi ASEAN Tourism Forum Belajar Bikin Kerajinan

Selesainya gelaran ATF menjadi momentum mengenalkan Yogyakarta lebih mendalam pada para delegasi.


Craco, Kota Hantu di Italia dengan Pemandangan yang Indah

9 jam lalu

Craco, Kota Hantu di Italia dengan Pemandangan yang Indah

Craco memiliki sejarah panjang tempat tinggal dengan makam yang berasal dari abad ke-8 SM.


762 Gempa dan 707 Longsor, Ini Bencana di Yogyakarta 2022

13 jam lalu

762 Gempa dan 707 Longsor, Ini Bencana di Yogyakarta 2022

Tahun 2022 menjadi tahun dengan kejadian bencana paling tinggi dalam tiga tahun terakhir di DI Yogyakarta.


Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

15 jam lalu

Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Tokyo? Itu bisa tergantung pada apa yang dicari oleh wisatawan.


Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

1 hari lalu

Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

Pedagang di Teras Malioboro II ini menempati area semi permanen, beratap seng tanpa dinding batu bata.


7 Tempat Wisata Kaliurang Yogyakarta Terkenal yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Liburan

1 hari lalu

7 Tempat Wisata Kaliurang Yogyakarta Terkenal yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Liburan

Jika Anda menginap di Daerah Istimewa Yogyakarta, tak ada salahnya berkunjung ke tempat wisata di Kaliurang, apa saja?


100 Kalender Event Pariwisata Batam, Ada Lomba Karaoke Hingga Konser Tulus

1 hari lalu

100 Kalender Event Pariwisata Batam, Ada Lomba Karaoke Hingga Konser Tulus

Event merupakan trik untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Batam agar kunjungan kembali normal.


Pusat PKL Teras Malioboro Berusia Setahun, Sultan HB X Soroti Nasib Perajin Lokal

1 hari lalu

Pusat PKL Teras Malioboro Berusia Setahun, Sultan HB X Soroti Nasib Perajin Lokal

Teras Malioboro 1 yang berada di seberang Pasar Beringharjo tersebut merupakan tempat relokasi para PKL yang berjualan di Malioboro.


Baru Tiba di Bandara Korea Selatan, 23 Wisatawan Thailand Dilaporkan Hilang

1 hari lalu

Baru Tiba di Bandara Korea Selatan, 23 Wisatawan Thailand Dilaporkan Hilang

Sebanyak 174 warga Thailand itu mendarat di Bandara Muan dengan penerbangan sewaan.