Libur Akhir Tahun, Ini 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Anti-mainstream

Reporter

Pengunjung menikmati kehangatan air di objek wisata Kawah Putih Cagar Alam (CA) Dolok Tinggi Raja, Desa Dolok Merawa, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Ahad, 2 Juni 2019. Pada 2017, cagar alam itu berubah status menjadi Taman Wisata Alam (TWA) Dolok Tinggi Raja yang pengelolaannya menjadi tanggung jawab Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Utara. TEMPO/Abdi Purmono

TEMPO.CO, Jakarta - Destinasi wisata apa yang pertama kali terpikirkan untuk menghabiskan libur akhir tahun di dalam negeri? Kebun binatang atau taman hiburan mungkin menjad top of mind karena mudah dijangkau.

Namun jika ingin liburan penutup tahun yang tak biasa, cobalah untuk mengunjungi destinasi wisata anti-mainstream atau tak biasa. Sejumlah destinasi ini mungkin tidak terpikirkan, tapi menawarkan pengalaman wisata yang menyenangkan dan pastinya tak biasa dan berbeda.

Rekomendasi destinasi wisata anti-mainstream

Kawah Putih Tinggi Raja, Simalungun

Dari namanya saja, mungkin orang tidak familiar. Tapi ini adalah destinasi yang patut dikunjungi jika datang ke Medan. Tempat ini menawarkan keindahan kombinasi bukit kapur berwarna putih dengan danau biru kehijauan. Air danaunya berasal dari sumber mata air panas yang ada di sekitar bukit tersebut.

Kawasan wisata ini menawarkan suasana tenang dan alami yang cocok untuk libur akhir tahun yang santai. Pemandangan yang indah ditambah dengan udara yang segar bisa menyihir siapa saja yang datang ke sana.

Lokasinya berada di Dolok Marawa, Silau Kahean. Ada tiga rute yang biasa dilalui pengunjung untuk sampai ke area ini. Pertama, rute Medan–Lubuk Pakam–Galang–Banun Purba–Dolok Tinggi Raja. Kedua, rute Medan–Lubuk Pakam–Galang–Dolok Tinggi Raja. Dan ketiga, rute Masihul–Nagori Dolok–Dolok Tinggi Raja.

Pantai Pulau Merah, Banyuwangi

Bagi yang mencari suasana pantai, ini adalah rekomendasi pantai yang mungkin jarang terpikirkan. Pantai ini menawarkan panorama matahari terbenam berwarna merah.

Warga menikmati pemandangan matahari terbenam di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur, 8 Januari 2016. ANTARA/Zabur Karuru

Pulau Merah sendiri memiliki lanskap tanah berwarna merah bata dan terletak sekitar 50–100 meter dekat bibir pantai. Kabar baiknya, akhir tahun menjadi momentum yang paling tepat saat mengunjungi pantai ini untuk melihat matahari terbenam berwarna merah. Selain berburu sunset, pengunjung bisa surfing di pantai ini dan camping di area yang telah disediakan.

Lokasi pantai ini sekitar 67 kilometer atau 90 menit dari Kota Banyuwangi. Akses jalan menuju kawasan ini sudah memadai ditambah berbagai petunjuk arah yang jelas untuk memudahkan perjalanan. Jika naik kereta, stasiun terdekatnya adalah stasiun Banyuwangi Baru.

Desa Pinggan, Kintamani Bali

Rasanya Bali tak bisa dilewatkan sebagai destinasi libur akhir tahun. Namun ada tempat anti-mainstream yang bisa menjadi tujuan wisatawan, yaitu desa Pinggan.

Desa Pinggan, Kintamani, Bali. Tempo/Faira Bagja

Desa ini menawarkan suasana pedesaan khas Bali dengan latar pegunungan yang memesona. Panorama matahari terbit di desa ini tak boleh dilewatkan dan harus diabadikan. Sinar mentari yang biasanya muncjl sekitar pukul 06.00 WITA berpadu dengan permadani kabut pegunungan dan area persawahan hijau.

Lokasi desa ini berada di Kintamani. Jaraknya bisa ditempuh sekitar 2 jam 15 menit berkendara dari Denpasar.

Bukit Tanarara, Sumba Timur

Nama bukit ini sempat populer karena menjadi latar syuting film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak. Bukit ini menawarkan hamparan savana yang sangat luas dan bisa berubah warna sesuai perubahan musim.

Pengunjung yang datang bisa sekadar duduk santai dan menikmati pemandangan bukit-bukit dan sejuknya udara. Tempat ini juga tak terlalu ramai sehingga sangat cocok untuk menenangkan diri dan melepas penat di penghujung tahun.

Jarak bukit ini dari Kabupaten Sumba Timur sekitar 19 kilometer. Dari Jakarta, wisatawan harus terbang dulu ke Kupang lalu melanjutkan ke Waingapu Sumba Timur.

Desa Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Nama desa ini sudah tersohor sebagai negeri di atas awan dari timur Indonesia. Akhir tahun ini mungkin waktu yang tepat untuk mengunjunginya.

Tujuh bangunan rumah desa adat Waerebo yang disebut Mbaru Niang, 28 April 2017. Desa adat Waerebo berada di lembah yang diapit beberapa punggungan, membuat wisatawan untuk mencapai desa itu harus mendaki membelah hutan sejauh 7 km selama kurang lebih 4 jam. ANTARA FOTO

Setiap pagi dan sore, desa ini diselimuti kabut yang membuat pemandangan desa menjadi luar biasa. Tak hanya itu, pengunjung yang datang bisa ikut berbaur dengan kehidupan masyarakat desa karena biasanya pengunjung akan menginap secara komunal di rumah khas mereka. Merasakan pengalaman budaya ditambah keindahan alam menjadi paduan sempurna untuk liburan.

Untuk menuju desa ini memang cukup menantang. Dari Labuan Bajo, wisatawan masih harus melanjutkan perjalanan dengan menyewa motor atau mobil. Rute perjalanan yang ditempuh, yakni Labuan Bajo–Ruteng–Denge dengan durasi perjalanan sekitar 5–11 jam bergantung pada jenis transportasi dan rute yang dipilih.

Lima destinasi wisata itu bisa dipertimbangkan untuk destinasi libur akhir tahun yang tak biasa dan memberikan pengalaman berbeda. Selamat mempersiapkan liburan.

Baca juga: Simak Langkah Mempersiapkan Libur Akhir Tahun agar Nyaman dan Hemat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Craco, Kota Hantu di Italia dengan Pemandangan yang Indah

8 jam lalu

Craco, Kota Hantu di Italia dengan Pemandangan yang Indah

Craco memiliki sejarah panjang tempat tinggal dengan makam yang berasal dari abad ke-8 SM.


Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

13 jam lalu

Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Tokyo? Itu bisa tergantung pada apa yang dicari oleh wisatawan.


Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

23 jam lalu

Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

Pedagang di Teras Malioboro II ini menempati area semi permanen, beratap seng tanpa dinding batu bata.


100 Kalender Event Pariwisata Batam, Ada Lomba Karaoke Hingga Konser Tulus

1 hari lalu

100 Kalender Event Pariwisata Batam, Ada Lomba Karaoke Hingga Konser Tulus

Event merupakan trik untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Batam agar kunjungan kembali normal.


Indonesia Raih 20 Penghargaan dalam ASEAN Tourism Awards 2023

1 hari lalu

Indonesia Raih 20 Penghargaan dalam ASEAN Tourism Awards 2023

ASEAN Tourism Awards adalah inisiasi dari negara anggota ASEAN sebagai bentuk apresiasi atas upaya yang dilakukan pelaku pariwisata.


Baru Tiba di Bandara Korea Selatan, 23 Wisatawan Thailand Dilaporkan Hilang

1 hari lalu

Baru Tiba di Bandara Korea Selatan, 23 Wisatawan Thailand Dilaporkan Hilang

Sebanyak 174 warga Thailand itu mendarat di Bandara Muan dengan penerbangan sewaan.


Wisatawan Mengalami Diare Saat Bepergian, Apa Itu Traveler's Diarrhea?

2 hari lalu

Wisatawan Mengalami Diare Saat Bepergian, Apa Itu Traveler's Diarrhea?

Diare biasanya tersebab konsumsi makanan atau air yang tidak biasa diterima tubuh


5 Rekomendasi Destinasi Wisata Purwakarta, Termasuk Waduk Jatiluhur

2 hari lalu

5 Rekomendasi Destinasi Wisata Purwakarta, Termasuk Waduk Jatiluhur

Purwakarta tak jauh dari Jabodetabek, sehingga menjadi tujuan destinasi wisata masyarakat ibu kota. Selain Waduk Jatiluhur, ada apa lagi?


5 Destinasi Wisata Wajib Kunjung di Batam Sebelum ke Singapura

2 hari lalu

5 Destinasi Wisata Wajib Kunjung di Batam Sebelum ke Singapura

Batam adalah salah satu kota yang dekat dengan Singapura ini memiliki beragam destinasi wisata alam. Berikut 5 yang wajib kunjung.


ASEAN Tourism Forum 2023 Berakhir, Sandiaga Uno: Konektivitas Perkuat Wisata ASEAN

2 hari lalu

ASEAN Tourism Forum 2023 Berakhir, Sandiaga Uno: Konektivitas Perkuat Wisata ASEAN

Dalam forum penutupan ASEAN Tourism Forum itu, negara-negara ASEAN bersepakat meningkatkan pelaksanaan ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016-2025.