Sambut Libur Akhir Tahun, Ada Drama Musikal Boneka Kayu di Candi Prambanan

Drama musikal bertajuk Pepino Boneka Kayu, yang dipersiapkan pengelola Candi Prambanan sebagai sajian Special Show momen libur akhir tahun 2022 ini. Dok. TWC

TEMPO.CO, Yogyakarta - Ada pertunjukan menarik bagi wisatawan, khususnya anak-anak di Candi Prambanan Yogyakarta untuk menyambut libur sekolah dan libur akhir tahun ini. Pertunjukan baru itu berupa drama musikal bertajuk Pepino Boneka Kayu, yang dipersiapkan pengelola Candi Prambanan sebagai Special Show momen libur akhir tahun ini.

Drama musikal ini diluncurkan untuk melengkapi dua pertunjukan kolosal andalan Candi Prambanan lain, yakni Sendratari Ramayanan dan Dramatari Roro Jonggrang. "Drama musikal Pepino Boneka Kayu ini akan digelar di Gedung Trimurti kompleks Teater dan Pentas Ramayana Candi Prambanan mulai 26-31 Desember 2022 setiap pukul 17.00 WIB," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono di sela peluncuran drama itu di Candi Prambanan, Jumat, 25 November 2022.

Drama musikal boneka ini, kata Edy, menjadi pengembangan atraksi seni budaya sebagai salah satu magnet kunjungan di kawasan Prambanan, yang berada di perbatasan wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dari drama musikal ini, coba dihadirkan seni pertunjukan yang ramah anak, baik dari cerita, pemeran dan busana sebagai satu bentuk pembelajaran langsung bagi anak. 

Drama musikal Pepino Boneka Kayu juga menjadi ruang baru mengembangkan talenta penari-penari muda di Yogyakarta dan Jawa Tengah. 

Tim Kreatif Pepino Boneka Kayu Momentya Irsha Emeralda mengatakan drama musikal ini dikembangkan sebagai bentuk pengembangan wisata ramah anak di Yogyakarta. Hal ini mengingat masih minimnya pertunjukan seni budaya bisa memberikan pembelajaran karakter secara langsung kepada anak-anak. 

“Dari yang kami tahu, pertunjukan seni budaya untuk anak-anak yang dipentaskan secara regular belum ada di Yogyakarta," kata Irsha.

Pepino Boneka Kayu diproyeksikan menjadi satu katalog baru yang segar dan melengkapi seni pertunjukan regular di kawasan Ramayana Prambanan.

Emeralda menjelaskan karakter drama Pepino Boneka Kayu menghadirkan pertunjukan yang atraktif, komikal dan jenaka. Drama musikal ini akan mengajak para anak-anak untuk bernyanyi, bersorak dan menyelami karakter Pepino yang dahulu ingkar janji hingga menjadi anak yang baik hati. 

Pepino Boneka Kayu bercerita tentang perjalanan Pepino yang berubah dari patung kayu menjadi seorang anak melalui peri yang membawa keajaiban. Agak mirip cerita Pinokio dan Papa Geppetto dengan sejumlah modifikasi.

Pepino lalu tumbuh menjadi anak penggembira yang suka berpetualang dan punya banyak teman. Hingga suatu hari, Ayah Pepino diculik oleh gerombolan Nagaraja yang jahat nan murka. Pepino yang mewariskan pusaka sang ayah bertaruh menyelamatkan ayahandanya dari kekejaman Nagaraja. 

Sutradara Pepino Boneka Kayu Bramantyo Fendi mengatakan pertunjukan yang berdurasi 45 menit ini terinspirasi dari karakter Pinokio. Cerita legendaris yang berasal dari Italia ini dilebur dan dikemas dengan sentuhan langgam nusantara menjadi tontonan yang istimewa. 

“Konsep Pepino Boneka Kayu sendiri merupakan drama musikal yang menggabungkan berbagai unsur tarian, seperti klasik, kontemporer, ballet, akrobatik, sampai wushu," kata Fendi.

General Manager Unit Teater dan Pentas PT TWC Chrisnamurti Adiningrum mengatakan selain di luar tanggal 26-31 Desember, drama musikal baru ini melayani permintaan show dengan waktu tertentu sesuai permintaan pengunjung khusus, seperti rombongan sekolah dan wisata. Syaratnya dengan jumlah minimal penonton 250 pelajar atau 150 penonton nonpelajar. 
 

Baca juga: Sendratari Ramayana Prambanan Dibawa Roadshow ke 5 Kota di India

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

17 menit lalu

Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

Sekretaris DI Yogyakarta Baskara Aji pun menilai aksi kekerasan jalanan di Titik Nol itu tergolong nekat.


Masih di Yogyakarta, Delegasi ASEAN Tourism Forum Belajar Bikin Kerajinan

54 menit lalu

Masih di Yogyakarta, Delegasi ASEAN Tourism Forum Belajar Bikin Kerajinan

Selesainya gelaran ATF menjadi momentum mengenalkan Yogyakarta lebih mendalam pada para delegasi.


Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

1 hari lalu

Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

Pedagang di Teras Malioboro II ini menempati area semi permanen, beratap seng tanpa dinding batu bata.


7 Tempat Wisata Kaliurang Yogyakarta Terkenal yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Liburan

1 hari lalu

7 Tempat Wisata Kaliurang Yogyakarta Terkenal yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Liburan

Jika Anda menginap di Daerah Istimewa Yogyakarta, tak ada salahnya berkunjung ke tempat wisata di Kaliurang, apa saja?


Pusat PKL Teras Malioboro Berusia Setahun, Sultan HB X Soroti Nasib Perajin Lokal

1 hari lalu

Pusat PKL Teras Malioboro Berusia Setahun, Sultan HB X Soroti Nasib Perajin Lokal

Teras Malioboro 1 yang berada di seberang Pasar Beringharjo tersebut merupakan tempat relokasi para PKL yang berjualan di Malioboro.


Sandiaga Uno Kenalkan Paket Wisata Naik Candi Borobudur ke Delegasi ASEAN Tourism Forum

1 hari lalu

Sandiaga Uno Kenalkan Paket Wisata Naik Candi Borobudur ke Delegasi ASEAN Tourism Forum

Cerita-cerita dalam relief Candi Borobudur dijadikan inspirasi dalam pembentukan paket perjalanan Borobudur Trail of Civilization (BToC).


Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia, Sumbu Filosofi Yogyakarta Masuk Sidang UNESCO Tahun ini

2 hari lalu

Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia, Sumbu Filosofi Yogyakarta Masuk Sidang UNESCO Tahun ini

Pada Agustus 2022, tim penilai dari UNESCO telah lebih dulu menyambangi dan menilai langsung kawasan sumbu filosofi Yogyakarta.


Meriahnya Karnaval Puncak Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

3 hari lalu

Meriahnya Karnaval Puncak Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

Gelaran Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta telah dimulai sejak 30 Januari 2023.


Makan Waktu 3 Tahun, Pemugaran Candi Perwara di Candi Prambanan Rampung

4 hari lalu

Makan Waktu 3 Tahun, Pemugaran Candi Perwara di Candi Prambanan Rampung

Proses pemugaran candi perwara ini untuk memberikan cerita utuh tentang sejarah Candi Prambanan yang dibangun di masa Raja Rakai Pikatan.


Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

5 hari lalu

Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

Asean Tourism Forum ini menjadi momen berharga bagi sektor wisata Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai miniaturnya Indonesia.