Penyebab Malioboro Sering Macet Meski Sudah Bersih PKL

Ilustrasi kawasan Malioboro, Yogyakarta. Shutterstock

TEMPO.CO, Yogyakarta - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta membeberkan hasil temuan terkait kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan Jalan Malioboro meski saat ini seluruh pedagang kaki lima (PKL) di area itu sudah direlokasi. Sepanjang 2022, para PKL Malioboro telah ditempatkan di dua titik relokasi, yakni Teras Malioboro I yang ada di ujung selatan dan Teras Maioboro II di sisi utara jalan itu.

Namun awal pekan ini kemacetan dan semrawutnya Malioboro itu kembali menggema setelah munculnya keluhan pengguna jalan itu di media sosial. Keluhan itu menyorot maraknya kendaraan roda dua atau sepeda motor parkir sembarangan di kawasan Malioboro yang memicu kemacetan.

"Temuan di lapangan, sepeda motor yang kerap parkir sembarangan di tepi jalan itu salah satunya dari para pedagang di Teras Malioboro II," kata aktivis Forpi Kota Yogyakarta Baharudin Kamba, Rabu, 23 November 2022.

Sepeda motor itu diparkir di tepi jalan sembarangan setelah digunakan untuk mengangkuti barang dagangan masuk ke lokasi Teras Malioboro II. "Durasi parkir sepeda motor para pedagang ini di pinggir jalan cukup lama, sekitar 15 hingga 30 menit, jadi saat situasi jalan sedang padat memicu kemacetan panjang," kata Kamba.

Selain pedagang yang mengangkut barang dagangannya, menurut Kamba, kemacetan itu diperparah adanya sejumlah kendaraan jasa pengantaran online yang ikut berhenti di sembarang tempat di jalan Malioboro.

Hak yang paling jadi sorotan Forpi, di tengah tingginya potensi kemacetan Malioboro itu, jumlah petugas yang mengawasi potensi kemacetan itu sangat minim alias nyaris tidak ada. "Sepanjang kami memantau lokasi parkir sembarangan yang memicu macet Malioboro itu awal pekan ini, tidak tampak petugas baik dari Jogoboro (Jogo Malioboro) maupun Satpol PP Kota Yogyakarta," kata dia.

Atas temuan itu Forpi Kota Yogyakarta mendesak pihak Direktorat Lalu Lintas Polresta Yogyakarta dan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menindak tegas pemilik kendaraan yang terbukti parkir sembarangan di tepi jalan Malioboro. "Tindakan tegas tanpa pandang bulu, berlaku bagi siapa saja termasuk kendaraan pelat merah," kata Kamba.

Kamba menjelaskan, aturan tentang larangan parkir sembarangan termaktub pada Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan. Pada pasal 38 disebutkan bahwa setiap orang dilarang menggunakan ruang manfaat jalan yang dapat berakibat pada terganggunya fungsi jalan. 

Aturan ini dapat disampaikan melalui pengeras suara (radio Jogoboro) yang ada di Malioboro sebagai bagian sosialisasi sekaligus imbauan.

Dari kondisi kemacetan akibat parkir sembarangan dan tanpa pengawasan memadai itu, Forpi menemukan fakta 
lain, yakni mulai rusaknya fasilitas di sekitar lokasi. "Ada sejumlah portal yang berfungsi sebagai penghalang sepeda motor masuk trotoar di jalan Perwakilan ruas Malioboro rusak," kata Kamba.

Sebagian portal portal itu bahkan diubah fungsinya sebagai tempat sampah dadakan. "Padahal proyek pembangunan (pedestrian) di jalan Perwakilan Malioboro Kota Yogyakarta ini belum berumur satu tahun, tapi sudah rusak," kata Kamba.

Respons Pemerintah

Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan sepanjang Jalan Malioboro merupakan kawasan larangan parkir. "Di sepanjang Malioboro ada rambu larangan parkir, namun masih banyak yang mencuri kesempatan parkir di tepi jalan," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta Ekwanto.

Tak hanya pedagang, pelanggaran parkir sembarangan itu, menurut Ekwanto, dilakukan pengendara mobil hingga layanan taksi online. Mereka yang sebelumnya dipesan konsumen menunggu dengan cara parkir di tepi jalan sampai konsumennya datang.

Ekwanto membeberkan kasus pelanggaran parkir sembarangan di Malioboro biasanya terjadi rentang pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. *Saat itu petugas pengamanan Malioboro sedang pergantian shift," kata dia.

Adapun kerawanan kemacetan akan naik biasanya mulai Kamis hingga Ahad, atau saat jumlah wisatawan di Malioboro meningkat. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian lalu lintas melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran di kawasan Malioboro. "Terutama pelanggaran soal larangan parkir," kata dia.

Baca juga: Viral Penusukan di Ruas Jalan Malioboro, Elemen Warga Desak Patroli Wisata Digencarkan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Polantas Urusi Pohon Tumbang, Begini Pesannya

10 jam lalu

Polantas Urusi Pohon Tumbang, Begini Pesannya

Jika pohon tumbang tak segera diatasi, kemacetan arus lalu lintas akan mengular. Polantas Husnan Rangkuti menggerahkan warga.


Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

12 jam lalu

Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

Sudah tahukah Anda sejarah dan asal usul terbantuknya Paspampres, pasukan pengamanan presiden dan wapres?


Kepagian di Stasiun Tugu, Bisa Numpang Mandi Mewah dan Nitip Barang di Shower & Locker

1 hari lalu

Kepagian di Stasiun Tugu, Bisa Numpang Mandi Mewah dan Nitip Barang di Shower & Locker

Untuk menggunakan Shower & Locker di Stasiun Tugu Yogyakarta, pengunjung dapat membayar dengan nominal khusus.


Pekan Depan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Menikah: Menengok Profesi Penghulu

1 hari lalu

Pekan Depan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Menikah: Menengok Profesi Penghulu

Menengok penghulu di balik Kaesang Pangarep-Erina menikah. Ada 2 juta pernikahan berlangsung tiap tahun maka jumlah penghulu saat ini masih kurang.


Pesona Gua Langse di Parangtritis, Keindahan Alam Berbalut Cerita Mistis

2 hari lalu

Pesona Gua Langse di Parangtritis, Keindahan Alam Berbalut Cerita Mistis

Gua Langse ini tepatnya berada di timur Pantai Parangtritis.


Festival FIlm JAFF 17 "Blossom" Menjadi Titik Temu Para Pembuat, Pemain, Dan Penonton Film Indonesia Hingga Asia

2 hari lalu

Festival FIlm JAFF 17 "Blossom" Menjadi Titik Temu Para Pembuat, Pemain, Dan Penonton Film Indonesia Hingga Asia

JAFF selalu menjadi titik temu para pembuat dan pemain film dengan para penontonnya. Selain itu, beragam Special Program JAFF17 juga menjadi ajang belajar dan diskusi yang diikuti oleh mereka yang tertarik dengan berbagai profesi di industri film


Antisipasi Kecelakaan Bus Pariwisata, Organda Soroti Peran Makelar Transportasi

3 hari lalu

Antisipasi Kecelakaan Bus Pariwisata, Organda Soroti Peran Makelar Transportasi

Ada beberapa hal yang disoroti terkait kecelakaan bus pariwisata di Bukit Bego Imogiri ada Februari lalu.


Minta DKI Optimalisasi Trotoar untuk Kurangi Kemacetan, PSI: Kita Jangan Mundur

3 hari lalu

Minta DKI Optimalisasi Trotoar untuk Kurangi Kemacetan, PSI: Kita Jangan Mundur

Politikus PSI minta pembangunan jangan berhenti hanya pada pelebaran trotoar, karena justru akan membuat kemacetan bertambah parah.


Kaesang dan Erina 10 Desember Menikah: Begini Tugas dan Wewenang Penghulu di Pernikahan

3 hari lalu

Kaesang dan Erina 10 Desember Menikah: Begini Tugas dan Wewenang Penghulu di Pernikahan

Penghulu dalam pernikahan Kaesang Pangarep, putra Jokowi itu tidaklah orang asing melainkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Depok, Sleman.


DPRD Optimistis 3 Program Prioritas APBD DKI Berjalan Maksimal, Didukung Pemerintah Pusat

3 hari lalu

DPRD Optimistis 3 Program Prioritas APBD DKI Berjalan Maksimal, Didukung Pemerintah Pusat

APBD DKI 2023 difokuskan pada tiga program prioritas dengan alokasi 41,27 persen APBD.