Wisatawan Hilang Terseret Ombak Pantai Jungwok Gunungkidul

Namanya Jungwok seperti nama suatu pantai di Korea tapi sebenarnya ini ada di Gunung Kidul. via Flickr/Aditya Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Seorang wisatawan lokal asal Berbah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hilang terseret arus saat sedang bermain bersama teman-temannya di Pantai Jungwok, Girisubo, Gunungkidul pada Ahad sore, 6 November 2022. Hingga Ahad petang, keberadaan korban laki-laki berusia 23 tahun itu masih dalam pencarian tim search and rescue (SAR) setempat.

"Korban hilang sekitar pukul 16.30 WIB tadi, saat datang bersama rombongan teman-temannya berwisata," kata Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko, Ahad.

Korban atas nama Dimas Ismoyo Nugroho asal Jogotirto, Kecamatan Berbah Sleman itu awalnya datang bersama rombongannya sekitar pukul 13.30 WIB. Pada pukul 16.00 WIB, korban masih sempat terlihat menjelajahi di area bebatuan sisi barat pantai yang terkenal dengan panorama indah serta pasir putihnya itu. 

Lokasi bebatuan sisi barat pantai yang disambangi korban itu sebenarnya area kering atau jarang tersapu ombak sehingga aman bagi pengunjung. Namun ternyata korban yang saat itu memisahkan diri dari rombongan dan terus melanjutkan jalannya semakin ke barat menuju balik bebatuan yang areanya rawan diterjang ombak.

Personil SAR setempat yang berpatroli kala itu sempat melihat korban dan langsung berteriak memberi peringatan kepada korban agar berbalik ke area aman. Sayang peringatan itu tak direspons korban.

"Korban lalu terlihat tercebur ke laut dan terbawa arus ke tengah," kata Sunu.

Sejumlah personil SAR yang berpatroli lantas sempat ikut terjun ke laut untuk menyelamatkan korban. Namun arus laut lebih cepat membawa korban ke tengah hingga akhirnya hilang tenggelam.

Korban terakhir terlihat mengenakan pakaian kaos warna kuning dan celana pendek. "Kami berkoordinasi dengan nelayan untuk membantu pencarian," kata Sunu.

Kepala Stasiun Meteorologi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Warjono menuturkan mulai 6 hingga 8 November 2022, tinggi gelombang di wilayah perairan dan Samudera Hindia Selatan DI Yogyakarta dalam kategori sedang atau berkisar antara 1,0- 2,5 meter. "Namun tinggi gelombang maksimum bisa mencapai dua kali lipat dari tinggi gelombang perkiraan itu," kata dia. Kondisi itu perlu diwaspadai wisatawan atau masyarakat yang datang ke pantai.

Baca juga: Aksi Seribu Ember Tumpuk di Malioboro, Ajak Wisatawan Peduli Sampah

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu






Cuaca Hari Ini, BMKG Beri Peringatan Dini Ombak sampai 6 Meter

2 jam lalu

Cuaca Hari Ini, BMKG Beri Peringatan Dini Ombak sampai 6 Meter

BMKG juga menyampaikan masih memantau keberadaan serta pengaruh dari dua bibit siklon di sekitar Indonesia. Apa dampaknya untuk hari ini?


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Yogyakarta Provinsi Termiskin, Prakiraan Cuaca BMKG

11 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Yogyakarta Provinsi Termiskin, Prakiraan Cuaca BMKG

Topik tentang DI Yogyakarta ditetapkan sebagai provinsi termiskin menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


World Read Aloud Day 2023, Yogyakarta Garap Wisata Literasi di Kotabaru

12 jam lalu

World Read Aloud Day 2023, Yogyakarta Garap Wisata Literasi di Kotabaru

Dalam peringatan Word Read Aloud Day 2023 di Yogyakarta, program wisata literasi siswa atau Talita juga dikenalkan dengan peserta awal murid TK.


Knalpot Blombongan Diincar Polisi, Apa Bedanya dengan Knalpot Brong?

16 jam lalu

Knalpot Blombongan Diincar Polisi, Apa Bedanya dengan Knalpot Brong?

Skema hunting motor knalpot blombongan di Gunungkidul dilakukan dengan menempatkan sejumlah polisi di titik-titik yang biasa dilewati penggunanya.


Kominfo akan Kembangkan Kampus Politeknik Digital Nasional yang Ada di Yogyakarta

19 jam lalu

Kominfo akan Kembangkan Kampus Politeknik Digital Nasional yang Ada di Yogyakarta

Kominfo memiliki Sekolah Tinggi Multimedia di Yogyakarta yang akan dikembangkan menjadi Politeknik Digital Nasional.


Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Meninggal

23 jam lalu

Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Meninggal

Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Kotagede, Yogyakarta, Shinta Ratri meninggal karena serangan jantung pada Rabu pagi, 1 Februari 2023 di Rumah Sakit Umum Daerah Wirosaban, Yogyakarta.


DIY Jadi Provinsi Termiskin, Pakar di UGM Sebut Metodelogi Perlu Diperdebatkan

1 hari lalu

DIY Jadi Provinsi Termiskin, Pakar di UGM Sebut Metodelogi Perlu Diperdebatkan

Pakar dari UGM menyebut metodologi penentuan garis kemiskinan di DIY oleh BPS perlu diperdebatkan.


Ada Jembatan Kretek II, Pantai Sisi Timur dan Barat Bantul Kini Bisa Ditempuh Lebih Nyaman

1 hari lalu

Ada Jembatan Kretek II, Pantai Sisi Timur dan Barat Bantul Kini Bisa Ditempuh Lebih Nyaman

Jembatan Kretek II yang terdiri dari empat lajur dan dua arah ini dilengkapi dengan jalur sepeda dan pejalan kaki.


Prakiraan Cuaca BMKG: 2 Bibit Siklon, Hujan, Gelombang Tinggi, Siaga 3 Provinsi

1 hari lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: 2 Bibit Siklon, Hujan, Gelombang Tinggi, Siaga 3 Provinsi

Prakiraan Cuaca BMKG: Dua Bibit Siklon, Hujan, Gelombang Tinggi, Siaga 3 Provinsi


ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

1 hari lalu

ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

ASEAN Tourism Forum 2023 ini menjadi ajang strategis mengangkat potensi ekonomi dan wisata Yogyakarta seluas-luasnya kepada dunia internasional.