Suku, Nasi Campur Bali di Tempat Nongkrong Pantai Fremantle

Restoran Suku di Fremantle. Tempo/Cheta Nilawaty

TEMPO.CO, Perth -  Pantai Fremantle adalah salah satu tujuan wisata yang wajib dikunjungi di barat Australia. Selain karena sejarahnya sebagai tempat pelabuhan pertama orang Eropa menginjakkan kaki di Australia, Fremantle juga terkenal sebagai salah satu tempat nongkrong dengan berbagai macam restoran.

Salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah restoran Indonesia bernama Suku. Tempat makan asli Indonesia ini menyajikan maskan Bali seperti nasi campur dan bebek bengil. Terletak di area bernama Fomo, di Jalan William Street, Fremantle, restoran ini buka sejak pukul 09.30 pagi hingga pukul 07.00 malam.

Menu Suku yang paling terkenal adalah Nasi Campur Bali dan Bubur Ketan hitam. Dua menu andalan ini memiliki rasa yang sangat otentik dan lezat. Penggemar dua menu ini tidak hanya pelanggan dari Indonesia, melainkan pula warga asli Australia.

Lahir dan besar di Bali banyak menumbuhkan cinta Indria Zulkarnaen, pemilik Suku,  terhadap makanan Bali yang selalu berlimpah rempah. Ia banyak mengambil inspirasi dari nasi campur, ayam betutu, nasi bungkus warung pojok, dan tempat nasi ayam di Bali.

Nasi Campur Bali di restoran Suku, Fremantle. Tempo/Cheta Nilawaty

"Saya mencoba menginterpretasikan menu menu tersebut di Nasi Bali ini," ujar Indria Zulkarnaen, saat diwawancara Tempo di Pantai Fremantle, 27 Agustus 2022.

Suku dibuka pertama kali pada Maret 2019 berupa food stall di pasar Fremantle. Maksud awal Ria - begitu panggilan Indria, membuka Suku lantaran tidak ada satupun restoran Indonesia yang seramai restoran negara Asia lainnya.

"Awal pindah ke Perth tahun 2012 rindu makanan Indonesia, saya lihat di setiap sudut selalu ada Indian food, Chinese food, Japanese, Mexican dan beberapa makanan khas Asia Tenggara lainnya dan saya merasa kurangnya makanan Indonesia di Perth pada waktu itu," kata Ria.

Tidak mudah bagi Ria memperkenalkan makanan Indonesia kepada warga Australia, kendati sebagian besar dari warga Australia sering mengunjungi Bali. Masih banyak yang kurang paham bahwa makanan Indonesia sangat beragam, banyak pula yang tidak bersedia untuk mencoba pada saat ditawarkan. "Tapi kami selalu coba dan menjelaskan tentang makanan dan budaya Indonesia," ujar Ria.

Bubur Ketan Hitam di restoran Suku, Perth. Tempo/Cheta Nilawaty

Secara formal, Ria tidak memiliki latar belakang dunia kuliner. Namun perempuan kelahiran Bali ini telah bekerja di bidang hospitality atau perhotelan.lebih dari 8 tahun. Ia juga mendapat banyak pengetahuan dari acara masak memasak di televisi, yang diampu beberapa chef seperti Aroma oleh Sisca Soewitomo, Selera Nusantara-Rudy Choirudin, Santapan Nusantara-Enita Sriyani,Allez Cuisine, Gula-gula-Barra Pattiradjawane, chef Tatang, Ala Chef-Farah Quinn, dan Rahasia Dapur kita-Berliana.

Kini Suku menjadi salah satu tempat makan yang digemari tidak hanya oleh warga Indonesia di Perth. Liburan musim panas dan liburan sekolah menjadi waktu utama Suku dikunjungi warga lokal Australia.

"Orang orang di sini sangat supportif, mulai dari bawain kami jajanan setiap minggu, kadang bahan makanan yang ditanam di belakang rumah mereka, ada yang bawain bunga kadang sampai ada yang bawain wine," kata Ria mengenai pelanggannya.Ria berharap omset Suku bisa mencapai Aus$ 1 juta.






Panglima Andika Perkasa Dapat Penghargaan Order of Australia

1 hari lalu

Panglima Andika Perkasa Dapat Penghargaan Order of Australia

Penghargaan Order of Australia diberikan pada Andika Perkasa atas jasanya dalam membangun kerja sama antara tentara Australia dan Indonesia.


Abaikan China, Delegasi Parlemen Australia Tiba di Taiwan

1 hari lalu

Abaikan China, Delegasi Parlemen Australia Tiba di Taiwan

Rencana perjalanan delegasi parlemen Australia ke Taiwan itu dirahasiakan untuk mencegah China melobi menentangnya


Piala Dunia 2022: Argentina vs Australia 2-1, Messi Sumbang 1 Gol

3 hari lalu

Piala Dunia 2022: Argentina vs Australia 2-1, Messi Sumbang 1 Gol

Argentina telah merampungkan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Australia pada Minggu dini hari WIB, 4 Desember 2022.


Ini Cara Australia Paksa Facebook dan Google Berbagi Pendapatan dengan Media Berita

4 hari lalu

Ini Cara Australia Paksa Facebook dan Google Berbagi Pendapatan dengan Media Berita

Undang-undang di Australia berhasil membuat Facebook dan Google membagi keuntungan dengan media yang beritanya mereka muat dan menghasilkan dolar


Prediksi Piala Dunia 2022 Argentina vs Australia, H2H, Bedah Taktik, hingga Komentar Pelatih

4 hari lalu

Prediksi Piala Dunia 2022 Argentina vs Australia, H2H, Bedah Taktik, hingga Komentar Pelatih

Duel timnas Argentina vs Australia tersaji pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Stadion Ahmad bin Ali Stadium, Ahad, 4 Desember pukul 02.00 WIB.


Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

5 hari lalu

Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

Mantan guru di Australia, yang menjadi subjek podcast "The Teacher's Pet" dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh istrinya 40 tahun lalu


2.500 Orang Telanjang dan Berpose di Pantai Bondi Australia

6 hari lalu

2.500 Orang Telanjang dan Berpose di Pantai Bondi Australia

Sekitar 2.500 orang berpose telanjang di Pantai Bondi, Australia pada pekan lalu.


Piala Dunia, Australia Lolos ke 16 Besar Kalahkan Denmark dengan Skor 1-0

7 hari lalu

Piala Dunia, Australia Lolos ke 16 Besar Kalahkan Denmark dengan Skor 1-0

Timnas Australia menahan Denmark di pertandingan Piala Dunia yang berlangsung di Stadion Al Janoub itu melalui serangan balik pada menit ke-60.


Australia Akan Membentuk Pengawas Antikorupsi untuk Menyelidiki Politikus

7 hari lalu

Australia Akan Membentuk Pengawas Antikorupsi untuk Menyelidiki Politikus

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memperkenalkan RUU Antikorupsi ke parlemen untuk memulihkan kepercayaan publik.


Temui Pimpinan Politik Australia, AHY Bicara Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik

7 hari lalu

Temui Pimpinan Politik Australia, AHY Bicara Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik

AHY menyampaikan sejumlah isu pokok di berbagai forum tersebut. Di antaranya, menyoroti multilateralisme yang bermasalah.