Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sapa Aruh, Sultan Hamengku Buwono X Beberkan Konsep Pengembangan Wisata Lewat Dana Keistimewaan

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menggelar sapa aruh atau menyapa warga dalam peringatan satu dasawarsa pengesahan Undang Undang Keistimewaan Yogyakarta di  Yogyakarta Rabu (31/8). Tempo/Pribadi Wicaksono
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menggelar sapa aruh atau menyapa warga dalam peringatan satu dasawarsa pengesahan Undang Undang Keistimewaan Yogyakarta di Yogyakarta Rabu (31/8). Tempo/Pribadi Wicaksono
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Raja Keraton Yogyakarta yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menggelar sapa aruh atau menyapa warga. Acara itu untuk memperingati satu dasawarsa pengesahan Undang Undang Keistimewaan Yogyakarta di Kantor Gubernur DI Yogyakarta, Rabu, 31 Agustus 2022 yang melahirkan dana keistimewaan.

Dalam orasinya, Sultan HB X mengisyaratkan pemakaian Dana Keistimewaan yang bersumber dari APBN salah satunya bisa untuk membantu pengembangan wisata suatu daerah baik secara berkelompok maupun mandiri dengan mengoptimalkan peran desa atau kelurahan. Pemda DIY, kata dia, akan memfasilitasi hal itu melalui konsep Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang disalurkan lewat pemerintah desa sesuai nomenklatur keistimewaan.

"Dengan konsep BKK Dana Keistimewaan ini kami harap nanti pemanfaatan dana itu, bisa seoptimal program bantuan gubernur yang sudah dipakai untuk pengembangan destinasi seperti di Nglanggeran, Mangunan, juga Tebing Breksi," kata Sultan.

Destinasi Desa Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, Hutan Mangunan di Kabupaten Bantul, dan juga Tebing Breksi di Kabupaten Sleman belakangan menjadi destinasi populer yang selalu dipadati wisatawan berbagai daerah saat masa liburan dan akhir pekan.

Sultan pun berharap pengembangan desa wisata dengan konsep baru memanfaatkan dana keistimewaan ini, diyakini akan makin membantu mendongkrak perekonomian warga di berbagai kabupaten/kota Yogyakarta lebih luas lagi. "Potensi unggulan yang digarap melalui desa desa ini akan menjadikannya sentra pertumbuhan sekaligus menjadi ujung depan pemberantasan kemiskinan," kata dia. Sultan menyebut kini ada 10 desa atau kalurahan yang dijadikan model pemanfaatan dana keistimewaan untuk masyarakat ini. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sekretaris DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan konsep BKK Dana Keistimewaan ini didahului pengajuan proposal oleh desa sebelum diverifikasi Pemda DIY terkait peruntukkannya. "Sasarannya khususnya desa-desa yang potensinya belum berkembang," kata dia.

PRIBADI WICAKSONO

Baca juga: Stop Kegiatan Seni Tradisi, Desa di Yogyakarta Dapat Rp 50 Juta Lebih, Buat Apa?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


PNM Beri Penghargaan Wisata untuk Karyawan Inspiratif

4 hari lalu

PNM Beri Penghargaan Wisata untuk Karyawan Inspiratif

Penghargaan ditujukan untuk insan PNM yang dinilai inspiratif dan banyak memberikan kontribusi nyata bagi keberlangsungan bisnis perusahaan.


Orang Indonesia Masih Gemar Wisata ke Luar Negeri, Ternyata Bukan Hanya karena TIket Pesawat Domestik Mahal

5 hari lalu

Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi B Sukamdani usai konferensi pers di Kantor APINDO, Jakarta, Selasa, 3 Januari 2023. Tempo/Amelia Rahima Sari
Orang Indonesia Masih Gemar Wisata ke Luar Negeri, Ternyata Bukan Hanya karena TIket Pesawat Domestik Mahal

Orang Indonesia yang gemar wisata ke luar negeri dinilai bukan semata-mata karena harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik yang terbilang mahal.


Musim Kemarau, Kawanan Monyet Ekor Panjang Bermunculan di Objek Wisata Hutan Mangunan Bantul

7 hari lalu

Monyet ekor panjang bermunculan di kawasan obyek wisata Hutan Mangunan Bantul. Dok. Istimewa
Musim Kemarau, Kawanan Monyet Ekor Panjang Bermunculan di Objek Wisata Hutan Mangunan Bantul

Kehadiran puluhan monyet ekor panjang itu mulai dikhawatirkan pengelola objek wisata hutan pinus Mangunan.


Tak Hanya Andalkan Kunjungan Wisata, Perajin Yogya Didorong Bidik Event Internasional

8 hari lalu

Produk kerajinan Yogya didorong bidik pasar mancanegara. Dok.istimewa
Tak Hanya Andalkan Kunjungan Wisata, Perajin Yogya Didorong Bidik Event Internasional

Dengan modal kualitas yang sudah diakui pasar internasional itu, kata Timbul, yang perlu jadi perhatian perajin Yogya yakni jeli membaca momentum.


Ingatkan Pemerintah Tak Cuma Fokus Bawa Masuk Wisman, Praktisi: Banyak Orang Indonesia Wisata Belanja ke Singapura

9 hari lalu

Sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Pantai Batu Bolong di Badung, Bali, Rabu 3 Mei 2023. Sebanyak 370.832 orang wisman tercatat mengunjungi Pulau Bali pada bulan Maret 2023 atau meningkat 14,59 persen dibandingkan bulan sebelumnya dengan mayoritas wisatawan yang berasal dari Australia, India, dan Singapura. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Ingatkan Pemerintah Tak Cuma Fokus Bawa Masuk Wisman, Praktisi: Banyak Orang Indonesia Wisata Belanja ke Singapura

Pemerintah harus memperhitungkan jumlah orang Indonesia yang berwisata ke luar negeri di tengah target mendatangkan jutaan wisman ke dalam negeri.


Tanah Kas Desa di Yogya Diperjualbelikan dengan Dalih Pariwisata, Sultan HB X : Tunggu Saja Prosesnya

9 hari lalu

Satpol PP DIY menutup hunian berkonsep villa di Maguwoharjo Sleman Selasa (16/5). Dok.istimewa.
Tanah Kas Desa di Yogya Diperjualbelikan dengan Dalih Pariwisata, Sultan HB X : Tunggu Saja Prosesnya

Dalam bualannya, para penyalahgunaan Tanah Kas Desa ini berdalih jual beli tanah desa itu untuk pengembangan pariwisata.


Budi Karya Sebut akan Tingkatkan Infrastruktur Transportasi di Destinasi Wisata Nasional

9 hari lalu

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menjadi pembicara di acara Ngobrol Tempo, yang bertema Kesiapan Menjelang Mudik Lebaran 2023 di Gedung Tempo Jakarta, Kamis 30/03/2022.
Budi Karya Sebut akan Tingkatkan Infrastruktur Transportasi di Destinasi Wisata Nasional

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan komitmen membangun infrastruktur sarana dan prasarana transportasi di destinasi wisata. Apa tujuannya?


Sultan Hamengku Buwono X Ingatkan ASN, Medsos Buat Layanan Publik, Bukan Flexing

12 hari lalu

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan  Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Istana Negara, Jakarta, Senin 10 Oktober 2022. Presiden Joko Widodo melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027 sesuai dengan Undang-Undang No. 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Sultan Hamengku Buwono X Ingatkan ASN, Medsos Buat Layanan Publik, Bukan Flexing

Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya bijaksana memakai media sosial atau medsos.


Kedutaan Besar Amerika Luncurkan TravelUSA untuk Promosi Wisata di Negara Abang Sam

18 hari lalu

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim. Sumber: dokumen Kedutaan Amerika di Jakarta.
Kedutaan Besar Amerika Luncurkan TravelUSA untuk Promosi Wisata di Negara Abang Sam

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim meluncurkan program TravelUSA untuk mempromosikan wisata di Amerika


Rekomendasi Wisata Petik Buah di Bandung, Ada Stroberi Hingga Jeruk

18 hari lalu

Wisata petik buah di Bukit Strawberry Lembang. Dok. Facebook Bukit Strawberry Lembang
Rekomendasi Wisata Petik Buah di Bandung, Ada Stroberi Hingga Jeruk

Wisata petik buah di Bandung bisa menjadi destinasi liburan yang unik karena bisa memanen buah sendiri dan dibawa pulang.