Kereta Pangrango Beroperasi Lagi, Anda Bisa Dapatkan Oleh-oleh Ini dari Sukabumi

Ilustrasi mochi. Wiki-travel.com

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta mengoperasikan kereta api Pangrango pada lintas Bogor-Cicurug, mulai Ahad, 10 April 2022. KA Pangrango dioperasikan tiga kali perjalanan pulang pergi setiap harinya dengan relasi Stasiun Bogor Paledang sampai Stasiun Sukabumi. Tarif promo yang berlaku Rp 45 ribu untuk kereta ekonomi dan Rp 80 ribu untuk kereta eksekutif.

Beroperasinya lagi Pangrango mempermudah perjalanan. Dengan begitu, perjalanan dari Jakarta, misalnya, akan lebih mudah dijangkau. Jika Anda berkunjung ke Sukabumi, Anda bisa membawa oleh-oleh makanan khas berikut:

  1. Tutug Oncom

Makanan ini biasanya dijual di banyak lapak kaki lima. Dalam Bahasa Sunda, nasi tutug oncom sering diolah dan disebut sangu tutug oncom yang dibuat dengan cara diaduk dengan oncom goreng atau bakar. Makanan ini paling pas disantap saat hangat disertai beberapa menu pelengkap seperti lalapan, daging ayam dan sambal.

  1. Kue Mochi Lampion

Mochi Sukabumi terkenal karena tampilan variasi warna yang beragam. Rasa dari mochi juga disukai karena mudah untuk dimakan dan rasanya yang kenyal.

Melansir cybex.pertanian.go.id, pusat jajanan mochi dapat ditemukan di Jalan Bhayangkara. Namun Anda dapat membuatnya di rumah sendiri dengan bahan yang mudah ditemukan. Bahan dasar pembuatan mochi ialah tepung beras, tepung ketan, kacang tanah, dan susu kental manis.

  1. Cakue

Orang Sukabumi biasanya menyantap cakue untuk sarapan. Selain cakue, penjual juga akan menyediakan odading dan kue bantal dalam gerobak jualannya. Anda dapat menemukan jajanan ini untuk oleh-oleh di pinggiran jalanan Sukabumi.

  1. Bandros Ata

Bandros merupakan makanan yang terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan santan. Penjual yang paling terkenal ialah Bandros Mang Ata. Nama Bandros Ata diambil langsung dari nama sang penjual, yaitu Mbah Ata. Anda dapat menemukan bandros ini di Jalan Gudang sebelum lampu merah perempatan menuju Jalan Baros.

  1. Geco atau Tauge Tauco

Melansir tempatwisataseru.com, geco adalah singkatan dari tauge tauco. Harganya mulai dari Rp 7 ribu. Penjual Geco sering ditemukan di jalan Jenderal Sudirman, di seberang Rumah Sakit As-Syifa.

  1. Nasi Uduk Ungu

Jika di daerah lain ditemukan nasi uduk berwarna putih, Anda dapat menemukan nasi uduk ungu di Sukabumi. Meskipun varian baru, namun kuliner ini banyak dijual di Sukabumi. Warna ungunya dihasilkan dari campuran buah bit atau ubi ungu, lalu dimakan dengan ayam goreng, telur dadar, atau lalapan.

  1. Roti Priangan

Ini roti kuno. Bahan dasarnya hanya susu, terigu, dan mentega. Penjual paling terkenalnya adalah Roti Priangan Oey Tjiang Lie. Mereka telah menjual roti priangan sejak 1943, dan hanya ada di Sukabumi.

FATHUR RACHMAN

Baca juga: Taman Rekreasi Danau Lido, Healing Tak Perlu Terlalu Jauh dari Jakarta






KAI Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC

9 jam lalu

KAI Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC

Pemasangan solar panel itu merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-77 KAI


Menhub Targetkan Kereta Barang dari KEK Sei Mangke-Kuala Tanjung Beroperasi Bulan Depan

15 jam lalu

Menhub Targetkan Kereta Barang dari KEK Sei Mangke-Kuala Tanjung Beroperasi Bulan Depan

Budi Karya menargetka kereta api barang dari Pelabuhan MultigunaCe KEK Sei Mangkei bisa dioperasikan mulai pada bulan depan.


Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin, 23 September 2022, dimulai dengan Indosat Ooredoo Hutchison melakukan PHK.


KAI Rilis Kereta Hype Trip untuk Penumpang Milenial, Apa Bedanya?

3 hari lalu

KAI Rilis Kereta Hype Trip untuk Penumpang Milenial, Apa Bedanya?

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengatakan Hype Trip merupakan pilot project KAI yang diterapkan pada KA Taksaka.


Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

3 hari lalu

Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

Perjalanan kereta api dengan konsep Hype Trip ini merupakan bagian dari peningkatan layanan KAI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-77 KAI.


Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

3 hari lalu

Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

Gunting pita ini terkait penyelesaian proyek infrastruktur antara masa Presiden Joko Widodo dengan Susilo Bambang Yudhoyono.


Lewati Titik Kemacetan di Pasar Cibadak, Tol Bocimi Tersambung Sukabumi Barat di 2024

4 hari lalu

Lewati Titik Kemacetan di Pasar Cibadak, Tol Bocimi Tersambung Sukabumi Barat di 2024

Basuki Hadimuljono menargetkan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Tol Bocimi tersambung sampai Sukabumi Barat pada 2024.


Syarat Naik Kereta Api Terbaru September 2022 untuk Jarak Jauh, Lokal dan Aglomerasi

5 hari lalu

Syarat Naik Kereta Api Terbaru September 2022 untuk Jarak Jauh, Lokal dan Aglomerasi

berikut syarat naik kereta api terbaru September 2022 untuk persyaratan naik kereta jarak jauh dan kereta lokal


Usung Tema #AdaptiveinCollaboration, KAI Expo 2022 Lebih Meriah dan Menarik

5 hari lalu

Usung Tema #AdaptiveinCollaboration, KAI Expo 2022 Lebih Meriah dan Menarik

Tiket promo kereta api yang semula ditebar sebanyak 77 ribu lembar ditambah menjadi 94 ribu lembar


Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

6 hari lalu

Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

Gempa tektonik menggoyang wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya di Jawa Barat dan Banten, Selasa sore, 20 September 2022.