Arti Gocap, Gopek, Goceng, Ceban, Cepek dan Asal Usulnya

Reporter

Uang Rp. 50.000. wikipedia

TEMPO.CO, JakartaIstilah gocap, cepek, gopek, goceng, atau ceban sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari. Istilah tersebut digunakan sebagai pengganti nominal, terutama uang. Namun, tahukah Anda apa arti gocap, cepek, goceng dan nama nominal pengganti lain? Dan dari mana asal usul istilah tersebut? Simak penjelasannya berikut.

Asal usul gocap, cepek, gopek, goceng, ceban, dan istilah pengganti nominal lainnya

Dihimpun dari berbagai sumber, istilah gocap, cepek, gopek, goceng, dan ceban berasal dari bahasa Mandarin. Istilah pengganti nominal tersebut merupakan dialek yang digunakan oleh orang-orang Hokkian (Fujian), Tionghoa. Dialek Hokkian ini pada awalnya digunakan oleh pendatang Tionghoa di pasar-pasar tradisional. Mereka melakukan transaksi dan berdagang dengan masyarakat Indonesia. Hingga akhirnya, dialek Hokkian ini bercampur dengan bahasa sehari-hari masyarakat yakni bahasa Indonesia.

Istilah pengganti nominal sendiri awalnya hanya digunakan oleh orang-orang di Jabodetabek. Pasalnya, interaksi antara orang Tionghoa dengan orang Indonesia saat itu lebih banyak dilakukan di kawasan Jabodetabek. Namun seiring perkembangan waktu, istilah tersebut kemudian digunakan juga oleh semua orang dari berbagai daerah. Acara Tv dan film, menjadi diantara pintu masuk yang mengawali penyebaran isitilah pengganti nominal tersebut. Saat ini istilah nominal tersebut sudah resmi dimuat dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Arti gocap, cepek, gopek, goceng, ceban, dan istilah nominal lainnya

Dikutip dari KBBI, berikut arti kata cepek, gopek, goceng, gocap, ceban dan istilah pengganti nominal lain yang populer digunakan:

- Gocap: lima puluh (50)

- Cepek: seratus (100)

- Gopek: lima ratus (500)

- Seceng (ceceng): seribu (1.000)

- Goceng: lima ribu (5.000)

- Ceban: sepuluh ribu (10.000)

- Goban: lima puluh ribu (50.000)

- Noceng: dua ribu (2.000)

- Cepek ceng: seratus ribu (100.000)

- Cetiao: satu juta (1 juta)

- Gotiao: lima juta (5 juta)

Nominal angka dalam bahasa Tionghoa

1. Satuan

- Satu (1): it

- Dua (2): ji

- Tiga (3): sa

- Empat (4): si

- Lima (5): go

- Enam (6): lak

- Tujuh (7): cit

- Delapan (8): pek

- Sembilan (9): kau

2. Puluhan

- Sepuluh (10): cap

- Sebelas (11): cap it

- Dua belas (12): cap ji

- Tiga belas (13): cap sa

- Dua puluh (20): ji cap

- Tiga puluh (30): sa cap

- Empat puluh (40): si cap

- Lima puluh (50): go cap

- Enam puluh (60): lak cap

- Tujuh puluh (70): cit cap

- Delapan puluh (80): pek cap

- Sembilan puluh (90): kau cap

3. Ratusan

- Seratus (100): cepek

- Dua ratus (200): no pek

- Tiga ratus (300): sa pek

- Empat ratus (400): si pek

- Lima ratus (500): go pek

- Enam ratus (600): lak pek

- Tujuh ratus (700): cit pek

- Delapan ratus (800): pek pa tun

- Sembilan ratus (900): kau pek

 

4. Ribuan

- Seribu (1.000): seceng

- Dua ribu (2000): no ceng

- Tiga ribu (3.000): sa ceng

5. Puluhan ribu

- Sepuluh ribu (10.000): ceban

- Dua puluh ribu (20.000): no ban go

- Tiga puluh ribu (30.000): sa ban

6. Ratusan ribu

- Seratus ribu (100.000): cepek ceng

- Seratus dua puluh ribu (120.000): pek ji

- Seratus tiga puluh ribu (130.000): pek sa

7. Jutaan

- Satu juta (1.000.000): cetiao

- Dua juta (2.000.000): no tiao

- Tiga juta (3.000.000): sa tiao

Itu dia arti dari gocap, cepek, gopek, goceng, ceban dan istilah pengganti nominal lainnya yang sering kita jumpai sehari-hari. Hafalkan jangan sampai keliru, ya.

LALA DITA PANGESTU

Baca juga: Pesona Seoul, Kota Impian Anak Muda yang Tengah Dilanda Banjir

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Tulou, Rumah yang Memberi Rasa Aman dari Para Bandit

10 September 2020

Tulou, Rumah yang Memberi Rasa Aman dari Para Bandit

Orang-orang Hakka berimigrasi ke wilayah Fujian. Sebagai minoritas mereka membangun tulou, rumah benteng untuk berlindung dari serangan bandit.