6 Jenis Kerang Laut yang Aman Dikonsumsi, Pernah Cicipi Kerang Bambu?

Kerang bambu. Shutterstock

TEMPO.CO, JakartaKerang laut memang memiliki aroma yang cukup amis. Namun, beberapa restoran menambahkan lemon pada kerang sebelum diolah agar bau amisnya berkurang. Tidak hanya di restoran, kerang juga banyak dijual di pedagang kaki lima. Biasanya, pedagang kaki lima yang menjual aneka makanan laut, seperti kerang atau udang ketika malam hari telah tiba.

Bagi penyuka kerang dan ingin membuatnya sendiri di rumah harus memperhatikan kebersihan dan cara memasaknya. Selain itu, memilih jenis kerang juga cukup penting karena terdapat jenis kerang yang mempunyai racun. Kendati demikian, banyak juga jenis kerang aman untuk dimakan, tanpa mengandung racun yang berbahaya. 

Berikut beberapa jenis kerang laut yang aman untuk dikonsumsi.

1. Kerang dara

Sebagian besar orang mungkin tidak asing lagi dengan kerang dara. Kerang dara memiliki daging berwarna merah dan hidup di sekitar pasir lumpur laut dangkal. Kerang ini juga bisa disebut dengan kerang darah karena menghasilkan hemoglobin dalam cairan merah yang dihasilkan. Biasanya, kerang ini dikonsumsi oleh banyak masyarakat Asia Timur dan Asia Tenggara. 

Mengutip dari Notes on the biology of the cockle, Anadara granosa, kerang dara memiliki panjang sekitar 5-6 centimeter dengan lebar 4-5 centimeter. Ciri khas dari kerang jenis ini adalah dagingnya ditutupi oleh dua keping cangkang yang dapat dibuka dan ditutup karena terdapat sebuah persendian berupa engsel elastis sebagai penghubung kedua cangkang. Kerang ini juga memiliki kaki yang berbentuk seperti kapak pipih dan dapat dijulurkan keluar.

2. Kerang hijau

Kerang hijau memiliki cangkang berwarna hijau dan menimbulkan gradasi warna gelap yang semakin ke arah luar semakin berwarna cerah kehijauan. Inilah yang menjadi ciri khas utama kerang jenis ini. Kerang hijau memiliki panjang tubuh sekitar 6,5 – 8,5 centimeter dan diameter tubuhnya sekitar 1,5 centimeter. Kerang ini tidak memiliki kepala, termasuk bagian otak. Kerang hijau hanya memiliki organ tubuh yang terdiri dari ginjal, jantung, mulut, dan anus.

3. Kerang bambu

Kerang bambu merupakan salah satu jenis kerang yang tergolong langka. Biasanya, hanya dapat ditemukan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya. Ciri khas dari kerang bambu adalah memiliki bentuk yang panjang, layaknya bambu. Ukuran kerang ini sama dengan ukuran ibu jari orang dewasa. Tekstur dari daging kerang ini mirip dengan daging udang, yaitu berwarna putih dan empuk.

4. Kerang tiram

Kerang tiram memiliki bentuk yang cenderung pipih, berkapur, dan keras seperti batu. Meskipun rendah energi, kerang ini memiliki keunggulan lain karena mengandung kalsium, vitamin A, dan vitamin B12 yang tinggi. 

Melansir fisheries.noaa.gov, sebagian besar masyarakat pesisir meyakini bahwa kerang ini lebih baik dimakan mentah agar kandungan nutrisinya tidak hilang. Tiram juga terkenal karena menjadi bahan saus untuk bumbu masakan, yaitu saus tiram. 

5. Kerang batik

Kerang batik adalah jenis kerang yang memiliki cangkang bermotif batik. Kerang ini banyak digemari karena cantik, unik, rasanya sangat manis, gurih, dan dagingnya berwarna putih. Habitat kerang batik berada di laut dan bersifat musiman. Akibatnya, kerang batik banyak ditemukan hanya ketika cuaca sedang mendung, hujan, dan angin kencang. 

6. Kerang tahu

Kerang laut jenis ini bernama kerang tahu dengan cangkang berwarna pucat, halus, dan berbentuk cembung. Daging kerang ini sangat lembut dan berwarna kuning pucat. Biasanya, jenis kerang yang satu ini ditangkap di sungai atau perairan hutan bakau

RACHEL FARAHDIBA R

Baca: Kerang Hijau dan Upaya Pelestarian Air Laut Teluk Jakarta

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Inilah Makanan yang Dibutuhkan Anak Usia 2 Tahun

19 jam lalu

Inilah Makanan yang Dibutuhkan Anak Usia 2 Tahun

Orang tua tentu harus tahu apa saja makanan yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Berikut makanan yang dibutuhkan anak usia dua tahun.


Memahami Penggunaan Retinol dalam Perawatan Kulit Wajah

6 hari lalu

Memahami Penggunaan Retinol dalam Perawatan Kulit Wajah

Sebelum memutuskan menggunakan retinol dalam perawatan wajah, penting untuk memahami produk yang satu ini.


Berasal dari Tiongkok, Begini Sejarah Penemuan Saus Tiram

7 hari lalu

Berasal dari Tiongkok, Begini Sejarah Penemuan Saus Tiram

Saus tiram merupakan saus kental berwarna kehitaman berasal dari masakan Tionghoa yang ditemukan oleh Lee Kum Kee


Manfaat Kacang Panjang: Sehatkan Mata dan Perbanyak ASI

9 hari lalu

Manfaat Kacang Panjang: Sehatkan Mata dan Perbanyak ASI

Daun kacang panjang bisa meningkatkan kesehatan mata dan memperbanyak ASI


Merah Merekah Jambu Air dan Manfaat yang Ada di Dalamnya

9 hari lalu

Merah Merekah Jambu Air dan Manfaat yang Ada di Dalamnya

Tak hanya warnanya yang menggoda dan rasanya yang menyegarkan, berikut beberapa manfaat jambu air buat kesehatan.


Khasiat yang Bisa Dinikmati dari Makan Sirsak

9 hari lalu

Khasiat yang Bisa Dinikmati dari Makan Sirsak

Dalam buah sirsak terkandung banyak vitamin yang sangat baik buat kesehatan. Berikut ragam manfaat sirsak buat kesehatan.


Agar Dapat Nutrisi Maksimal, Kapan Waktu Terbaik Minum Susu?

11 hari lalu

Agar Dapat Nutrisi Maksimal, Kapan Waktu Terbaik Minum Susu?

Muncul perdebatan tentang waktu terbaik minum susu, ada yang meminumnya pagi hari, ada juga malam hari sebelum tidur.


KLB Campak, Beri Anak Vitamin A Dosis Tinggi

12 hari lalu

KLB Campak, Beri Anak Vitamin A Dosis Tinggi

Dokter mengatakan pemberian vitamin A dosis tinggi pada anak sangat penting untuk mencegah infeksi campak jadi lebih parah.


Mengenali Kandungan Nutrisi Bayam

15 hari lalu

Mengenali Kandungan Nutrisi Bayam

Sayur bayam baik dikonsumsi, karena banyak nutrisi


Perlukah Balita Mengonsumsi Susu Pertumbuhan ?

16 hari lalu

Perlukah Balita Mengonsumsi Susu Pertumbuhan ?

Anak usia dini yang minum susu membantu anak untuk menunjang pertumbuhan. Misalnya menjaga kesehatan tulang dan gigi, membantu pembentukan imun, mendukung kecerdasan otak dan menjaga kulit.